Hukum

Wali Kota Palembang Nonaktif Dipidana Penjara 6 Tahun

Monday, 09 Maret 2015 | View : 972

JAKARTA-SBN.

Pasangan suami istri (pasutri) Romi Herton, dan Masyito dipidana penjara karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan menyuap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar terkait kepengurusan sengketa pilkada Kota Palembang, serta memberikan keterangan palsu selama proses penyidikan.

"Menyatakan terdakwa satu Romi Herton dan terdakwa dua Masyito, terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," kata Ketua Majelis Hakim Mukhlis, membacakan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (9/3/2015).

Lebih lanjut, dalam putusannya, majelis hakim memutus Romi Herton selaku Wali Kota Palembang nonaktif dipidana penjara 6 tahun sedangkan Masyito, sang istri dipidana 4 tahun.

Keduanya dinyatakan terbukti melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a UU No.31/1999 sebagaimana diubah dengan UU No.20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kemudian, Majelis Hakim juga menyatakan, pasutri tersebut terbukti bersalah melanggar Pasal 22 jo Pasal 35 UU No.31/1999 sebagaimana diubah dengan UU No.20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Menjatuhkan pidana 6 tahun untuk terdakwa satu, dan terdakwa dua dengan pidana penjara 4 tahun. Dan masing-masing dipidana denda Rp 200 juta subsider 2 bulan," kata Hakim Mukhlis.

Romi Herton dituntut pidana penjara 9 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK. Jaksa juga menuntut pidana tambahan pencabutan hak politik untuk dipilih dan memilih selama 11 tahun setelah perkaranya berkekuatan hukum tetap.

Sedangkan Masyito dituntut pidana penjara selama 6 tahun.

Hakim menolak pidana tambahan pencabutan hak politik terhadap Romi Herton dengan alasan, hak tersebut melekat bagi setiap warga negara. Atas putusan tersebut baik penuntut umum, terdakwa, maupun penasehat hukumnya menyatakan pikir-pikir untuk mengajukan banding. (sp)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.497.164 Since: 05.03.13 | 0.2038 sec