Olah Raga

Singkirkan Juara Bertahan, Novak Djokovic Ke Final Australia Terbuka

Friday, 30 Januari 2015 | View : 767

MELBOURNE-SBN.

Penampilan ciamik unggulan pertama petenis asal Serbia, Novak Djokovic terus berlanjut. Setelah melalui pertarungan yang alot dalam waktu tiga setengah jam, akhirnya Novak Djokovic, berhasil mengatasi perlawanan juara bertahan yang menempati unggulan keempat, petenis asal Swiss, Stan Wawrinka, di babak semifinal Australia Terbuka 2015 yang berlangsung di Rod Laver Arena, Melbourne, Jumat (30/1/2015). Petenis nomor satu dunia ini, Novak Djokovic memenangi pertandingan panjang lima set, 7-6 (7-1), 3-6, 6-4, 4-6, dan 6-0.

Dengan hasil ini, untuk kelima kalinya Novak Djokovic, 27 tahun, meraih tiket melaju ke babak final Australia Terbuka. Empat kali sebelumnya Novak Djokovic tampil sebagai juara yaitu pada 2008, 2011, 2012, dan 2013. Di partai puncak, Novak Djokovic telah ditunggu petenis asal Inggris Andy Murray yang kemarin sukses mengalahkan Thomas Berdych.

Jalannya pertandingan antara kedua petenis berlangsung sengit sejak set pertama. Sama-sama mempertahankan servis, skor jadi imbang 6-6. Di saat tie-break, beberapa kali servis keras Novak Djokovic gagal dikembalikan Stan Wawrinka. Novak Djokovic unggul 7-1 dan menutup set pertama dengan 7-6 dalam waktu 43 menit.

Di set kedua, setelah sama-sama mencetak 2 poin, di game keenam Stan Wawrinka mampu mematahkan servis Novak Djokovic. Skor 2-4. Dari sinilah Stan Wawrinka berhasil mempertahankan keunggulan dan memenangi set kedua dengan skor 6-3 dalam waktu 36 menit. Untuk kali pertama sepanjang turnamen Novak Djokovic kehilangan set.

Set ketiga berlangsung sengit. Novak Djokovic ngebut dengan unggul 3-0. Namun, di saat Novak Djokovic hampir memperbesar keunggulan di game keempat, Stan Wawrinka bangkit dan memperkecil ketinggalan menjadi 1-3. Dalam dua game berikutnya petenis berusia 29 tahun ini mampu meredam Novak Djokovic dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

Tak mau tertinggal, Novak Djokovic bangkit. Di game kesepuluh, saat Stan Wawrinka memegang servis, Novak Djokovic berhasil mengejar ketinggalan match point dan memaksakan deuce. Servis Stan Wawrinka pun patah. Novak Djokovic menutup set ketiga dengan skor 6-4 dalam waktu 52 menit.

Set keempat juga berjalan dengan sengit. Kedua petenis sama-sama mematahkan servis lawannya masing-masing. Di game ketujuh saat memegang servis, Novak Djokovic harus mengakui keunggulan lawannya. Skor 3-4 untuk Stan Wawrinka. Dengan mempertahankan servis Stan Wawrinka gantian merebut set ini dengan skor 6-4 dalam wkatu 43 menit.

Ironisnya, pertandingan berjalan antiklimaks di set terakhir. Stan Wawrinka kerap melakukan unforced error. Walhasil, tanpa kesulitan, Novak Djokovic merebut set kelima ini dengan skor sangat telak 6-0 dalam waktu 36 menit.

Sebelumnya, pada hari Rabu (28/1/2015), pada babak perempat final/quarterfinals turnamen Australia Terbuka, petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic mengkandaskan impian unggulan ke-8 asal Kanada, Milos Raonic dengan skor 7-6 (7-5), 6-4, 6-2.

Pada babak keempat, petenis nomor satu dunia Novak Djokovic menundukkan Gilles Muller untuk mencapai perempat final untuk kedelapan kalinya secara beruntun pada turnamen Australia Terbuka di Melbourne, Senin (26/1/2015).

Juara empat kali turnamen Australia Terbuka itu tidak mendapati servisnya dipatahkan lawan saat dia menundukkan petenis peringkat 42 dunia Gilles Muller dari Luksemburg 6-4, 7-5, 7-5 dan akan menghadapi Milos Raonic untuk memperebutkan satu tempat di semifinal.

