Ekonomi

Sony Corporation Pangkas Karyawannya

Monday, 19 Januari 2015 | View : 806

TOKYO-SBN.

Meski sering mendengar merek Sony Corporation hampir diseluruh dunia. Namun nampaknya perusahaan besar di bidang elektronik ini akhirnya memasuki masa krisis.

Sejumlah lini bisnis Sony Corporation kini sedang dalam keadaan yang tidak baik.

Di Kanada, produsen asal Jepang itu bahkan akan menutup seluruh toko resminya. Total ada 14 toko yang rencananya akan ditutup Sony Corporation. Seluruh proses penutupan ini dijadwalkan selesai dalam kurun waktu dua bulan ke depan.

"Selama enam hingga delapan minggu ke depan kita menutup semua toko Sony di Kanada dan mengalihkannya pada pengecer dan toko online kami," tulis pihak Sony dikutip dari Ubergizmo, Senin (19/1/2015).

"Jaringan pengecer resmi kami menawarkan semua produk Sony dan akan didukung oleh para spesialis untuk memastikan konsumen loyal kami tetap mendapatkan informasi produk dan kebutuhan mereka," lanjutnya.

Sony Corporation tidak memberikan komentar lebih lanjut mengenai berapa banyak karyawan yang dirumahkan dan bagaimana kompensasinya.

Awal 2014 lalu Sony Corporation menjual bisnis komputer jinjing Vaio dan merumahkan sekitar lima ribu karyawannya karena bisnis laptop yang sudah tidak baik.

Satu-satunya bisnis Sony Corporation yang masih sehat adalah divisi video game, dan Sony Corporation banyak terbantu dengan penjualan konsol PlayStation 4.

Setelah menutup seluruh tokonya di Kanada, kini perusahaan asal Jepang ini merumahkan hingga 1.000 pekerja dari divisi ponsel pintar.

Dikutip dari Reuters, rencana pemangkasan jumlah karyawan ini akan dilakukan untuk wilayah Eropa dan China. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas bisnis Sony Corporation yang kini tengah goyah.

Secara keseluruhan, jumlah pekerja pada divisi ponsel pintar ini akan menyusut hingga 30 persen menjadi sekitar 5.000 pekerja pada akhir tahun fiskal, yang akan berakhir pada Maret 2016.

Bahkan dalam upaya menjaga kestabilan perusahaan, Sony Corporation sebelumnya mengatakan bahwa perusahaan kini tengah mencari cara untuk memperkuat siklus hidup setiap produknya.

Sehingga nantinya Sony Corporation tidak akan merilis dua atau lebih produk dalam satu tahun, tetapi hanya fokus pada satu perangkat unggulan untuk dipasarkan.

Kondisi bisnis Sony Corporation khususnya pada divisi ponsel pintar memang tengah dipertanyakan. Bahkan sebelumnya Sony Corporation dikabarkan akan menutup seluruh toko retail yang ada di Kanada. Seluruh proses penutupan ini diperkirakan akan selesai pada Maret mendatang.

Beberapa waktu lalu, Sony Corporation juga sempat dikabarkan mengalami kerugian besar pada lini bisnis ponsel pintar. Menurut laporan Reuters, kerugian ini mencapai angka Rp 23,9 triliun sepanjang tahun bisnis yang akan berakhir pada Maret mendatang.

Bahkan kerugian ini berdampak sangat signifikan dan besar bagi perusahaan, bahkan dikabarkan CEO Sony Corporation, Kazuo Hirai tengah mempertimbangkan untuk menjual unit bisnis televisi dan ponsel pintar jika kondisi buruk ini terus bertahan. (cnn/reuters)

See Also

Pengangguran Di Amerika Serikat Menurun
Bursa Asia Ditutup Menguat
Harga Emas Berbalik Menguat Didukung Data Ekonomi AS
Dow Jones Dan S&P Melemah, Nasdaq Menguat
Merger Peugeot Dan Fiat-Chrysler Jadi Pabrikan Mobil Ke-4 Terbesar Dunia
Turunkan Angka Pengangguran, BLKK Al Mawaddah Melatih 48 Tenaga Kompeten
Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.405.968 Since: 05.03.13 | 0.2027 sec