Redaksi

Hotel Zodiak Sangkal Hina Islam

Author : IzHarry Agusjaya Moenzir | Wednesday, 21 Januari 2015 | View : 1755

SBN

Hotel Zodiak di Jalan Sutami, Bandung yang memasang logo virgo sebagai identitas menuai kontroversi. Hotel Zodiak yang berada di Jalan Sutami, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, provinsi Jawa Barat, didemo warga.

Senin (19/1/2015) kemarin, sekitar 40 orang berunjuk rasa di depan Hotel Zodiak di Jalan Sutami, Bandung. Puluhan orang yang tergabung dalam Barisan Tatar Bojonagara (Batara) menggeruduk Hotel Zodiak, di Jalan Sutami, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.

Warga resah dengan logo yang diduga menggunakan lafaz Allah terbalik. Para pengunjuk rasa tersebut protes soal logo hotel yg dinilai menghina umat Islam karena bentuknya menyerupai lafadz Allah yang terbalik. Para pengunjuk rasa tersinggung dengan logo yang menurut mereka menggunakan lafaz Allah secara terbalik.

Massa yang mendatangi hotel Senin (19/1/2015) sekitar pukul 09.00 WIB melakukan orasi menuntut agar logo yang dinilai melecehkan umat Muslim itu diganti. Lebih dari itu mereka meminta pemerintah kota mencabut izin dan menutup hotel tersebut.

Mereka mengusung sejumlah poster seperti 'Hotel Zodiak Remehkan Islam', 'Logo Hotel Zodiak Zionis! Menyesatkan', 'Jangan hanya karena logo hotel Umat Muslim tersakiti'.

Koordinator aksi Farid Ridwan mengatakan, warga Bandung sangat terganggu dan meresahkan umat Islam dengan keberadaan logo tersebut. "Tentunya ini sebagai bentuk penghinaan dan pelecehan terhadap umat Islam khususnya warga Bandung," ketus Farid Ridwan di sela aksi.

"Tutup hotel Zodiak yg melecehkan Islam. Digunakannya lafadz Allah terbalik oleh Hotel Zodiak ini jelas sangat mengganggu dan meresahkan umat Islam. Ini adalah bentuk penghinaan dan pelecehan terhadap umat Islam khususnya warga Kota Bandung. Kami minta logo hotel diturunkan, cabut izin, dan tutup hotel ini!" teriak Farid Ridwan, korlap aksi, dengan nada marah.

Massa dari Batara sendiri tetap kekeuh mendesak pihak hotel untuk menurunkan logo yang dinilai pelecehan suatu agama. Jika tidak, bukan tidak mungkin ormas Islam di Bandung akan kembali datang menurunkan logo tersebut.

"Kami datang ke sini sebagai ultimatum, karena ini benar-benar serius. Ketika sejumlah masyarakat tidak peka (keberadaan logo) kami justru dari masyarakat kewilayahan dan ustaz merasa tersinggung," cetus Koordinator aksi Farid Ridwan.

Usai menerima perwakilan massa, Senin (19/1/2015) pihak manajemen hotel menemui sejumlah wartawan. Nurdin Muhammad, bagian Legal Kagum Grup mengaku akan menampung keluhan warga yang tergabung dalam Barisan Tatar Bojonagara (Batara).

Hotel Zodiak Bandung yang ada di Jalan Sutami, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung belum bisa mengikuti desakan massa untuk menurunkan logo yang diduga menggunakan lafaz Allah terbalik. Pihak hotel Zodiak menyangkal telah menghina Islam. Pihak hotel Zodiak menegaskan tidak ada tendensi apapun yang menyudutkan satu agama. Dia menyebut sama sekali tidak bermaksud menyindir umat Muslim soal penggunaan logo itu. Apalagi hotel yang dikelola KAGUM grup ini mayoritas pekerjanya Muslim.

"Tidak terlintas bagi kami untuk menghina Agama Islam. Itu terkutuk loh," kata Marketing Communication Manager Hotel Zodiak, Bunga Faiti Putri, dalam jumpa persnya, Rabu (21/1/2015).

Sebagai mayoritas Muslim, dia menyebut hotel juga kerap mengadakan kegiatan keagamaan khususnya Islam. Mushala sebagai tempat umat Muslim, keberadaannya di tempat utama atau lobi hotel. Kegiatan sosial tak jarang dilakukan setiap tahunnya.