Novak Djokovic tampil menonjol dalam servisnya dengan memasukkan 82 persen servis pertamanya dan berjuang mengatasi empat "break point".

Petenis asal Serbia unggulan pertama itu melakukan 47 "winner" dan hanya melakukan 16 kesalahan sendiri dalam penampilannya melawan Gilles Muller yang memegang raket dengan tangan kiri.

"Saya mendapatkan tiga 'break' penting pada saat-saat yang penting, khususnya pada set kedua dan ketiga saat kedudukan 5 sama, mampu memainkan beberapa tembakan yang bagus," kata Novak Djokovic.

"Saya mencoba untuk membuat dia bermain sangat panas. Dia mengambil waktu dari lawannya."

"Beruntung saya melakukan servis dengan sangat bagus pada saat-saat penting set ketiga dan tidak membiarkan dia menggunakan kesempatan pada saat "break point" dia."

"Sangat sulit untuk membaca servisnya, dia memiliki servis "slice" yang luar biasa dan dia mendekat ke net dan memiliki banyak variasi dalam permainannya," kata Novak Djokovic.

Novak Djokovic mengatakan servis keras Milos Raonic akan menjadi tantangan berat dalam pertandingan perempat final nanti.

"Saya bermain melawan Milos pada final Bercy terakhir kali. Saya tahu apa yang akan terjadi. Kami banyak berlatih. Kami tinggal di tempat yang sama. Kami teman baik," katanya.

"Dia sangat percaya diri. Dia memainkan beberapa tenis yang hebat pada 15 bulan terakhir. Dia layak berada di sini sekarang, 10 teratas, semakin mendekat ke 5 besar dunia. Lawan yang berat, pasti lawan yang berat."

Novak Djokovic mencuri angka servis lawan pada game kedelapan saat "forehand" Gilles Muller melebar dan kemudian melalui tiga "set point" pada game berikutnya untuk memenangi set pertama dalam waktu 32 menit.

Petenis nomor satu dunia itu mendapat beberapa kali peluang untuk mencuri angka dari servis Gilles Muller sebelum akhirnya berhasil pada game kedelapan.

Novak Djokovic memanfaatkan keunggulannya dan melalui tiga "set point" sebelum menyelesaikannya dengan servis keras pada set kedua untuk mencatat keunggulan dua set.
Kecepatannya di sekeliling lapangan dan ketangkasan tembakannya luar biasa yang menyulitkan Gilles Muller.

Petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic berusaha keras untuk lolos dari empat "break point" pada game keenam set ketiga, dan akhirnya berhasil dengan sebuah "drop shot" dan melepaskan tembakan voli.

Gilles Muller berada dalam tekanan pada game ke-11 dengan tiga "break point" sebelum Novak Djokovic melepaskan "back hand" menyilang untuk mencuri angka dari servis Gilles Muller itu. Novak Djokovic akhirnya memastikan kemenangan pada game berikutnya.

Sebelumnya, Juara empat kali Australia Terbuka ini belum kehilangan set setelah menundukkan unggulan ke-31, petenis Spanyol Fernando Verdasco 7-6(10-8), 6-3, 6-4 pada babak ketiga. Di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Sabtu (24/1/2015) sore WIB, Novak Djokovic bermain cantik setelah membukukan 11 ace, 43 winners, dan hanya melakukan 24 unforced error. Petenis rangking satu dunia itu mengakhiri perlawanan Fernando Verdasco dalam pertandingan selama 1 jam 21 menit.

Dengan demikian, Novak Djokovic berhak atas tiket babak 16 Besar dan akan melawan petenis Prancis Gilles Mueller yang di laga lainnya menundukkan unggulan ke-19 asal Amerika Serikat John Isner 7-6(4), 7-6(6), 6-4.

"Kredit untuk Fernando, tadi adalah pertandingan yang hebat," ucap Novak Djokovic seusai laga yang dikutip Sportsmole. "Fernando sempat berada di rangking 10 besar, dia bermain di fase-fase akhir Grand Slam dan turnamen besar dan punya kekuatan besar di permainannya, forehand yang kuat dan servis yang bagus," tambah dia.

