Hukum

Polisi Bekuk Pembunuh Karyawati Bank Syariah

Tuesday, 17 Februari 2015 | View : 1237

JAKARTA-SBN.

Kepolisian tak memerlukan waktu lama untuk membekuk pelaku dugaan kasus pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan terhadap karyawati Bank Syariah pelat merah berinisial S (26), di sebuah rumah kost di Jalan Kenari 1 Nomor 15, RT12/RW03, Senen, Jakarta Pusat. Pelaku berinisial AR alias UU (22), dibekuk tak jauh dari lokasi kejadian. "Kami tangkap di rumahnya sekitar 50 meter dari TKP. Saat ditangkap lagi tidur, tidak ada perlawanan," beber Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, S.iK., Senin (16/2/2015).

Seorang karyawati Bank Syariah pelat merah berinisial S (26), ditemukan meregang nyawa dengan kondisi leher dan kaki terikat, tidak menggunakan celana dalam serta pada kemaluannya mengeluarkan darah, di sebuah rumah kost di Jalan Kenari 1 Nomor 15, RT12/RW03, Senen, Jakarta Pusat, Senin (16/2/2015) dini hari tadi. Laptop dan telepon genggam korban, raib dibawa pencuri.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, mengatakan korban ditemukan sudah meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 00.30 WIB.

"Ya telah terjadi kasus pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan di Jalan Kenari, Senen, Jakarta Pusat. Korban seorang perempuan berinisial S," ujar AKBP Tatan Dirsan Atmaja kepada awak media, Senin (16/2/2015).

Dikatakan AKBP Tatan Dirsan Atmaja, berdasarkan keterangan saksi berinisial MN (41), dirinya mendengar suara gaduh di atas genteng kosan, yang diduga ada maling. Kemudian, ia mencoba mengecek ke atap rumah sebelah, dan terlihat kaki seseorang.

"Kemudian, saksi berinisial I (40) mengecek ke atap. Ternyata, di dalam kamar terlihat korban S sudah dalam posisi kaki terikat kain hitam, tanpa celana (bugil) dan dikemaluannya mengeluarkan darah," urainya.

Ia menambahkan, saksi RA (21) yang merupakan tetangga sebelah kamar korban, kemudian mencoba menelepon ibu korban berinisial Y (58) di Ciputat.

"Setelah Y datang, ternyata korban sudah meninggal dunia dalam kondisi tanpa celana dalam, kaki terikat kaos hitam dan seprei motif kembang, leher terikat kain baju motif kembang, lalu terdapat luka lecet serta kemaluan korban mengeluarkan darah," bilangnya.

AKBP Tatan Dirsan Atmaja menuturkan, setelah dilakukan cek TKP ternyata laptop baru merk Lenovo dan HP Samsung milik korban sudah raib. "Saat diperiksa, pintu jendela teralis sebelah kiri sudah dalam kondisi terbuka," ucapnya.

Dikatakan AKBP Tatan Dirsan Atmaja, pelaku berinisial AR alias UU, warga Jalan Kenari I RT12/RW03, Kenari, Senen, Jakarta Pusat, itu sempat mengelak pada saat ditangkap.

"Dia sempat mengelak bukan pelakunya. Namun, di sana kami menemukan barang-barang milik korban laptop dan HP," ungkapnya.

Pelaku yang bekerja sebagai pegawai fotokopi tersebut, langsung digelandang ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum.

"Pelaku akan dijerat Pasal 338 KUHP (pembunuhan) dilapis Pasal 365 KUHP (pencurian dengan kekerasan). Ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," tandasnya.

Selain membekuk tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa tas kain warna merah muda berisi Laptop Lenovo warna silver milik korban, tas laptop warna hitam, Handphone Samsung berikut charger, kunci pintu kamar korban, dan uang tunai Rp 42.000.

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.502.286 Since: 05.03.13 | 0.1272 sec