Ekonomi

2015, McDonald Hapus 8 Item Menu Andalan

Sunday, 04 Januari 2015 | View : 1035

WASHINGTON DC-SBN.

Semua orang pasti tahu betul dengan brand restoran cepat saji yang satu ini. Resto burger cepat saji atau fast food restoran McDonald's memang sangat terkenal dan ada di hampir semua Negara. Dengan menu-menu juga rasa yang ditawarkan, McDonald's memiliki ciri khas tertentu dan berbeda dengan restoran cepat saji lainnya.

Terlalu banyaknya menu malah menurunkan laba. Hal ini membuat McDonald Corp terpaksa memangkas delapan menu mulai Januari 2015. McDonald Corp telah mengumumkan sedikitnya 8 item menu miliknya akan dihapus mulai Januari 2015.

Rencana penghapusan item itu diakui McDonald's disebabkan karena terlalu banyaknya menu pilihan justru menurunkan laba dibanding memberi keuntungan. Keuntungan McDonald's dilaporkan menurun 4,6 persen, terutama pada November.

Penjualan McDonald’s terus menurun meski sejumlah menu baru McDonald's masih populer. Penjualan McDonald's terus menurun di tengah meningkatnya popularitas restoran kasual. Pihak McDonald mengaku penjualan produk mereka mengalami penurunan setelah banyak restoran yang serupa muncul seperti jaringan resto Meksiko spesial tortillas, burritos, dan tacos di Amerika Serikat (AS), Inggris, Kanada, Jerman, Prancis, Chipotle Mexican Grill serta jaringan bakery-cafe fast casual resto di Amerika Serikat (AS) dan Kanada, Panera Bread.

Dilansir dari Foodbeast, Minggu (4/1/2015), penghapusan delapan item itu juga merupakan bentuk analisis atau dijadikan uji coba McDonald's terhadap menu apa saja yang patut dipertahankan dan sebaliknya.

Adapun delapan menu yang akan dihilangkan termasuk kategori Pounder Quarter dengan keju, Premium Chicken Sandwich dan Wraps Snack, serta setidaknya semua variasi tambahan dari item tersebut dihapus.

Untuk kategori Pounder yang secara drastis akan dikurangi yaitu seperti Bacon Habanero Ranch, Bacon and Cheese, Deluxe. Sementara kategori Premium Chicken Sandwich antara lain Ranch, BLT, Club.

Lalu dari Wraps Snack yaitu Premium, Mac Wraps dan Regular. Beberapa lokasi uji coba yang dipilih McDonald's sementara ini seperti McDonald's di Delaware, Texas, California, Georgia, dan Tennessee.

Selain itu dikabarkan, McDonald's juga masih mempertimbangkan mana lagi menu yang dapat dihilangkan.

Dikuranginya menu McDonald's juga bertujuan agar meringankan beban pekerja dapur McDonald's sendiri. Selain itu perubahan layanan ini juga diharapkan menjadikan layanan kualitas McDonald's menjadi lebih baik, dan efektif.

Dikabarkan McDonald Corp. mengumumkan pada Rabu (10/12/2014) lalu bahwa pihaknya berencana untuk memotong atau menghapus delapan item dari menu yang akan dimulai pada bulan Januari 2015 mendatang. Rantai makanan cepat saji ini telah dikenal akan pilihan menunya yang banyak, yang ternyata baru-baru ini justru menjadi penghalang dan bukannya aset, seperti dilansir Food Beast.

Rencana penghapusan delapan item tersebut merupakan bagian dari perombakan model layanan. Dalam beberapa minggu ke depan, McDonald's akan menganalisis bahan-bahan secara internal untuk melihat apa yang dapat dipertahankan dan apa yang harus disingkirkan.

McDonald's akan lebih terfokus pada peningkatan kualitas barang-barang yang dimiliki daripada menawarkan menu-menu baru yang lebih megah. Tujuannya adalah untuk membantu meringankan bebean kerja para koki dan menjaga kecepatan dalam produksi.

Ini juga bisa menjadi upaya untuk meringankan masalah yang datang dengan inovasi McDonald's yang baru yaitu tablet “Build Your Burger”. Karena sistem drive-thru tidak menawarkan opsi tersebut, waktu pengiriman tidak akan diperlemah oleh burger kustom dan diharapkan untuk dapat mempercepatnya adalah dengan penghapusan beberapa item menu.

See Also

Pengangguran Di Amerika Serikat Menurun
Bursa Asia Ditutup Menguat
Harga Emas Berbalik Menguat Didukung Data Ekonomi AS
Dow Jones Dan S&P Melemah, Nasdaq Menguat
Merger Peugeot Dan Fiat-Chrysler Jadi Pabrikan Mobil Ke-4 Terbesar Dunia
Turunkan Angka Pengangguran, BLKK Al Mawaddah Melatih 48 Tenaga Kompeten
Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.405.595 Since: 05.03.13 | 0.2133 sec