"Aku mesti menjaga ketenanganku dan aku pikir perbedaannya ada di set pertama dengan tie-breaker. Servisku bagus dan itu membantu," lanjut petenis Serbia itu menunjuk bahwa set I kunci kemenangannya.

"Banyak pemain dengan kekuatan seperti Fernando yang menekan saat Anda memegang servis. Aku lebih akurat dan presisi serta mampu mampu mendapatkan banyak poin bebas," imbuh petenis Serbia ini.

Di ajang turnamen Australia Terbuka ini, sebelumnya, di sektor tunggal putra, Novak Djokovic maju ke putaran ketiga setelah menyingkirkan Andrey Kuznetsov 6-0, 6-1, 6-4, Rabu (21/1/2015). Novak Djokovic bermain cemerlang dan tidak sekali pun memberi kesempatan bagi Andrey Kuznetsov untuk keluar dari tekanan. "Secara keseluruhan saya bisa mengeksekusi strategi saya secara baik di lapangan. Hampir semua aksi saya, 100% bisa diterapkan," kata petenis nomor satu dunia ini. Novak Djokovic akan berhadapan dengan pemenang pertandingan Go Soeda-Fernando Verdasco di putaran berikutnya.

Memasuki hari kedua, langkah para unggulan atas di turnamen Grand Slam Australia Terbuka masih belum terhadang. Unggulan utama Novak Djokovic yang tengah mengincar gelar kelimanya di Australia menang mudah untuk melaju ke babak kedua turnamen. Novak Djokovic mengalahkan petenis kualifikasi dari Slovenia, Aljaz Bedene.

Selasa (20/1/2015), pada babak pertama turnamen Australia terbuka bagian tunggal putra, unggulan pertama Novak Djokovic juga berhasil menang straight set atas petenis kualifikasi asal Slovenia, Aljaz Bedene, 6-3, 6-2, dan 6-4.

Petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic memastikan satu tempat di babak kedua turnamen Australian Open 2015 setelah menang mudah atas petenis Slovenia, Aljaz Bedene dengan skor 6-3, 6-2, 6-4.

Berlaga di Rod Laver Arena, Nole, panggilan akrab Djokovic, hanya butuh waktu 1 jam 49 menit untuk menjejakkan kakinya di babak kedua.

Bertanding di Rod Laver Arena, Selasa (20/1/2015). Novak Djokovic mendominasi jalannya laga. Ia memenangkan set pertama dengan skor 6-3. Pada set kedua, petenis Serbia itu juga menang mudah 6-2.

Di set ketiga, Aljaz Bedene sempat mendapatkan perawatan dari tim medis. Akhirnya, Novak Djokovic menyelesaikan pertandingan dengan 6-4 dalam waktu 109 menit.

Namun, jika melihat skor yang tersaji, petenis Serbia itu tidak meraih kemenangan dengan mudah. Aljaz Bedene yang menempati peringkat 116 dunia, sempat membuat Djokovic kerepotan.

"Untuk penampilan di babak pertama, itu sudah cukup bagus. Tapi, saya masih butuh mengembangkan permainan. Saya masih terus meningkatkan performa, jadi saya senang bisa lolos," ujar Novak Djokovic yang tengah membidik rekor sebagai petenis kedua yang sukses menjuarai Australia Terbuka sebanyak lima kali.

Nole sempat kesulitan di set awal ketika Bedene mampu menyamakan kedudukan 3-3. Untungnya, petenis asal Kroasia itu mampu menghentikan kebangkitan Bedene sebelum menyudahi set pertama dalam waktu 36 menit. Set selanjutnya, tak ada halangan berarti bagi petenis yang kini telah memiliki putri tersebut.

Nole mengakui cukup kesulitan membaca servis Bedene yang beberapa kali terbukti mampu menyulitkanya di awal laga. Ditambah dengan permukaan lapangan yang membuat bola melaju lebih cepat, membuat Bedene mampu mengambil keuntungan.

“Sejujurnya, ini adalah start yang lambat, penampilan yang lemah dari sisi saya. Dia mengejutkan saya. Saya kesulitan membaca permainan servisnya,” ujar kolektor tujuh gelar grand slam tersebut seperti dikutip dari situs resmi turnamen.

