Hukum

Sopir Blue Bird Itu Tewas Ditembak Begal Motor

Saturday, 07 Maret 2015 | View : 513

BEKASI-SBN.

Sopir taksi, Acam Mulyadi, 50 tahun, tewas ditembak saat menghadang dua perampok yang hendak merampas sepeda motor di rumahnya, Jalan Bintara 11, RT10/RW02, Bintara Jaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Sabtu (7/3/2015) pukul 3.30 WIB dini hari.

Sebutir peluru bersarang di perut bagian kanan Acam Mulyadi (50 tahun) yang kesehariannya bekerja sebagai sopir taksi Blue Bird. “Panas … panas,” katanya.

Sang istri, Kartini (38 tahun) menangis histeris, “Tolong, dia kena tembak,” teriaknya.

Abdul Kodir (40), kakak ipar Acam, bersama beberapa warga bergegas membawa Acam ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Namun, dua jam berselang, nyawa Acam tidak tertolong. Dia lalu diotopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Acam Mulyadi tewas karena mencoba menghadang dua pemuda yang mencoba merampok sepeda motornya, Sabtu (7/3/2015) pukul 3.30 WIB.

Honda Beat berpelat nomor B 3112 KRM itu terparkir di ruang depan tempat tinggalnya di Jalan Bintara XI, RT010/RW002, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Istri Acam Mulyadi, Kartini, 38 tahun, mengatakan pelaku berperawakan kurus-tinggi. Satu pelaku memakai kemeja dan satu lagi menggunakan jaket. "Pakai helm semua," kata dia. Seorang pelaku membuang helm saat melarikan diri.

Kartini mengaku, penembakan itu terjadi pada saat Acam Mulyadi hendak berangkat kerja menyopir taksi.

Peristiwa itu diawali saat Kartini terbangun ketika mendengar suara gaduh di ruang depan.

Saat melongok dari jendela kamar, dia kaget karena sepeda motor Acam di ruangan itu lenyap. Kartini lalu membangunkan sang suami, Acam, berlari keluar rumah dan menghadang seorang pelaku yang sudah menunggu di atas sepeda motor Honda Beat putih berpelat nomor B 3992 FTQ.

Kartini pun turut keluar rumah. "Maling ... maling ...," teriaknya.

Kepergok, pelaku berjaket hitam meninggalkan sepeda motor Acam di samping rumah. Pelaku lalu melangkah mendekati Acam, mengacungkan pistol, dan menembak perut korban tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.

Suara tembakan membangunkan Abdul Kodir yang kemudian berlari keluar rumah. Saat membuka pintu, Abdul Kodir gantian diacungi pistol dan terdengar tembakan. Namun, peluru itu meleset.

Pelaku berjaket hitam kemudian melarikan diri. Tak tinggal diam, Abdul Kodir mengambil batu bata dan melemparnya mengenai punggung pelaku yang masih di atas sepeda motor. Pemuda itu juga akhirnya berhasil kabur dengan meninggalkan Honda Beat yang dia tunggangi.

Abdul Kodir sempat mencoba berlari mengejar keduanya. Namun, lelaki berjaket hitam kembali melepaskan tembakan ke udara. Abdul Kodir pun mundur. Kedua pelaku lalu melarikan diri ke arah berlainan. Satu ke Utara, satu ke arah Barat.

Dari pengakuan Abdul Kodir yang tinggal serumah bersama Acam dan Kartini, dua perampok itu berusia 18-20 tahun. Mereka bercelana panjang jeans dan memakai sepatu. Satu pelaku berjaket hitam dan lainnya berkaus merah. Wajah mereka tertutup helm.

Menurut kakak ipar korban, Abdul Kodir, sebelumnya salah satu pelaku memasuki rumah Acam dengan cara merusak gembok pagar samping. Sedangkan pelaku kedua menunggu di depan rumah sambil menunggang sepeda motor Honda Beat warna putih berpelat nomor polisi B-3993-FIQ yang belakangan diketahui palsu.

Mendengar suara mencurigakan dari arah ruang tamu, Acam terbangun dari tidurnya. Rupanya pelaku mendorong sepeda motor korban, Honda Best B-3112-KRM, lewat pintu samping. Acam, yang melihat sepeda motornya tidak ada di ruang tamu, bergegas keluar rumah lewat pintu depan.

Di sana bapak tiga anak itu melihat satu orang pelaku tengah menaiki sepeda motor di depan rumahnya. "Dikira Acam, sepeda motor itu milik dirinya karena sama warnanya, putih," kata Abdul Kodir. Sopir taksi Blue Bird itu mencoba menghalangi, tapi ditembak oleh pelaku pada perut sebelah kanan dan kaki kiri. Sebelum tersungkur, Acam sempat menendang pelaku sehingga jatuh dari sepeda motornya. Para pelaku kabur meninggalkan sepeda motor mereka.

Menurut Abdul Kodir, mendengar letusan di luar, lima orang yang berada di dalam rumah terbangun. "Saya keluar langsung ditembak," kata Abdul Kodir. Tapi tembakan itu meleset. Abdul Kodir bersama Kartini juga sempat ditodong.

Acam Mulyadi (50) tewas meninggalkan istri dan ketiga anaknya, Apriani (14), Dedeh Dwi Safitri (12), dan Rafi Pratama (8). Mereka berlima tinggal bersama Abdul Kodir di rumah petak berdinding tripleks. (tem/jos/kom)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.502.202 Since: 05.03.13 | 0.125 sec