Ekonomi

2015, McDonald Ganti Slogan Untuk Usir Haters

Sunday, 04 Januari 2015 | View : 663

WASHINGTON DC-SBN.

Rumah makan cepat saji McDonald’s akan mengganti slogan I’m Lovin’ It menjadi Lovin’ Beats Hatin’. Penggantian slogan itu akan dimulai pada 1 Januari 2015.

Namun di balik itu, seperti yang dilansir dari Wall Street Journal, ada banyak juga yang mengaku sebagai haters McDonald's dengan berbagai alasan. Mengatasi hal ini pihak McDonald's pusat pun berencana akan mengganti slogan lama McDonald's untuk membuat produk McDonald's lebih fresh.

Ternyata, salah satu alasan McDonald’s mengganti slogannya adalah untuk melawan para pembencinya. Karena itu, McDonald’s memutuskan untuk mengubah imej (image)-nya. Dalam upaya mengatasi haters-nya, McDonald's mengubah image-nya dengan menciptakan slogan baru. Perubahan slogan itu juga bertujuan untuk menyebarkan kebahagiaan kepada pembenci McDonald’s di internet.

Dilansir Wall Street Journal, untuk mengatasi keuntungan yang menurun, makanan cepat saji raksasa ini berencana untuk meluncurkan kampanye iklan baru mulai awal tahun depan dengan slogan “Lovin’ Beats Hatin’” yang bertujuan untuk menyebarkan kebahagiaan dalam menghadapi kebencian internet.

Slogan baru tersebut tidak akan mengganti slogan lama McDonald “I’m Lovin’ It”, tapi berusaha untuk memberikan bobot pemasaran yang lebih luas di seluruh dunia.  Slogan baru tersebut akan mulai dikampanyekan awal tahun depan.

Kampanye ini diharapkan mulai terlaksana pada 1 Januari 2015 termasuk kemudian akan mengudara selama 60 detik dalam Super Bowl XLIX yang disiarkan NBC pada tanggal 1 Februari 2015 mendatang. Super Bowl sendiri adalah sebuah ajang pertandingan final sepak bola Amerika yang dilangsungkan di akhir musim pertandingan NFL di Amerika Serikat (AS).

"Kami selalu bekerja sama dengan mitra atau rekanan kami untuk suatu hal-hal kreatif yang baru. Masih terlalu spekulatif apabila saya berbicara tentang iklan slogan baru McDonald’s di ajang Super Bowl dan juga kampanye yang akan dilakukan pada tahun depan,” kata salah satu Juru Bicara McDonald’s. “Ini sangat spekulatif dan terlalu dini untuk berbicara tentang iklan Super Bowl dan kampanye untuk tahun depan,” tambah seorang Juru Bicara McDonald's.

Beberapa waktu terakhir, baru-baru ini, McDonald’s sendiri telah mempopulerkan dan meluncurkan kampanye "Our Food. Your Questions? Belum lama ini, sebuah kampanye yang berupaya untuk mengungkapkan bahan-bahan yang digunakan McDonald's memperkenalkan produk spesial dalam beberapa item yang paling popular di sejumlah menu favorit seperti contohnya BigMac.

"Slogan yang akan diganti I’m Lovin’ It telah menjadi kampanye yang sukses besar bagi McDonald’s selama bertahun-tahun. Dalam beberapa tahun terakhir, tapi, bahkan, kampanye yang paling sukses pun harus perlu berkembang agar tetap segar,” kata Mark Kalinowsky, seorang analis di perusahaan Janney. (wallstreetjournal)

See Also

Harga Emas Berbalik Menguat Didukung Data Ekonomi AS
Dow Jones Dan S&P Melemah, Nasdaq Menguat
Merger Peugeot Dan Fiat-Chrysler Jadi Pabrikan Mobil Ke-4 Terbesar Dunia
Turunkan Angka Pengangguran, BLKK Al Mawaddah Melatih 48 Tenaga Kompeten
Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.783.878 Since: 05.03.13 | 1.6783 sec