Hukum

Gitaris Padi Ari Padi Ditangkap Atas Kepemilikan Sabu

Thursday, 22 Januari 2015 | View : 2625

JAKARTA-SBN.

Sebelumnya beredar satu informasi bahwa satu personel Padi tertangkap akibat narkoba di Polres Jakarta Selatan.

Kabar heboh beredar terkait kasus narkoba yang menyeret nama salah satu personil Padi. Info tersebut bakal dikuak lebih dalam di Mako Polres Jakarta Selatan pada pukul 13.30 WIB hari ini, Kamis (22/1/2015).

Masih belum jelas kebenaran info itu, namun jika benar, maka ini adalah kasus narkoba kedua dari grup band papan atas Indonesia itu. Sebelumnya, nama Yoyo pernah tersangkut kasus yang sama hingga sempat masuk rehabilitasi.

Mantan suami Rossa itu divonis satu tahun penjara dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Agustus 2011. Namun, Hakim juga menyebutkan bahwa Yoyo harus menjalani sisa hukumannya dengan rehabilitasi.

Setahun kemudian, Yoyo mengaku telah bersih dari penggunaan barang ilegal tersebut. Ia malah didapuk untuk menjadi pembina atau mentor bagi para pengguna narkoba yang masuk ke panti rehabilitasi.

Yoyo yang telah berhenti mengonsumsi narkoba dua tahun setelah tertangkap, mengaku memang sulit lepas dari jerat narkoba. Terlebih saat seseorang harus menjaga diri dari pergaulan yang dekat dengan barang haram itu.

"Sangat sangat sulit untuk melepasnya. Dulu saya sendiri tak tahu akibat dari narkoba, ternyata setelah masuk malah sulit lepas," kata Yoyo pada Februari 2013 silam.

Setelah ditelusuri lebih jauh, ternyata yang tertangkap adalah gitaris Padi, Ari Tri Susanto.

Gitaris Padi, Ari Tri Sosianto (40), dibekuk Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan, lantaran diduga memiliki dan menyalahgunakan narkotika jenis sabu-sabu, di lantai 2 sebuah studio musik, daerah Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, dini hari tadi.

"Kami mengamankan seseorang berdasarkan KTP bernama Ari Trisutrisyanto. Pengakuan yang bersangkutan gitaris grup band Padi," ungkap Kepala Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan, AKBP Hando Wibowo, di Markas Polres Jakarta Selatan, Kamis (22/1/2015).

Ini merupakan kali kedua personel Padi tertangkap akibat barang haram itu. Ini merupakan kali kedua personel Padi berurusan dengan narkoba. Pertama, sebelumnya, drummer Padi, Yoyo juga pernah diciduk polisi pada tanggal 21 Februari 2011 silam.

Hari ini, Kamis (22/01/2015), Ari tertangkap di Jalan Matahari Raya blok L 1 28, RT05/RW09, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang selatan. Pria berusia 40 tahun itu tidak bisa mengelak karena ditemukan sejumlah barang bukti yang juga bekas dipakai.

Ari tertangkap sendirian ketika berada di dalam studio. Bersama dirinya ditemukan beberapa barang bukti, di antaranya 1 paket sabu, 1 perangkat alat bong dan sisa pakai, alumunium foil serta korek api.

Selain itu ditemukan juga sejumlah uang, serta dari hasil uji urin, Ari positif menggunakan narkoba. Kandungan dalam urin Ari terdapat zat methamphetamine, ekstasi dan sabu.

Dikatakan AKBP Hando Wibowo, dari tangan gitaris grup band asal Surabaya itu, disita satu paket sabu-sabu utuh, satu paket sisa pakai, satu alat bong, alumunium foil, dan korek api.

"Setelah uji urine, hasilnya methaphetamine positif, amphetamine positif, ekstasi, dan sabu-sabu positif," beber AKBP Hando Wibowo.

AKBP Hando Wibowo menyampaikan, penangkapan Ari yang akrab dipanggil Homer ini berdasarkan informasi dari masyarakat. Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan dan pendalaman terkait penangkapan ini.

"Berdasarkan informasi masyarakat dan dilakukan penangkapan paksa hari ini. Dia sangat kooperatif," tandasnya.

Ari tidak begitu saja tertangkap narkoba. Ia diciduk kepolisian berdasar informasi dari bandar bernama Rohiman alias Iman yang sebelumnya juga tertangkap. Saat itu bandar tersebut ditangkap dengan barang bukti 3 klip sabu dalam satu paket.

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.366.523 Since: 05.03.13 | 0.184 sec