Ekonomi

Samsung Electronics Alami Kerugian Di Kuartal Akhir 2014

Friday, 30 Januari 2015 | View : 828

SEOUL-SBN.

Tidak hanya Apple Inc. yang mengumumkan laporan keuangan dan pendapatannya pada kuartal akhir 2014, selang sehari saingan besarnya, Samsung Electronics, juga melakukan hal yang sama.

Jika Apple Inc. meraih untung besar berkat penjualan duo iPhone 6, sebaliknya Samsung Electronics mengalami penurunan penjualan sebanyak 27 persen.

Perusahaan teknologi raksasa asal Korea Selatan ini, Samsung Electronics telah melaporkan penghasilan tahunan yang menurun dalam tiga tahun terakhir ini, dikarenakan penurunan tajam pada penjualan mobile phones.

Keuntungan turun ke 23,4 triliun Won atau sebesar U$21.3bn; £14bn pada tahun 2014 lalu, 27 persen turun dari 30,5 triliun Won pada tahun 2013.

Penjualan mobile phone tahunan turun 21 persen menjadi 107,41 triliun Won.

Divisi mobile phones di Samsung Electronics melihat keuntungan pada 3 bulan terakhir pada tahun 2014 turun ke 1,96 triliun Won dibandingkan dengan 5,47 triliun Won setahun sebelumnya.

Seperti dilaporkan MacRumors, Samsung Electronics meraih laba bersih pada kuartal akhir 2014 sebanyak 5,3 triliun Won atau sebesar Rp 61 triliun. Hasil ini turun ketimbang periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai 7,9 triliun won.

Samsung saw net profit of 5.3 trillion won ($4.9 billion), compared to 7.3 trillion won last year, marking its first annual earnings decline in three years and its fifth consecutive quarter of decline. Apple, meanwhile, announced record earnings of $18 billion, largely due to the success of the iPhone 6 and iPhone 6 Plus.

Sementara keuntungan total Samsung Electronics di tahun 2014 adalah sebesar 25 triliun Won, turun dari 36,8 triliun Won di tahun sebelumnya.

Jika Apple Inc. mengumumkan rekor penjualan iPhone mencapai hampir 75 juta unit, Samsung Electronics enggan membeberkan berapa banyak smartphone yang dijual di kuartal akhir 2014 itu.

Produsen mobile phone terbesar seluruh dunia ini, Samsung Electronics tengah menghadapi kompetisi yang ketat dari pesaing Apple Inc. dan kompetitor China yang harganya lebih murah

Negeri Tirai Bambu ini, China adalah kunci dari pertarungan di lapangan untuk perusahaan mobile phones karena Negeri Panda ini memiliki market atau pasar terbesar seluruh dunia smartphone, dan penjualan Samsung anjlok drastis merupakan bukti itu semuanya.

See Also

Harga Emas Berbalik Menguat Didukung Data Ekonomi AS
Dow Jones Dan S&P Melemah, Nasdaq Menguat
Merger Peugeot Dan Fiat-Chrysler Jadi Pabrikan Mobil Ke-4 Terbesar Dunia
Turunkan Angka Pengangguran, BLKK Al Mawaddah Melatih 48 Tenaga Kompeten
Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.783.905 Since: 05.03.13 | 2.4783 sec