Redaksi

GKI Yasmin: Kami Akan Terus Berjuang

Author : Siti Fadilah SAg | Friday, 26 Desember 2014 | View : 652

SBN

Hari ini, Kamis (25/12/2014), aku meliput perayaan Natal Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin dan turut serta memberi dukungan pada GKI Yasmin.

Jemaat GKI Yasmin tetap ditolak dan dibubarkan beribadah di Gereja mereka sendiri. Selama bertahun-tahun, jemaat GKI Yasmin di kota Bogor terus menerus mendapatkan pukulan yang sangat menyakitkan. Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin harus menelan pil pahit di hari perayaan Natal.

Puluhan Satpol PP Bogor sudah berjaga dari semalam.

Saat Kamis (25/12/2014) pagi tadi, jemaat GKI Yasmin hendak beribadah di depan Gereja mereka. Saat menggelar ibadah di depan pintu gerbang Gereja, tiba-tiba datang petugas Satpol PP Bogor dan sekelompok orang yang membubarkan prosesi doa. Kelompok intoleran datang dan membuat kerusuhan.

Suasananya sangat tegang dan terjadi kerusuhan. Perayaan Natal di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin Bogor berakhir ricuh. Intimidasi dan kata-kata kasar terus terlontar dari sekelompok orang yang tidak setuju dengan adanya GKI Yasmin.

“Kami bukan teroris, kami hanya ingin beribadah,” kata salah satu jemaah GKI Yasmin sambil berteriak. Jemaat pun histeris seketika bahkan sampai menitikkan air mata akibat perlakuan intimidasi yang mereka terima.

Aku yang sedari pagi meliput melalui foto dan merekam video kena sasaran kelompok intoleran. Mereka, kelompok intoleran itu mengejarku dan meneriaki aku "kafir.... kafir" "lepas jilbabnya" "kafiiiiiiiiir".

Suasana sudah memanas, teman-teman GKI, JLPK, ANBTI, LBH membantu mengamankan aku.

Jika aku tdk segera diamankan mungkin saja aku sudah kena pukul mereka, atau sesuatu yang tidak diharapkan bisa terjadi.

Menyedihkan sekali dengan peristiwa yang hari ini aku alami, aku dikafir-kafirkan oleh sesama Muslim dan dibantu oleh teman-teman Jemaat GKI Yasmin.

Terima kasih mbak Nia Sjarifuddin sudah memberi aku tumpangan mobilnya.

Sungguh pengalaman berharga. Tetap semangat untuk GKI Yasmin! (sf)

See Also

Mas Arswendo: Menulis Itu Gampang
Pidato Pertanggungjawaban Atas Penerimaan Soetandyo Wignjosoebroto Award
Merenungi Kepergian KH Hasyim Muzadi
Koalisi Cikeas Usung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni
Saya Mengurus Kewarganegaraan Indonesia Sendiri Dan Tidak Mudah
Lian Gouw Untuk Penyebaran Novel Sejarah Indonesia
Seminar Membangun Ke-Indonesia-an
Rencana Bekerja Untuk Otonomi Perempuan
Ketemu Anak Presiden Di Markobar Surabaya
Mengenang Mas Slamet Riyadi Sabrawi
Batik Cermin Budaya Bangsa Indonesia
Keberlangsungan Batik Dalam Pergulatan
Handoko Wibowo Penerima Yap Thiam Hien Award 2015
Cengkeh Dan Petani Berdaya
Senyum Solidaritas Wong Cilik Yang Aku Suka
Ketika Myra Diarsi Di Tlogo Wening
SBO TV Tentang Masa Orientasi Sekolah
Membimbing Karier Anak
Menulis Karya Besar Yang Berdampak Untuk Yang Lain
Festival Kartini Bersama Wakil Gubernur Dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat
Surat Cinta Untuk Kartini
Wisata Suku Bajo Terbesar Di Dunia
Wisata Darat Di Tomia Wakatobi
Jiwa Entrepreneur Di Belakang Perkembangan Wakatobi
Taman Laut Wakatobi Terbaik Di Dunia
jQuery Slider

Comments

Arsip :201920172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.498.552 Since: 05.03.13 | 0.2422 sec