Hukum

Gitaris Padi Ari Padi Ditangkap Atas Kepemilikan Sabu

Thursday, 22 Januari 2015 | View : 2372

JAKARTA-SBN.

Sebelumnya beredar satu informasi bahwa satu personel Padi tertangkap akibat narkoba di Polres Jakarta Selatan.

Kabar heboh beredar terkait kasus narkoba yang menyeret nama salah satu personil Padi. Info tersebut bakal dikuak lebih dalam di Mako Polres Jakarta Selatan pada pukul 13.30 WIB hari ini, Kamis (22/1/2015).

Masih belum jelas kebenaran info itu, namun jika benar, maka ini adalah kasus narkoba kedua dari grup band papan atas Indonesia itu. Sebelumnya, nama Yoyo pernah tersangkut kasus yang sama hingga sempat masuk rehabilitasi.

Mantan suami Rossa itu divonis satu tahun penjara dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Agustus 2011. Namun, Hakim juga menyebutkan bahwa Yoyo harus menjalani sisa hukumannya dengan rehabilitasi.

Setahun kemudian, Yoyo mengaku telah bersih dari penggunaan barang ilegal tersebut. Ia malah didapuk untuk menjadi pembina atau mentor bagi para pengguna narkoba yang masuk ke panti rehabilitasi.

Yoyo yang telah berhenti mengonsumsi narkoba dua tahun setelah tertangkap, mengaku memang sulit lepas dari jerat narkoba. Terlebih saat seseorang harus menjaga diri dari pergaulan yang dekat dengan barang haram itu.

"Sangat sangat sulit untuk melepasnya. Dulu saya sendiri tak tahu akibat dari narkoba, ternyata setelah masuk malah sulit lepas," kata Yoyo pada Februari 2013 silam.

Setelah ditelusuri lebih jauh, ternyata yang tertangkap adalah gitaris Padi, Ari Tri Susanto.

Gitaris Padi, Ari Tri Sosianto (40), dibekuk Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan, lantaran diduga memiliki dan menyalahgunakan narkotika jenis sabu-sabu, di lantai 2 sebuah studio musik, daerah Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, dini hari tadi.

"Kami mengamankan seseorang berdasarkan KTP bernama Ari Trisutrisyanto. Pengakuan yang bersangkutan gitaris grup band Padi," ungkap Kepala Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan, AKBP Hando Wibowo, di Markas Polres Jakarta Selatan, Kamis (22/1/2015).

Ini merupakan kali kedua personel Padi tertangkap akibat barang haram itu. Ini merupakan kali kedua personel Padi berurusan dengan narkoba. Pertama, sebelumnya, drummer Padi, Yoyo juga pernah diciduk polisi pada tanggal 21 Februari 2011 silam.

Hari ini, Kamis (22/01/2015), Ari tertangkap di Jalan Matahari Raya blok L 1 28, RT05/RW09, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang selatan. Pria berusia 40 tahun itu tidak bisa mengelak karena ditemukan sejumlah barang bukti yang juga bekas dipakai.

Ari tertangkap sendirian ketika berada di dalam studio. Bersama dirinya ditemukan beberapa barang bukti, di antaranya 1 paket sabu, 1 perangkat alat bong dan sisa pakai, alumunium foil serta korek api.

Selain itu ditemukan juga sejumlah uang, serta dari hasil uji urin, Ari positif menggunakan narkoba. Kandungan dalam urin Ari terdapat zat methamphetamine, ekstasi dan sabu.

Dikatakan AKBP Hando Wibowo, dari tangan gitaris grup band asal Surabaya itu, disita satu paket sabu-sabu utuh, satu paket sisa pakai, satu alat bong, alumunium foil, dan korek api.

"Setelah uji urine, hasilnya methaphetamine positif, amphetamine positif, ekstasi, dan sabu-sabu positif," beber AKBP Hando Wibowo.

AKBP Hando Wibowo menyampaikan, penangkapan Ari yang akrab dipanggil Homer ini berdasarkan informasi dari masyarakat. Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan dan pendalaman terkait penangkapan ini.

"Berdasarkan informasi masyarakat dan dilakukan penangkapan paksa hari ini. Dia sangat kooperatif," tandasnya.

Ari tidak begitu saja tertangkap narkoba. Ia diciduk kepolisian berdasar informasi dari bandar bernama Rohiman alias Iman yang sebelumnya juga tertangkap. Saat itu bandar tersebut ditangkap dengan barang bukti 3 klip sabu dalam satu paket.

See Also

Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
Uang Pengganti E-KTP, KPK Sita Rp 862 Juta Dari Setya Novanto
Keterangan Ahli Ketua DPD KAI DKI Jakarta Pada Sidang Lanjutan Julius Lobiua
TNI AL Ringkus Pelaku Narkoba Di Tanjung Ahus
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.503.087 Since: 05.03.13 | 0.111 sec