Ekonomi

Wali Kota Surabaya Mewanti-wanti AirAsia Jangan Potong Uang Santunan

Friday, 09 Januari 2015 | View : 652

JAKARTA-SBN.

Berbagai pihak terus mendorong agar penyelesaian klaim santunan kepada keluarga korban kecelakaan pesawat AirAsia kode penerbangan QZ 8501.

Kali ini, Wali Kota Surabaya, Ir. Tri Rismaharini, M.T. atau terkadang ditulis Tri Risma Harini menyambangi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menyampaikan pesan dari keluarga korban yang rata-rata berasal dari Surabaya. "Saya kesini (OJK) membawa beberapa pesan dari keluarga korban. Selain klaim asuransi, keluarga korban juga menanyakan bagaimana kejelasan nasib apabila korban-korban tersebut punya kepemilikan saham, tabungan, maupun deposito. Saya juga berharap OJK dapat menindaklanjuti hal itu," tegas Insinyur lulusan Arsitektur dan pasca sarjana Manajemen Pembangunan Kota Institut Teknologi Surabaya (ITS) di Jakarta, Jumat (9/1/2015).

Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya, Risma mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Surabaya akan terus memberikan pendampingan pada keluarga korban. Pihaknya juga berkomitmen akan terus membantu memperjuangkan hak-hak korban agar diberikan pada ahli waris.

Nilai asuransi Rp 1,25 miliar per orang dari musibah jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501 itu tidak dipotong biaya administrasi Rumah Sakit (RS), pendidikan anak korban, dan tanggungan sosial terkait korban.

Keseluruhan biaya tersebut ditanggung Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Pemerintah Pusat. "Untuk keperluan identifikasi jenazah, Rumah Sakit (RS), penyediaan lokasi sementara untuk jenazah, administrasi akta kematian, akta ahli waris, dan pendampingan psikologi, kami mengerjakan semuanya. Saya harap keluarga korban tidak perlu khawatir ada pemotongan klaim asuransi karena keperluan itu," papar Wali Kota Surabaya, Ir. Tri Rismaharini, M.T. atau terkadang ditulis Tri Risma Harini kepada awak media di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jakarta, Jumat (9/1/2015).

Mantan Kepala Badan Perencanaan Kota Surabaya (Bappeko) hingga tahun 2010, Risma mengungkapkan bahwa biaya pemakaman jenasah yang telah ditemukan juga tidak dilimpahkan kepada keluarga korban. Khusus untuk biaya pemakaman korban ditanggung oleh AirAsia. Perempuan berjilbab tersebut juga mewanti-wanti agar AirAsia tidak memotong santunan asuransi dikarenakan ada biaya-biaya yang telah dikeluarkan. "Saya berharap biaya pemakaman itu gratis. Sebab, itu kompensasi yang mereka terima. Jangan sampai dipotong asuransi yang mereka dapatkan. Saya mohon agar santunan dari asuransi tidak dipotong. Kalau masalah ambulans dan sebagainya itu memang yang sudah kami berikan," urai Risma yang merupakan seorang birokrat tulen, yang meniti karier sebagai seorang pegawai negeri sipil (PNS) Kota Surabaya sejak dekade 1990-an.

Tri Rismaharini yang tercatat sebagai wanita pertama di Indonesia yang dipilih langsung menjadi Wali Kota melalui pemilihan Kepala Daerah (pemilukada) sepanjang sejarah demokrasi di Indonesia tersebut memastikan seluruh proses pengurusan administrasi keperluan akta kematian dan ahli waris berlangsung cepat. "Saya meminta petugas mempermudah proses pembuatan akta kematian dan ahli waris. Semua persyaratan administrasinya sudah kami sediakan. Jika ada data yang kurang valid, saya meminta anggota keluarga untuk memastikan kebenarannya. Saya tidak mau ada kesalahan dalam penyaluran klaim," pungkas wanita pertama yang terpilih sebagai Wali Kota Surabaya sepanjang sejarahnya.

See Also

Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
Koperasi Kodim 0716/Demak Ikuti Pasar Murah
Babinsa Koramil 10/Kradenan Bersama Petani Panen Jagung
Babinsa Koramil 05/Cepu Bantu Petani Bajak Sawah
Persit Ranting 9/Kedungtuban Semangati Suami Tanam Padi
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.503.094 Since: 05.03.13 | 0.1379 sec