Olah Raga

Novak Djokovic Rebut Trofi Australia Terbuka

Monday, 02 Februari 2015 | View : 733

MELBOURNE-SBN.

Petenis nomor satu dunia asal Serbia, Novak Djokovic berhasil menjadi kampiun Grand Slam seri Australia Open 2015. Novak Djokovic menjuarai turnamen grand slam Australia Terbuka untuk ketiga kalinya, setelah di final Minggu (1/2/2015) malam menaklukkan unggulan keenam, petenis Skotlandia Andy Murray dalam laga empat set.

Pertandingan ini adalah final ketiga Australia Terbuka yang mempertemukan kedua petenis yang sama, di mana Novak Djokovic menyapu bersih hasilnya.

Unggulan pertama ini, Novak Djokovic kini bisa disebut raja Australia Open. Pasalnya, Novak Djokovic mampu menjadi petenis dengan koleksi gelar juara terbanyak di Australia Open sejak era terbuka.

Itu adalah gelar kelima yang berhasil diraih Novak Djokovic di Australia Open. Total, Novak Djokovic sudah memiliki lima gelar. Sebelumnya, petenis berjuluk Djoker itu berhasil meraih gelar pada musim 2008, 2011, 2012, dan 2013. Terbaru, Novak Djokovic meraihnya setelah sukses menekuk peringkat enam dunia, Andy Murray pada partai final dengan skor 7-6 (7-5), 6-7 (4-7), 6-3, dan 6-0 di Melbourne Park, Melbourne, Negara Bagian Victoria, Australia, Minggu (1/2/2015).

Novak Djokovic memang masih kalah dari Roy Emerson yang memiliki enam trofi juara. Namun, Roy Emerson meraihnya di era amatir. Novak Djokovic bersaing ketat dengan Roger Federer yang kini sudah memiliki empat gelar di era terbuka.

“Saya merasa terhormat bisa berdiri di sini sebagai juara untuk kali kelima,” terang petenis asal Serbia itu setelah pertandingan final sebagaimana dilansir laman BBC.

Bagi Novak Djokovic, ini merupakan trofi grand slam dia yang ke-8. Itu adalah gelar juara Grand Slam kedelapan yang diraih Novak Djokovic sepanjang karirnya. Novak Djokovic kini bersanding dengan Andre Agassi, Ivan Lendl serta Jimmy Connors yang sama-sama memiliki delapan gelar.

Kemenangan itu juga semakin menegaskan dominasi Novak Djokovic atas Andy Murray di Grand Slam pembuka. Sebelumnya, Novak Djokovic juga pernah menekuk Andy Murray pada final musim 2011 dan 2013.

Total, Novak Djokovic berhasil menekuk Andy Murray sebanyak 16 kali dari 24 pertandingan yang sudah dilangsungkan. Bagi Novak Djokovic, itu adalah kemenangan ke-32 dalam 33 pertandingan terakhir.

Sementara itu, Andy Murray harus puas empat kali menjadi runner up di Australia Open. Tidak ada satupun petenis di era terbuka yang kalah tiga kali di partai final sebelum mendapatkan gelar juara.

Pada set pertama Novak Djokovic dan Andy Murray yang sama-sama berusia 27 tahun ini sudah bertarung ketat dan saling susul.

Novak Djokovic sempat unggul cepat 4-1 namun lawannya terus menyusul hingga kedudukan sama kuat 6-6, dan harus ditentukan dengan tie break yang dimenangi si petenis Serbia (7-5).

Pertandingan di Melbourne ini mengisyaratkan bakal terjadinya salah satu final epic grand slam tunggal putra, ketika set kedua kembali harus diselesaikan lewat tie break, juga dengan didahului skor 6-6.

Serunya pertandingan di set kedua ini tergambar dari papan skor, di mana Andy Murray awalnya sudah langsung unggul 2-0, lalu keadaan dibalikkan oleh Novak Djokovic menjadi 4-2, dan kemudian sama kuat 4-4.

Andy Murray sempat unggul 5-4, lalu memegang set point di game berikutnya. Namun, pukulan forehand dia menyangkut di net dan beberapa kali dipaksakan deuce, sampai akhirnya Novak Djokovic bisa balik unggul. Kedua petenis ini pun saling susul hingga dilakukan partai tie-break yang dimenangi Andy Murray 7-4.

Waktu kotor yang dibutuhkan untuk dua set ini saja sudah menembus 2,5 jam.

Legenda sepakbola Inggris Robbie Savage sampai berkomentar di Twitter: "Saat Anda menyaksikan dua orang ini bermain tenis, mengherankan bagi saya bagaimana para pesepakbola di era modern sering mengeluh kelelahan. Sangat memalukan."

Namun arah pertandingan mulai berpihak ke Novak Djokovic sejak set ketiga, ketika Andy Murray mulai nampak frustrasi karena berbagai serangan yang dilancarkannya bisa dimentahkan si petenis nomor satu dunia.

Petenis asal Skotlandia itu berjuang keras merebut setiap poin dan harus beberapa kali melompat tinggi menyambut bola atau berlari hingga menuju lapangan lawan untuk merebut poin. Novak Djokovic bisa unggul cukup telak 6-3.

Pada set keempat, Andy Murray mulai tampak kelelahan dan kehilangan konsentrasi, yang membuatnya sering melakukan unforced error. Perlwanan gigih seperti di dua set awal sudah tidak muncul lagi.

Senyumnya pun menghilang, dan Novak Djokovic dengan dingin menyudahi laga penentuan dengan skor telak 6-0.

See Also

The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Hermansyah Pelatih Kiper Baru Madura United FC
Pelatihan Dayung, Babinsa Koramil 01/Kota Kodim 0721/Blora Instruktur Pelatih
Koramil 14/Todanan Besama Muspika Gelar Senam Bersama
Personel Koramil 13/Kunduran Melaksanakan Pembinaan Fisik
Koramil 07/Sambong Gelar Senam Bersama Muspika
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.538.784 Since: 05.03.13 | 0.1551 sec