Di babak kedua, Djokovic akan meladeni tantangan petenis Rusia Andrey Kuznetsov. Pada babak kedua nanti, Novak Djokovic akan ditantang petenis Rusia, Andrey Kuznetsov yang melaju ke babak kedua setelah usai menghentikan perlawanan petenis Spanyol Albert Ramos-Vinolas  6-1, 3-6, 6-3, 7-6(3).

Memasuki hari kedua, langkah para unggulan atas di turnamen Grand Slam Australia Terbuka masih belum terhadang. Unggulan utama Novak Djokovic yang tengah mengincar gelar kelimanya di Australia menang mudah untuk melaju ke babak kedua turnamen. Djokovic mengalahkan petenis kualifikasi dari Slovenia, Aljaz Bedene.

Berlaga di Rod Laver Arena, Nole, panggilan akrab Djokovic, hanya butuh waktu 1 jam 49 menit untuk menjejakkan kakinya di babak kedua. Petenis nomor satu dunia itu menang 6-3, 6-2, 6-4, Selasa (20/1).

Nole sempat kesulitan di set awal ketika Bedene mampu menyamakan kedudukan 3-3. Untungnya, petenis asal Kroasia itu mampu menghentikan kebangkitan Bedene sebelum menyudahi set pertama dalam waktu 36 menit. Set selanjutnya, tak ada halangan berarti bagi petenis yang kini telah memiliki putri tersebut.

Nole mengakui cukup kesulitan membaca servis Bedene yang beberapa kali terbukti mampu menyulitkanya di awal laga. Ditambah dengan permukaan lapangan yang membuat bola melaju lebih cepat, membuat Bedene mampu mengambil keuntungan.

“Sejujurnya, ini adalah start yang lambat, penampilan yang lemah dari sisi saya. Dia mengejutkan saya. Saya kesulitan membaca permainan servisnya,” ujar kolektor tujuh gelar grand slam tersebut seperti dikutip dari situs resmi turnamen.

Di babak kedua, Djokovic akan meladeni tantangan petenis Rusia Andrey Kuznetsov. Kuznetsov melaju ke babak kedua setelah menghentikan perlawanan petenis Spanyol Albert Ramos-Vinolas  6-1, 3-6, 6-3, 7-6(3).

- See more at: http://www.indopos.co.id/2015/01/novak-djokovic-menang-mudah-petenis-unggulan-melaju-ke-babak-ii.html#sthash.HbW4XrEC.dpuf

See Also

The Reds Juara Piala Super Eropa 2019
Santoso Nahkodai Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kudus 2019-2024
Manny Pacquiao Rebut Gelar Dunia WBA Super Kelas Welter
All Indonesian Final Di Indonesia Terbuka 2019
Manchester United Tunjuk Ole Gunnar Solskjaer Gantikan Jose Mourinho
Manchester United Pecat Pelatih Jose Mourinho
Persija Jakarta Juara Liga 1 Tahun 2018
Maroko Menahan Spanyol 2-2
Uruguay Juara Grup A Libas Tuan Rumah Rusia 3-0
Asa Jerman Terbuka, Jerman Tundukkan Swedia 2-1
Meksiko Kirim Pulang Korea Selatan 2-1
Belgia Bantai Tunisia 5-2
Swiss Atasi Perlawanan Serbia 2-1
Nigeria Hempaskan Islandia 2-0
Brazil Pupus Harapan Kosta Rika 2-0
Ryan Giggs Jadi Direktur Akademi Sepakbola Di Vietnam
SEA Games 2017, Indonesia-Thailand Imbang 1-1
Tumbuhkan Kebersamaan, Dandim 0716/Demak Ikuti Jalan Sehat
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Pos Koramil 02/Bogorejo Gelar Senam Bersama Forkopimcam
Hermansyah Pelatih Kiper Baru Madura United FC
Pelatihan Dayung, Babinsa Koramil 01/Kota Kodim 0721/Blora Instruktur Pelatih
Koramil 14/Todanan Besama Muspika Gelar Senam Bersama
Personel Koramil 13/Kunduran Melaksanakan Pembinaan Fisik
Koramil 07/Sambong Gelar Senam Bersama Muspika
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.541.972 Since: 05.03.13 | 0.1556 sec