Hukum

Wakil Ketua Umum PSSI Diperiksa KPK

Wednesday, 11 Maret 2015 | View : 1270

JAKARTA-SBN.

Wakil Ketua Umum PSSI ke-20 menggantikan Farid Rahman Periode 2013-2015, La Nyalla Matalitti diperiksa tim penyelidik lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (11/3/2015). Informasi yang beredar, tokoh kontroversial itu telah berada di kantor komisi antirasuah sejak pukul 08.00 WIB.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha. "Info yang saya dapat, La Nyalla bertemu dengan tim penyelidik," ungkap Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi.

Meski demikian, Priharsa Nugraha mengaku belum mengetahui keterangan yang dibutuhkan KPK dari La Nyalla Mattalitti. Yang jelas, sambung Priharsa Nugraha, pemanggilan tersebut terkait perkara yang tengah dalam tahap penyelidikan.

Hingga saat ini, La Nyalla Mattalitti masih berada di dalam Gedung KPK, Jalan H.R. Rasuna Said Kav.C1, Kuningan, Jakarta Selatan.

Wakil Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti hari ini selama kurang lebih enam jam menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wakil Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait dengan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

La Nyalla Mattalitti yang diperiksa sejak pukul 10.00 WIB, baru keluar dari gedung KPK sekitar pukul 16.00 WIB.

Lelaki asal Surabaya itu diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Airlangga Surabaya pada tahun 2010 silam.

Wakil ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti mengaku dicecar tentang proses tender hingga kontraktor yang mengerjakan proyek itu.

"Saya dipanggil terkait dengan bisnis. Ditanya soal teknis bagaimana kemenangan tender dan bagaimana proses kemenangannya. Murni soal bisnis dan prosesnya," papar Ketua Umum MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur kepada wartawan.

Pria Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Indonesia itu diperiksa KPK terkait dengan perusahaan miliknya, PT. Airlanggatama yang ikut dalam joint operation (JO) dengan PT. Pembangunan Perumahan (PP). "Saat itu sebagai pengusaha saya menggandeng rekanan dengan PT. PP," tegas Kepala Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Timur.

Meski diperiksa KPK, Kepala Asosiasi Tenaga Ahli Konstruksi Indonesia (ATAKI), La Nyalla Mattalitti meminta agar semua pihak tidak mengaitkannya dengan jabatan maupun aktivitasnya di dunia sepak bola. Sebab, pemanggilan itu tidak ada kaitannya dengan PSSI.

Ketua DPW Asosiasi Konsultan Indonesia (ASKONI) Jawa Timur ini memastikan, perkara ini tidak ada kaitannya dengan PSSI. “Saya dimintai keterangan tentang proyek 2010 di Unair, nggak ada hubungannya dengan PSSI. Ini tentang perusahaan saya Airlangga Tama,” terang Deputi Bendahara DPD Golkar Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti usai diperiksa di kantor KPK, Rabu (11/3/2015).

"PSSI akan aman, program kami akan tetap jalan. Karena tidak ada kaitannya pemanggilan saya ini dengan PSSI," tandas Bendahara GM Kosgoro Jawa Timur.

Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu menyebut PT. Airlangga Tama ikut serta dalam proyek pembangunan RS Unair yang terindikasi ada Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

“Ini kami (PT. Airlangga Tama) kan JO (Join Operation) dengan PP (PT. Pembangunan Perumahan),” jelas Ketua HIPMI Jawa Timur.

La Nyalla Mattalitti mengatakan penyelidik KPK menyecar dirinya dengan pertanyaan seputar proses pemenangan tender pembangunan Rumah Sakit Unair pada 2010 lalu tersebut. “Tidak ada yang aneh, semuanya aman,” pungkas Bendahara Dewan Perwakilan Daerah (DPD) KNPI Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti. (jos/jpnn)

See Also

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.889.913 Since: 05.03.13 | 0.136 sec