Internasional

Presiden AS Kecam Penembakan 3 Mahasiswa North Carolina

Friday, 13 Februari 2015 | View : 648

CHAPEL HILL-SBN.

Presiden Negeri Paman Sam, Amerika Serikat (AS) Barack Obama mengecam penembakan terhadap tiga mahasiswa Muslim di Chapel Hill, North Carolina (N.C.), Deah Shaddy Barakat (23), Yusor Mohammad Abu-Salha (21), dan Razan Mohammad Abu-Salha (19). Penembakan itu, kata Barack Obama, merupakan pembunuhan yang brutal dan keterlaluan.

Pernyataan ini disampaikan setelah FBI mengatakan akan melakukan investigasi awal terhadap kasus ini. Investigasi terpisah dari kepolisian lokal ini bertujuan mengungkapkan apakah korban telah melanggar hukum federal.

“Tak seorang pun dapat menjadi target karena diri mereka, penampilan mereka, atau bagaimana mereka beribadah,” kata Barack Obama.

Presiden Turki Tayyip Erdogan mengkritik Barack Obama dan pemimpin AS lainnya yang diam atas insiden penembakan tersebut. Hal ini membuat sebagian warga Muslim di AS khawatir atas keselamatan mereka.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon memuji ketiga korban, yang terlibat dalam proyek bantuan kemanusiaan, sebagai contoh baik dari warga negara global. Ia juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya ketiga mahasiswa tersebut.

Deah Shaddy Barakat adalah mahasiswa pasca sarjana Fakultas Kedokteran Gigi di kampus Universitas North Carolina, Chapel Hill. Sebelumnya, pada tahun 2013 ia telah meraih gelar sarjana administrasi-bisnis dari North Carolina State University.

Menurut situs YouCaring.com, sebuah situs pengumpulan dana lewat internet secara gratis, Deah Shaddy Barakat adalah salah seorang yang menggagas upaya pengumpulan dana untuk menyediakan layanan perawatan gigi secara gratis kepada siswa-siswa di Salaam School Turki.

Deah Shaddy Barakat dan beberapa mahasiswa fakultas itu dijadwalkan berangkat ke Turki pada musim panas ini untuk merawat anak-anak Suriah yang terpaksa mengungsi ke Turki akibat perang saudara berkepanjangan.

Deah Shaddy Barakat baru saja menikah dengan Yusor Mohammed akhir Desember lalu. Yusor Mohammad Abu-Salha juga baru meraih gelar sarjana administrasi bisnis dari North Carolina State University pada tahun 2013 dan sehari sebelum ditembak ia baru saja memasang foto-foto pernikahannya di Facebook.

Salah satu foto memperlihatkan ia sedang berdansa dengan ayahnya. Para pejabat kampus Universitas North Carolina mengatakan Yusor Mohammad Abu-Salha sedianya akan mendaftar menjadi mahasiswa di kampus mereka pada musim gugur mendatang.

Korban ketiga, Razan Abu-Salha yang baru berusia 19 tahun, adalah adik Yusor Mohammad Abu-Salha dan merupakan mahasiswa tingkat dua jurusan arsitektur dan desain di Universitas North Carolina.

Craig Stephen Hicks yang ditahan di Durham County Jail, North Carolina (N.C.) tanpa uang jaminan dijadwalkan akan kembali diadili tanggal 4 Maret mendatang. Craig Stephen Hicks dituntut tiga pasal pembunuhan tingkat pertama. (reuters)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.377.613 Since: 05.03.13 | 0.2139 sec