Redaksi

Ibadah Natal Bersama GKI Yasmin Dan HKBP Filadelfia Di Depan Istana Presiden RI

Author : Opa Jappy | Friday, 26 Desember 2014 | View : 764

SBN

Hari ini, Kamis (25/12/2014) ketika cerah ceria pagi yang sejuk dari Mentari Pagi di Hari Natal, kelompok-kelompok warga jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Bogor mau memperingati Natal di “Tanah Gereja” milik mereka. Mereka hanya mau berdoa sejenak di sana.

Namun, apa yang terjadi. Kaki tangan Wali Kota Bogor ke-16 periode 2014-2019, Dr. Arya Bima Sugiarto, M.A. menghadang jemaat GKI Yasmin. Satpol PP Bogor atas perintah Wali Kota Bogor dan dibantu oleh kelompok massa intoleran melakukan penghadangan.

Perayaan Natal di GKI Yasmin, Kota Bogor, berakhir ricuh. Puluhan jemaat GKI Yasmin terlibat keributan dengan petugas Satpol PP Kota Bogor dan sekelompok orang yang tak setuju dengan adanya GKI Yasmin. Keributan terjadi, lantaran petugas Satpol PP dan sekelompok orang itu hendak membubarkan prosesi doa di depan gerbang Gereja, Kamis (25/12/2014).

Suasana makin memanas, ketika jemaat yang rata-rata didominasi oleh kaum wanita itu enggan membubarkan diri dari lokasi, setelah petugas meminta agar tak menggelar kegiatan di GKI Yasmin.

Bahkan, ketika warga jemaat mau melakukan ibadah Natal di tanah kosong depan “Halaman Gereja ” yang disegel, Satpol PP dan para intoleransist melakukan pemaksaan agar kegiatan tersebut dihentikan; mereka melakukan “ancaman” dalam kata dan perbuatan.

Bahkan, ada intoleransist yang dengan congkak serta arogan berkata, “Hei, mau apa lo semua ke sini. Di sini bukan tempat ibadah,” ucap salah satu warga yang menentang keberadaan GKI Yasmin dan juga ada warga yang satu lagi menimpali dengan kasar berkata, “Kalau enggak mau bubar dari sini, gue bubarin paksa.” 

Intimidasi dan kata-kata kasar terus terlontar dari sekelompok orang yang tidak setuju dengan adanya GKI Yasmin. Lebih dari itu, muncul kata-kata yang bersifat intimidasi dan kasar, dan tak sopan dari mereka, yang katanya beragama.

Nyaris terjadi adu fisik di lokasi. Aksi baku hantam pun nyaris terjadi, tatkala beberapa jemaat GKI Yasmin balik melawan.  Tak sedikit jemaat perempuan yang yang histeris dan menangis.

"Kami bukan teroris, kami hanya ingin beribadat," kata salah satu jemaah GKI Yasmin sambil berteriak. Sejumlah jemaat pun histeris seketika, bahkan sampai menitikan air mata akibat perlakuan intimidasi yang mereka terima.

Jemaat pun akhirnya terpaksa membubarkan diri dari lokasi, dan dikawal oleh petugas Kepolisian serta Satpol PP.

Jemaat GKI Yasmin mengalah; saling kontak dengan jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia Tambun Bekasi yang juga tak mendapat kesempatan melakukan ibadah Natal di lapangan terbuka, Tanah Gereja di Tambun, Bekasi.

Dari Bogor, warga Jemaat GKI Yasmin bergerak ke Jakarta; sementara dari Bekasi, warga jemaat HKBP Filadelfia, juga meluncur ke Jakarta. Semuanya bertemu di depan Istana Presiden RI.

Di depan Istana, Pohon Natal, dari 3.000 kertas origami,  setinggi lebih dari 2 meter dipasang.

Jemaat kedua Gereja tersebut memasang tenda. Polisi pun mulai melakukan koordinasi.

Ketika semuanya sudah selesai, ibadah Natal pun dimulai; dan dilanjutkan dengan Sakramen Perjamuan Kudus yang dilayani oleh 10 Pendeta yang hadir bersama jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia termasuk Ketua/Rektor Sekolah Tinggi Teologi Jakarta, melayani Perjamuan Kudus. (opajappy)

See Also

Mas Arswendo: Menulis Itu Gampang
Pidato Pertanggungjawaban Atas Penerimaan Soetandyo Wignjosoebroto Award
Merenungi Kepergian KH Hasyim Muzadi
Koalisi Cikeas Usung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni
Saya Mengurus Kewarganegaraan Indonesia Sendiri Dan Tidak Mudah
Lian Gouw Untuk Penyebaran Novel Sejarah Indonesia
Seminar Membangun Ke-Indonesia-an
Rencana Bekerja Untuk Otonomi Perempuan
Ketemu Anak Presiden Di Markobar Surabaya
Mengenang Mas Slamet Riyadi Sabrawi
Batik Cermin Budaya Bangsa Indonesia
Keberlangsungan Batik Dalam Pergulatan
Handoko Wibowo Penerima Yap Thiam Hien Award 2015
Cengkeh Dan Petani Berdaya
Senyum Solidaritas Wong Cilik Yang Aku Suka
Ketika Myra Diarsi Di Tlogo Wening
SBO TV Tentang Masa Orientasi Sekolah
Membimbing Karier Anak
Menulis Karya Besar Yang Berdampak Untuk Yang Lain
Festival Kartini Bersama Wakil Gubernur Dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat
Surat Cinta Untuk Kartini
Wisata Suku Bajo Terbesar Di Dunia
Wisata Darat Di Tomia Wakatobi
Jiwa Entrepreneur Di Belakang Perkembangan Wakatobi
Taman Laut Wakatobi Terbaik Di Dunia
jQuery Slider

Comments

Arsip :201920172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.542.661 Since: 05.03.13 | 0.1449 sec