Hukum

Jusan Penjarakan Mertua Karena Tak Boleh Bertemu Anak

Monday, 16 Maret 2015 | View : 402

SURABAYA-SBN.

Penduduk Ibu Kota Jakarta, Jusan sengaja memenjarakan mertuanya sendiri, Yahya, warga Sumur Welut, Surabaya.

Penyebabnya sepele, Jusan jengkel tidak diperbolehkan bertemu anaknya, bahkan sempat dipukul sebanyak empat kali oleh sang mertua.

"Pak Yahya ini mantan mertua saya. Saya sudah bercerai dengan istri saya sekitar dua tahun. Saya melaporkan Pak Yahya ke polisi karena saya dipukul," ujar Jusan saat di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (16/3/2015).

Jusan hadir menjadi saksi pelapor dalam sidang di ruang Tirta, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (16/3/2015). Dia menceritakan awal mula persoalan tersebut.

Menurut Jusan, dirinya tidak pernah bertemu anaknya, yang sekarang berusia enam tahun, sejak berpisah dengan mantan istrinya itu.

"Saya mencari-cari, sampai akhirnya bertemu di sekolah TK anak saya di kawasan Kebraon," kisahnya.

Melihat anaknya bermain di taman sekolah itu, Jusan berusaha menemuinya. Tapi, mertua perempuannya langsung mengambil sang anak. Tak lama berselang, Yahya datang dan membawa bocah perempuan itu masuk ke dalam mobil.

"Saya berusaha mengejar, kemudian berusaha mematikan mesin mobil. Saat itu, saya dipukul dengan tangan kirinya mengenai kepala saya," papar Jusan.

Setelah sempat cekcok, Yahya kembali memukul Jusan. Tiga kali pukulan dengan tangan kosong.

Tak terima dengan perlakuan mantan mertuanya itu, Jusan ke Polda Jatim melaporkan peristiwa yang dialaminya.

Berdasar laporan itu polisi menangkap Yahya dan menjebloskannya ke penjara.

Kini perkara tersebut dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Sebelumnya, Jusan juga pernah melapor ke Polda Jatim gara-gara tidak diperbolehkan bertemu dengan anaknya. Namun, persoalan itu selesai melalui proses dimediasi.

Sejak berpisah dengan istrinya sekitar dua tahun lalu, Jusan juga baru sekali bertemu dan sempat bermain dengan anaknya, yakni saat dilakukan mediasi di Polda Jatim tersebut. (sur)

See Also

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.903.011 Since: 05.03.13 | 0.1299 sec