Hukum

Sutan Bhatoegana Resmi Ditahan KPK

Monday, 02 Februari 2015 | View : 1402

JAKARTA-SBN.

Mantan Ketua Komisi VII DPR RI, Drs. Ir. Sutan Bhatoegana H. Siregar, M.M., diperiksa lagi oleh penyidik lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam statusnya sebagai tersangka kasus suap pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2011-2012. Sutan Bhatoegana mengaku siap ditahan usai menjalani pemeriksaan.

"Diperiksa sebagai tersangka lagi, pemeriksaan lanjutan," ungkap Sutan Bhatoegana di KPK, Jl. H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2015).

Sutan Bhatoegana tiba di KPK sekitar pukul 10.00 WIB. Mengenakan jaket biru, Sutan Bhatoegana mengaku siap bila langsung ditahan usai menjalani pemeriksaannya sebagai tersangka. "Iya (siap ditahan)," ujar Sutan Bhatoegana sembari melempar senyum.

Ini merupakan pemeriksaan kelima Sutan Bathoegana sebagai tersangka. Pada empat pemeriksaan sebelumnya, Sutan Bhatoegana belum ditahan.

Pihak KPK mengkonfirmasi bahwa berkas penyidikan Sutan Bhatoegana sudah mencapai 80 persen lebih. Sehingga, besar kemungkinan Sutan Bhatoegana hari ini akan langsung ditahan.

Akhirnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Ketua Komisi VII DPR RI, Sutan Bhatoegana, Senin (2/2/2015) malam. Sutan Bhatoegana merupakan tersangka kasus dugaan gratifikasi dalam penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Kementerian ESDM di Komisi VII DPR RI.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Ketua Komisi VII DPR RI, Sutan Bhatoegana (SBG), di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Salemba, Jakarta Timur, Senin (2/2/2015). Sutan Bhatoegana ditahan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi dalam penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral di Komisi VII DPR RI. Politisi dari Partai Demokrat (PD) ini diduga menerima suap dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2013 untuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Deputi Pencegahan KPK Johan Budi SP. mengatakan, Sutan Bhatoegana akan ditahan selama 20 hari pertama di Rutan Salemba. "Untuk tersangka SBG dilakukan penahanan. Untuk 20 hari pertama, tersangka ditahan di Rumah Tahanan Kelas 1 Jakarta Timur yang beralamat di Rutan Salemba," ungkap Johan Budi SP. di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2015) malam.

Sutan Bhatoegana ditahan setelah menjalani sembilan jam pemeriksaan sebagai tersangka sejak Senin siang. Ia keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 18.45 WIB. Sutan Bhatoegana yang selesai menjalani pemeriksaan terlihat mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye.

Sutan Bhatoegana menuju mobil tahanan yang membawanya ke Rutan Salemba. Sementara itu, mobil Toyota Alphard yang mengantarnya ke KPK untuk diperiksa pada pagi hari ditumpangi pengawalnya dan tampak mengikuti dari belakang.

Begitu menuruni tangga pelataran Gedung KPK, Sutan Bhatoegana langsung dikepung wartawan dan dicecar pertanyaan seputar penahanannya.

Sutan Bhatoegana tak banyak bicara terkait penahanannya. "Saya ngikutin prosedur ya. Benar atau tidaknya, nanti kita tunggu di Pengadilan," tegas Sutan Bhatoegana.

KPK menetapkan Sutan Bhatoegana sebagai tersangka pada 14 Mei 2014. Sutan Bhatoegana disangkakan dengan dijerat Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam amar putusan mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini, pada 29 April 2014 lalu, Majelis Hakim menyebutkan, Rudi Rubiandini pernah menyerahkan US$ 200.000 kepada Sutan Bhatoegana. Uang itu merupakan bagian dari suap yang diberikan oleh Komisaris Kernel Oil, Pte, Ltd, Simon Gunawan Tanjaya kepada Rudi Rubiandini. Suap diberikan Simon Gunawan Tanjaya melalui pelatih golf Rudi Rubiandini, Deviardi alias Ardi.

Hal lain yang muncul dalam persidangan adalah persidangan juga memunculkan keterangan terkait soal penerimaan uang oleh Rudi Rubiandini, antara lain karena dia didesak membantu Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Waryono Karno dalam memuluskan pembahasan anggaran ESDM pada Komisi VII DPR RI.

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.402.940 Since: 05.03.13 | 0.2814 sec