"Kami memprioritaskan agama Islam. Kita lihat saja restoran Agamanya halal. Kalau kami mushala ada dilevel lobi dan meeting room. Kita sangat prioritaskan masyarakat Muslim," terang Marketing Communication Manager Hotel Zodiak, Bunga Faiti Putri.

Adapun soal logo itu tidak dimaksudkan tendensi apapun. Hotel bintang dua di bawah naungan KAGUM Grup ini memiliki lima hotel di Bandung. Setiap hotelnya mengusung rasi berbeda.

Nurdin Muhammad, bagian legal grup hotel menjelaskan, logo itu dibuat berdasarkan rasi bintang yakni zodiak Virgo. Di Bandung sendiri ada lima Hotel Zodiak yang menggunakan logo zodiak berbeda untuk setiap hotel. "Inikan logo dari per rasi bintang. Di Bandung ada lima Hotel Zodiak, setiap hotelnya berbeda-beda," imbuh Nurdin Muhammad bagian Legal Kagum Grup.

Penggunaan logo itu menurutnya, sudah sesuai rasi bintang internasional yang sudah tidak asing. Adapun Hotel Zodiak yang ada di Jalan Sutami menggunakan logo Zodiak Virgo. "Nah logo zodiak itu adalah merupakan simbol dari logo zodiak Virgo. Itu printnya seperti itu. Itu bukan keinginan kita, karena memang dari zaman Yunaninya sudah seperti itu," ujar Nurdin Muhammad, bagian legal grup hotel.

Logo itu menggunakan warna merah mencolok di antara logo zodiak lainnya. "Kami sama sekali tidak niatan seperti apa yang didugakan soal penggunaan lafaz Allah (terbalik) Itu logo dari rasi bintang internasional. Dan kami tidak lecehkan agama apapun," jawabnya menambahkan.

"Lambang ini sudah ada sejak dulu. Beberapa pakar juga mengaku bahwa logo itu sudah ada sejak zaman Yunani dan sudah familiar, kita tidak merubah sedikit pun soal logo virgo, itu memang ada dirasinya," jelas Marketing Communication Manager Hotel Zodiak, Bunga Faiti Putri.

Hotel yang berada di kawasan elit itu memiliki room rate mulai dari Rp 300 ribu per malamnya.

Ini pelajaran buat kita semua. Kalau mau protes, pelajarilah dulu hal-hal yg mau diprotes. "Know your enemy and know yourself, and you can fight a hundred battles without disaster,” kata Sun Tzu, cendekiawan ahli strategi perang. Makanya jangan ngaco dan sok tahu, dan jangan pula berimajinasi yg tidak-tidak. Sebab tindakan protes itu memalukan dan menggelikan, bikin orang-orang tertawa saja. (iam)

See Also

Mas Arswendo: Menulis Itu Gampang
Pidato Pertanggungjawaban Atas Penerimaan Soetandyo Wignjosoebroto Award
Merenungi Kepergian KH Hasyim Muzadi
Koalisi Cikeas Usung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni
Saya Mengurus Kewarganegaraan Indonesia Sendiri Dan Tidak Mudah
Lian Gouw Untuk Penyebaran Novel Sejarah Indonesia
Seminar Membangun Ke-Indonesia-an
Rencana Bekerja Untuk Otonomi Perempuan
Ketemu Anak Presiden Di Markobar Surabaya
Mengenang Mas Slamet Riyadi Sabrawi
Batik Cermin Budaya Bangsa Indonesia
Keberlangsungan Batik Dalam Pergulatan
Handoko Wibowo Penerima Yap Thiam Hien Award 2015
Cengkeh Dan Petani Berdaya
Senyum Solidaritas Wong Cilik Yang Aku Suka
Ketika Myra Diarsi Di Tlogo Wening
SBO TV Tentang Masa Orientasi Sekolah
Membimbing Karier Anak
Menulis Karya Besar Yang Berdampak Untuk Yang Lain
Festival Kartini Bersama Wakil Gubernur Dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat
Surat Cinta Untuk Kartini
Wisata Suku Bajo Terbesar Di Dunia
Wisata Darat Di Tomia Wakatobi
Jiwa Entrepreneur Di Belakang Perkembangan Wakatobi
Taman Laut Wakatobi Terbaik Di Dunia
jQuery Slider

Comments

Arsip :201920172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.783.851 Since: 05.03.13 | 0.1033 sec