Internasional

Militer Mesir Bombardir Markas ISIS Di Libya

Tuesday, 17 Februari 2015 | View : 619

TRIPOLI-SBN.

Militer Mesir menyatakan telah melancarkan serangan udara ke sejumlah titik penting kelompok ekstremis militan bersenjata dari kelompok jihad radikal, yang menamakan diri The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL), diterjemahkan sebagai the Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) or the Islamic State in Iraq and al-Sham (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau gerilyawan Negara Islam di Irak dan Suriah (NIIS) atau Islamic State (IS) di Libya pada Senin (16/2/2015) subuh.

Saat fajar Senin (16/2/2015) kemarin, pasukan militer Mesir langsung menyerang di wilayah Timur Libya. Setidaknya, delapan serangan udara dilakukan di Kota Derna, Libya. Kota tersebut selama ini memang dikuasai kelompok militan yang mendeklarasikan diri sebagai anggota ISIS di Libya.

Serangan udara dilakukan di kamp-kamp militer ISIS, lokasi pelatihan, dan area penyimpanan senjata. Pasukan bersenjata Libya juga ikut berpartisipasi dalam serangan tersebut.

"Ada korban jiwa dari pihak ISIS serta kerusakan pusat komunikasi dan stok amunisi mereka," ungkap Komandan Angkatan Udara Libya Saqer al-Joroushi.  Dia menambahkan, ada 40-50 militan yang tewas. Saqer al-Joroushi menegaskan, serangan lanjutan dilakukan hari ini.

Serangan itu sebagai balasan atas pemenggalan 21 warganya oleh ISIS kemarin yang kemudian disebarkan melalui video.

Serangan ditujukan pada basis militer, tempat latihan perang, serta gedung-gedung tempat menyimpan senjata sepanjang perbatasan Mesir dan Libya. "Serangan udara kami tepat membidik target yang sudah ditentukan dan pesawat jet kami pulang dengan selamat," jelas pernyataan militer Mesir. Ditambahkan, setiap darah warga Mesir yang menetes akibat ulah ISIS akan segera dibalas.

Serangan tersebut didukung juga oleh jet-jet Libya yang loyal pada Pemerintah. "Serangan udara ini akan kami lanjutkan hari ini dan besok dan mungkin terus berlanjut di bawah komando Mesir," beber seorang Komandan Militer Libya Saqer al-Joroushi.

Mengenai 21 korban, Mesir dan Gereja Koptik menyatakan video tersebut asli. 21 korban tersebut diculik ISIS pada Desember dan Januari di kota Sirte, Utara Libya. (aljazeera/jos)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.488.089 Since: 05.03.13 | 0.2732 sec