Hukum

Ki Kusumo Ingin Selesaikan Masalah Secara Jantan

Thursday, 19 Februari 2015 | View : 723

JAKARTA-SBN.

Di tengah heboh dunia politik dan hukum nasional, panggung hiburan juga ternyata sedang dipanaskan dengan perseteruan Ki Kusumo dengan Demian Aditya. Nama pertama adalah seorang paranormal atau supranatural, satunya lagi magician alias pesulap.

Ini berawal dari perang di Twitter alias twitwar. Dari versi Ki Kusumo, paranormal yang juga produser film itu mengaku tidak punya masalah dengan Demian Aditya. Namun belakangan, perasaan Ki Kusumo mulai tak enak dengan beberapa pernyataan Demian Aditya di televisi.

"Saya melihat beberapa statement dia (Demian) di TV, dia bilang pernah ditipu sama seseorang, seseorang paranormal, siapalah. Harusnya itu urusan dia pribadi sama paranormal itu," terang Ki Kusumo kepada wartawan, Kamis (19/2/2015).

Menurut Ki Kusumo, Demian Aditya seharusnya langsung menyelesaikan masalahnya dengan paranormal yang dimaksud. "Ini tidak. Kok, tiba-tiba dia merasa semua paranormal penipu. Mulai kalimat-kalimat yang menyangkut dunia spritual  dicolek-colek terus sama dia," ujar Ki Kusumo mulai kesal.

Ki Kusumo pun merasa Demian Aditya mulai ngawur. "Dia ngomong mulai ngaco, saya peringati, saya peringati terus. Gak berapa lama dia menyebut beberapa inisial, tapi bukan inisial saya. Beberapa nama lah di antara nama-nama dalam dunia spritual, dia sebut si A, si B, si C, disebutlah inisialnya. Tapi waktu itu tidak ada nama saya, saya cuma memperingati saja, kamu hati-hati'," jelas Ki Kusumo.

Balas-balasan di Twitter mengundang follower yang dinilai Ki Kusumo mulai manas-manasi. "Dia ngomongnya begini,"Kayanya ada tuh paranormal yang kebakaran jenggot", mulai nyinggung-nyinggung terus, dari si Demian nulisnya udah mulai ngawur, "iya nih ada paranormal nyentrik." bahasa-bahasanya nya yang ga enak lah, terakhir-terakhirnya nya ko tiba-tiba, "itu tuh ada inisialnya KK, rambutnya kayak nanas," cerita Ki Kusumo.

Sontak, membaca inisial KK, Ki Kusumo makin meradang. "Saya mulai tembak langsung, "lo maunya apa?", seperti itu. Perseteruan mulainya dari situ, kemudian mulailah dia bilang, pencitraan kalo saya demo sana-sini, saya membentuk ormas itu pencitraan. Maksudnya apa, pencitraan gimana, kita bikin sesuatu tidak ada yang bayar kok, kita bikin karena panggilan. Kalo tiba-tiba dia bilang pencitraan saya tersinggung, dibilang rambut nanas-nanas itu berkali-kali, malah ada foto-foto saya sama nanas, maksudnya apa," kata Ki Kusumo.

Perseteruan antara paranormal Ki Kusumo dan magician Demian Aditya tampaknya memang serius. Ditemui wartawan di Apartemen Kemang, Bekasi, Kamis (19/2/2015), Ki Kusumo mengatakan belum berpikir membawa masalah ini ke ranah hukum.

Namun, sosok yang juga produser film ini mantap menantang Demian Aditya untuk berantem. Ki Kusumo pun tak kuasa menahan amarah. "Saya sih belum ngomong ke masalah hukum. Dengan kondisi sekarang mungkin saya akan ajak dia berantem dulu aja, bikin perjanjian laki-laki dengan laki-laki, tandatangan sama-sama. Kalau ada apa-apa dan selama tidak saling menuntut, udah itu aja, Saya pikir itu lebih baik. Jadi biar kelihatan, mana yang laki-laki beneran, mana yang separo laki-laki," tantang Ki Kusumo.

Masalah ini berawal dari perang di media sosial, Twitter, terjadi kesalahpahaman. Namun hingga hari ini, konteksnya ternyata sudah serius. Bahkan diakui Ki Kusumo, pagi tadi dia sudah mendatangi kediaman Demian Aditya.

"Jadi makin panas, makin gak enak. Kemaren sore, saya sudah bilang, 'Demian, saya cari kamu, kamu jangan asal ngomong. Saya akan buktikan kalau kamu ngobrol ama saya, bukan ngobrol sama yang lain, saya akan cari kamu, saya cari. Tadi pagi pun saya sudah kasih tahu, saya cari kamu," ujar Ki Kusumo.

Ki Kusumo pun tiba di kediaman Demian Aditya, di bilangan Jakarta Selatan. "Ternyata dia tidak ada, ke Bali. Padahal dia bilang kemarin, 'Silakan aja, siapa takut', bahasanya seperti itu. Begitu saya samperin, dia tidak ada. Berarti siapa yang takut, siapa yang salah. Ini saya samperin ke apartemennya, saya samperin, saya kejar, di daerah Jakarta Selatan. Dari depan,  security udah bilang, 'gak ada-gak ada (Si Demian-nya) Ki Kusumo". Gak tahu dia beneran ngumpet apa gak tahu deh. Gak berapa lama Twitternya keluar, bilang lagi di Bali, di rumah makan apalah, saya gak tau," kesal Ki Kusumo.

Ki Kusumo mengaku kecewa berat karena merasa terhina.

"Tidak dapat ditolerir lagi. Saya ingin dia harus bertanggung jawab dengan apa yang sudah dia buat. Yang sudah dia lakukan terhadap diri saya. Dengan kondisi ini, saya akan kejar kemanapun, saya mau tahu dia mau apa, yang jelas kalau dia tidak minta maaf dengan sungguh-sungguh, saya akan lakukan sebuah peristiwa yang mungkin tidak pernah dilupakan seumur hidup," tantang Ki Kusumo. (jpnn)

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.502.218 Since: 05.03.13 | 0.1172 sec