Hukum

Kasus Budi Gunawan, Terjadi Perdebatan Sengit Antar Penasihat Hukum

JAKARTA-SBN.

Sidang praperadilan antara kubu Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.) Drs. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Ph.D. dan lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memasuki tahap lanjut. Kedua pihak hari ini mulai memperlihatkan bukti buat mendukung argumen masing-masing.

Menurut salah satu anggota tim penasihat hukum praperadilan Komjen Pol. Budi Gunawan, Maqdir Ismail, kubu Komjen Pol. Budi Gunawan siap menghadirkan saksi dalam persidangan hari ini. Bahkan dia memboyong seorang polisi mantan penyidik KPK jadi saksi praperadilan buat menguatkan gugatan mereka.

"Ada mantan penyidik KPK dan penyidik Bareskrim. Ada lah namanya, jangan sekarang. Nanti saja kita di persidangan," beber advokat Maqdir Ismail kepada awak media di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2015).

Hakim sidang praperadilan Komjen Pol. Budi Gunawan, Sarpin Rizaldi, saat ini sedang menunda sementara sidang guna beristirahat. Skors sidang hanya sampai pukul 13.30 WIB, dan dilanjutkan kembali dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari pihak Komjen Pol. Budi Gunawan. "Sidang diskors hingga pukul 13.30 WIB, lalu pemeriksaan saksi," cetus Hakim Sarpin Rizaldi.

Salah satunya adalah mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hendi Kurniawan, yang bersaksi dalam sidang praperadilan Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.) Drs. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Ph.D. terhadap KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2015).

Dalam kesaksiannya, AKBP Hendi Kurniawan, yang dihadirkan oleh penasihat hukum Komjen Pol. Budi Gunawan, berniat membuka rahasia pengusutan perkara di bekas lembaganya tersebut.

Namun pengacara KPK tidak terima, sehingga terjadi perdebatan antara penasihat hukum KPK dan pengacara Komjen Pol. Budi Gunawan. "Saya mengundurkan diri karena ada penetapan tersangka tanpa dua alat bukti pada 2012," ujar AKBP Hendi Kurniawan dengan sedikit terbata-bata.

AKBP Hendi Kurniawan pernah jadi penyidik KPK periode 2008-2012. Dia mengundurkan diri dari KPK setelah terjadi konflik antara KPK dan Polri pada 2012. Saat itu KPK sedang mengusut kasus korupsi alat uji Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan tersangka Inspektur Jenderal Polisi (Irjen. Pol.) Djoko Susilo, mantan Kepala Korps Lalu Lintas Polri. Ketika balik ke Bareskrim Polri, AKBP Hendi Kurniawan menyerang Ketua KPK Abraham Samad lewat konferensi pers.

Keterangan AKBP Hendi Kurniawan tersebut langsung disambut pengacara Komjen Pol. Budi Gunawan, Maqdir Ismail. Dia meminta AKBP Hendi Kurniawan memberi tahu kasus apa yang membuat dirinya bermasalah dengan pimpinan KPK.

AKBP Hendi Kurniawan tak langsung menjawab pertanyaan advokat Maqdir Ismail. Dia meminta izin terlebih dahulu kepada Hakim Sarpin Rizaldi, yang memimpin sidang praperadilan tersebut. "Diperbolehkan," tutur Hakim Sarpin Rizaldi singkat.

Belum sempat AKBP Hendi Kurniawan menjawab, pengacara KPK, Chatarina Siregar, memotongnya. Chatarina Siregar keberatan karena mantan penyidik KPK tidak diperbolehkan membuka rahasia kasus yang pernah ditangani sesuai dengan aturan di KPK.

Chatarina Siregar beralasan, kasus Komjen Pol. Budi Gunawan tak memiliki relevansi dengan rahasia pengusutan di KPK yang pernah ditangani AKBP Hendi Kurniawan. "Kalau mau bahas kasus tersebut, ya di sidang lainnya, bawa saksi yang berkaitan," katanya.

Advokat Maqdir Ismail dan pengacara Budi Gunawan yang lain tak terima pernyataan Chatarina Siregar. Mereka pun berdebat di dalam sidang. "Kita tidak boleh lokalisasi kasus. Kita buka lewat publik, agar mereka bisa menilai. Kami tak menggeneralisasi bahwa semua yang ditangani KPK ada kesewenang-wenangan," ujar pengacara Maqdir Ismail.

Chatarina Siregar membalas. Dia mengingatkan bahwa AKBP Hendi Kurniawan adalah saksi fakta. Karena itu, fakta yang diungkapkan harus berhubungan dengan kasus Komjen Pol. Budi Gunawan. Chatarina Siregar mengaku tak keberatan jika masalah di KPK yang ingin diungkapkan AKBP Hendi Kurniawan ditangani dalam proses hukum berbeda.

Penjelasan Chatarina Siregar ini diterima oleh Hakim Sarpin Rizaldi. Ia pun meminta AKBP Hendi Kurniawan tak perlu membuka rahasia pengusutan perkara yang pernah ditanganinya ketika jadi penyidik KPK. Hakim Sarpin Rizaldi juga meminta pengacara Komjen Pol. Budi Gunawan menanyakan hal lain yang berkaitan dengan kasus kliennya. "Ini kesimpulan saya," kata Hakim Sarpin Rizaldi.

Setelah perdebatan itu, AKBP Hendi pun melanjutkan kesaksiannya. Namun dia hanya 15 menit bersaksi di persidangan tersebut.

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.497.185 Since: 05.03.13 | 0.187 sec