Olah Raga

Mantan Presiden Osasuna Ditangkap

Friday, 06 Maret 2015 | View : 533

PAMPLONA-SBN.

Klub Osasuna atau Club Atlético Osasuna atau CA Osasuna adalah klub sepakbola Spanyol yang berbasis di Pamplona, komunitas Navarre, terancam mendapat sanksi disiplin dari LFP (Asosiasi Sepak Bola Profesional Spanyol).

Ancaman itu mencuat karena klub berjuluk Los Rojillos itu dianggap terlibat pengaturan pertandingan Primera Liga pada musim lalu.

Klub Osasuna dengan El Sadar Stadium yang berkapasitas 19,800 penonton tersebut, gagal bersinar di kompetisi domestik periode 2013/2014.

Klub yang bermarkas di El Sadar Stadium itu terdampar di peringkat 18 dan harus terdegradasi ke Segunda Division.

Tapi, persoalan klub yang berdiri sejak 24 Oktober 1920 ini, Osasuna mungkin bakal bertambah. Itu buntut adanya dugaan pengaturan pertandingan. Konon, ada empat laga yang dimanipulasi Osasuna. Salah satunya saat bermain imbang 1-1 kontra Espanyol pada laga penutup.

Osasuna disinyalir menyodorkan 1,5 juta euro agar Espanyol tidak memenangkan laga itu. Kabarnya, kedua belah pihak menyepakati, meski uang itu pada akhirnya tidak masuk kantong Espanyol. Ini membuat Osasuna jadi target komite investigasi LFP.

Tersangka utamanya adalah mantan Presiden klub Miguel Archanco. Mantan Presiden Osasuna, Miguel Archanco dikabarkan sibuk melobi sejumlah tim agar membantu Osasuna tetap bertahan di Primera Liga.

Mantan Presiden Osasuna, Miguel Archanco, General Manager, Ángel Vizcay, dan Direktur, Txuma Peralta, telah ditangkap atas perintah Pengadilan Pamplona yang menginvestigasi mengenai perihal paling sedikit € 2.4 juta (euro) telah ditarik dari rekening klub Osasuna.

Tiga mantan Direktur tersebut dipanggil untuk bersaksi di hadapan Hakim, Jumat (6/3/2015) pagi.

Media pertama kali mengungkap bahwa Jaksa anti korupsi telah menyelidiki Miguel Archanco yang dituduh mengatur skor pertandingan musim lalu.

Dan sekarang muncullah drama yang dimulai dengan mengambil korban pertama. Tidak hanya Miguel Archanco yang ditangkap, tetapi juga mantan Direktur Osasuna juga diperiksa.

Ketiga mantan Direktur dipanggil di hadapan Hakim untuk mengawasi dan menjaga acara cara bekerja laporan rapat Jumat (6/3/2015) pagi.

Mereka bertiga menghadapi jeratan tuntutan penyalahgunaan dana yang tidak benar atau tuduhan penggelapan atau penyelewengan dana, kejahatan perusahaan (badan hukum), dan pemalsuan dokumen.

Mantan Presiden Osasuna, Miguel Archanco ditahan akibat tuduhan pengaturan skor.

Miguel Archanco yang menjabat sebagai Presiden Osasuna hingga tahun 2014, dimasukkan ke tahanan di Kantor Polisi Pamplona bersama dengan Angel Vizcay, General Manager klub Osasuna hingga Oktober tahun 2014 lalu.

Mantan pelatih Osasuna Javier Aguirre (2002-2006) juga dipercaya ikut terseret.

Javier Aguirre yang sempat mengantarkan Osasuna lolos kualifikasi Liga Champions pada 2006, bertugas sebagai pelatih Espanyol saat pertandingan itu terjadi. Dia disinyalir ikut membantu rencana Miguel Archanco. Namun, Osasuna masih mendapat kabar baik. Osasuna diduga hanyalah korban Miguel Archanco.

Seluruh pemain Osasuna digadang-gadang tidak terlibat secara langsung atas pengaturan empat pertandingan itu. Maksudnya, mereka tidak tahu kalau pertandingan itu sejatinya sudah diatur.

Setidaknya itu bisa meringankan Osasuna bila tuduhan terhadap Miguel Archanco dan Javier Aguirre terbukti benar.

Meski demikian, Osasuna tetap harus bersiap menerima sanksi dari komite disiplin. Sebab, dalam sepak bola, manipulasi pertandingan sudah dianggap pelanggaran berat.

Selain membahas soal Osasuna, LFP juga menyelidiki tentang lagu anti-Cristiano Ronaldo yang dinyanyikan fans Barcelona.

Pendukung Barcelona dikabarkan menghina Ronaldo ketika klub Katalan itu menggasak Levante 5-0, akhir pekan lalu. Mereka mendendangkan kalau gelandang asal Portugal itu seorang pemabuk. Karena itu, penyelidik LFP akan memeriksa sejumlah video rekaman. Barulah setelah itu akan ditentukan apakah itu melanggar kebijakan anti kekerasan.

Jika ternyata tuduhan itu benar, Barcelona bisa diganjar sanksi bertanding tanpa penonton saat menjadi tuan rumah. (jos)

See Also

The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Hermansyah Pelatih Kiper Baru Madura United FC
Pelatihan Dayung, Babinsa Koramil 01/Kota Kodim 0721/Blora Instruktur Pelatih
Koramil 14/Todanan Besama Muspika Gelar Senam Bersama
Personel Koramil 13/Kunduran Melaksanakan Pembinaan Fisik
Koramil 07/Sambong Gelar Senam Bersama Muspika
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.607.604 Since: 05.03.13 | 0.1386 sec