Nasional

Presiden Bagikan 850 Traktor Kepada Petani Solo

Saturday, 31 Januari 2015 | View : 1398

SOLO-SBN.

Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja di Ngawi dan Sukoharjo, Sabtu (31/1/2015).

Pada kunjungan kerja ini, Presiden Jokowi menyerahkan bantuan ribuan peralatan pertanian antara lain traktor dan pompa irigasi kepada petani di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) membagikan 850 unit hand tractor dan 337 unit Pompa Air kepada perwakilan petani di Desa Keras Wetan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (31/1/2015). Pembagian bantuan itu merupakan kegiatan pertama dari rangkaian kunjungan kerja (kunker) dua hari di Jawa Tengah (Jateng) dan Jatim.

"Terima kasih Pak Jokowi," celetuk seorang warga saat Jokowi memberikan bantuan kepada petani di Desa Sonorejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (31/1/2015).

Mendengar jawaban ini, Presiden Jokowi langsung membalas, "Jangan terima kasih dulu. Ini tidak gratis. Harus dibayar dengan produksi yang terus meningkat. Sanggup mboten (sanggup tidak)?"

"Sanggup," teriak para petani menjawab pertanyaan Jokowi.

"Aja sunggap-sanggup wae (Jangan cuma berkata sanggup). Awas kalau target produksi tidak sampai dua juta ton. Nanti saya hitung. Awas juga bagi Pak Bupati dan Pak Gubernur," papar Presiden Jokowi diiringi tawa para peserta.

Meskipun hujan turun cukup deras di Sukoharjo, namun Presiden Jokowi tetap berada di persawahan untuk memberikan bantuan secara langsung. Dari bantuan ini diharapkan produksi padi di Jawa Tengah meningkat sesuai target.

"Kalau targetnya bisa dicapai, nanti peralatannya saya tambah lagi, dan giliran kita mengekspor pangan, tidak hanya selalu import saja," tandasnya.

Kegiatan Presiden ditutup dengan acara penyerahan bantuan berupa 831 unit hand tractor dan 148 unit pompa air kepada perwakilan petani dan penanaman padi dengan menggunakan alat rice transplanter di Desa Sonorejo, Kabupaten Sukoharjo.

Setelah membagikan traktor, Presiden Jokowi menuju bendungan Budengan, Desa Legundi, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi. Di situ, Presiden Jokowi meninjau perbaikan bendungan yang dilakukan petani dan prajurit TNI.

Ribuan warga Sukoharjo berbondong-bondong menuju ke Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (31/1/2015).

Ribuan warga rela menunggu kedatangan Presiden Joko Widodo meski hujan deras mengguyur Desa Sonorejo, Sukoharjo, Jawa Tengah. Tidak hanya orang dewasa, anak anak pun rela menanti orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Setelah beberapa kali mengalami penundaan, akhirnya Presiden Jokowi hadir berkunjung ke wilayah Sukoharjo, Sabtu (31/1/2015), tepatnya di Kelurahan Sonorejo, Desa Parangjoro, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Para warga ini ingin menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo yang rencananya akan datang ke desa tersebut untuk memberikan peralatan pertanian.

Awan mendung dan hujan gerimis tidak menyurutkan antusias para warga ini untuk menyambut kedatangan orang nomor satu di negeri ini.

Sekitar pukul 16.00 WIB, rombongan Presiden Jokowi tiba di lokasi, dan Presiden pun segera mendapat sambutan berupa teriakan dari warga. 

Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Desa Parangjoro, Kelurahan Sonorejo, Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, menyisakan sesal bagi warga sekitar yang sempat satu jam menunggu di bawah guyuran hujan deras, Sabtu (31/1/2015).

Banyaknya warga yang datang dimanfaatkan warga sekitar untuk sediakan lahannya sebagai tempat parkir.

Ratusan warga Kelurahan Sonorejo yang menunggu Presiden Jokowi memilih untuk menunggu Kepala Negara di areal sawah, mengingat ketatnya pengawalan di sepanjang jalan. Mereka pun sempat mendengar informasi bahwa Presiden Jokowi akan turun ke sawah dan mencoba alat tanam atau transplanter.

Namun, mereka yang semula berharap bisa melihat dari dekat sosok mantan Wali Kota Solo itu, akhirnya harus kecewa. Di tengah perjalanan, Presiden Jokowi urung turun ke sawah, seperti yang kabar yang tersiar.

Presiden Jokowi berkunjung di Desa Sonorejo untuk memberikan bantuan sejumlah alat pertanian, yaitu 831 traktor dan 148 unit pompa air kepada petani.

Transplanter, bibit lengkap dengan dua ember besar, mantel, dan juga sepatu boot tahan air yang disediakan bagi para tamu, termasuk Presiden. Namun, setelah acara simbolisasi penyerahan bantuan 831 traktor dan 148 pompa air, mobil Presiden langsung meninggalkan lokasi.

Warga Bekonang, Sukoharjo yang sebagian besar petani ini tidak menyangka Jokowi akan pergi, hanya bisa saling bertanya kepada warga yang lainnya.

Kekecewaan yang sama juga terjadi di Desa Majasto, yang sebelumnya menjadi lokasi kunjungan Jokowi. Warga yang sudah menunggu di sana harus gigit jari, karena tidak bisa bertemu dengan Presiden, karena ada perpindahan lokasi kunjungan.

Namun, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, membantah perpindahan lokasi kunjungan dilakukan secara mendadak. "Pak Jokowi ingin fokus ke acara tanam padi dengan hamparan sawah yang luas, dan kita putuskan di Sonorejo," kilah Wardoyo Wijaya kepada sejumlah wartawan.

Presiden Jokowi tiba di Solo, Jumat (30/1/2015) malam, pukul 18.45 WIB. Dari bandara, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana menuju rumah pribadi di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Sumber, Kota Solo.

Sepanjang Jumat malam, tidak ada kegiatan yang dilakukan Presiden Jokowi. Dia hanya menemui ibu kandungnya bersama keluarga besarnya.

Presiden Jokowi dan rombongan terbang terbang dari Jakarta menunggunakan pesawat Kepresidenan. Jokowi hanya didampingi Ibu Negara Iriana dan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto.

Saat sampai di Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Jokowi disambut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Pangdam IV/Diponegoro dan Kapolda Jateng Irjen Noer Ali, masing-masing beserta istri.

Presiden dijadwalkan akan bertolak dari Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Boyolali menuju Jakarta pukul 16.30 WIB. Sementara tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pukul 17.40 WIB. Presiden Jokowi akan langsung menuju Wisma Negara Jakarta.

See Also

Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
Excavator Menjadi Pusat Perhatian Anak-Anak Pada TMMD Kodim 0716/Demak
Pedagang Es Tebu Raup Untung, Berkat TMMD
Dibalik Layar TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.669.882 Since: 05.03.13 | 0.1726 sec