Agama & Masyarakat

GP Ansor Ungkap Jati Diri Pembuat Video Ancaman ISIS

Saturday, 27 Desember 2014 | View : 642
Tags : Ansor, Isis

SURABAYA-SBN.

Video ISIS yang menantang TNI, Polri, dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU) menuai kontroversi.

Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur mengungkap jati diri pembuat video ancaman dari kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang ditemukan Densus 99/Asmaul Husna pimpinan Syukron Dossi, berdasarkan paspornya.

"Tim Densus 99 itu langsung turun ke Malang dan Pasuruan. Hasilnya, identitas pembuat video terungkap bernama Salim Mubarok sesuai data paspor, yakni kelahiran Pasuruan, 25 Agustus 1972," beber Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Rudi Triwachid di Surabaya, Sabtu (27/12/2014).

Dalam rekaman yang diunggah di YouTube pada 24 Desember 2014, seorang pria yang kini teridentifikasi sebagai Salim Mubarok Attamimi mengancam Panglima TNI, Polri, dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama.

Menyikapi ancaman itu, Ansor Jawa Timur menggelar rapat terbatas di Grha Ansor Jatim, Gayungsari, Surabaya, yang menyepakati pembentukan tim investigasi Densus 99/Asmaul Husna. "Beredarnya video itu memang sempat membuat banyak kalangan menghubungi Ansor Jatim. Ini cukup beralasan karena basis utama Ansor-Banser memang ada di Jatim," urai Rudi Triwachid.

Rudi Triwachid memaparkan, rumah Salim Mubarok berada di RT 5 RW 6, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggung, Kota Pasuruan. Rumah itu warisan dari orangtua Salim, namun di memilih pindah ke Malang bersama istri dan anaknya dengan menyewa sebuah rumah di daerah Kedungkandang.

Salim Mubarok berasal dari keturunan Arab Yaman Bani At Tamimi karena itu dia dikenal dengan nama lengkap "Salim Mubarok Attamimi". Pada Mei 2014, Salim Mubarok bersama istri dan lima anaknya, tiga anak kandung, dua anak angkat, berangkat ke Suriah.

Sebelum memboyong istri dan lima anaknya itu, Salim Mubarok sebenarnya telah bergabung dengan ISIS di Suriah, dan sempat beberapa kali kembali ke Pasuruan dan Malang.

Sebelum ke Suriah dan bergabung bersama ISIS, Salim Mubarok pernah berada di Yaman bergabung bersama AQAP, sebuah organisasi sayap Alqaeda di Yaman. Saat berada di Yaman itu, Salim Mubarok diketahui beberapa kali masuk daerah perbatasan Turki-Suriah.

"Yang jelas, model ISIS itu bukan cermin dakwah Islam, karena dakwah Islam dalam Alquran dan hadits justru tidak menganjurkan cara-cara kekerasan, melainkan cara bijaksana dan dengan ajakan yang santun," tukas Rudi Triwachid.

Bahkan, Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa kafir dzimmi pun wajib dilindungi.

"Nabi juga menyatakan perang dalam Islam itu hanya bersifat pertahanan diri. Jadi, Islam itu tidak suka dengan cara-cara kekerasan, jadi cara ISIS itu bukan cara Islam, ISIS hanya main klaim dengan Islam, padahal ISIS tidak Islami sama sekali," tegas Rudi Triwachid.

Banser juga menanggapinya dengan menyodorkan pasukan khusus yaitu Densus 99 Asmaul Husna jika ISIS menghendaki kekerasan dan mengganggu keutuhan NKRI. Hal itu diungkapkan Kepala Satuan Koordinasi Nasional (Satkornas) Banser, Alfa Isnaen saat jumpa pers di kantor Pengurus Wilayah NU (PWNU), Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (27/12/2014).

Alfa Isnaen menyebutkan jika dalam video itu hanya bermaksud untuk menantang dengan kekerasan, Banser siap melawan. "Kami selaku pengawal negeri, pengawal NKRI, apapun yang diminta akan (kita) siapkan. Koordinasi dengan para ulama karena pemilik mandat di Banser adalah para ulama," tukas Alfa Isnaen.

Alfa Isnaen menegaskan, kesiapannya itu ditunjukkan dengan adanya Densus 99 Asmaul Husna. Pihaknya juga bekerjasama dengan TNI Polri untuk memperoleh informsi valid agar para pimpinan bisa menentukan tindakan apa yang harus dilakukan Densus 99 Asmaul Husna.

"Kita konsolidasikan kekuatan, kita punya pasukan khusus. Densus 99 Asmaul Husna. Persoalan yg terjadi di bawah kita cover. Dengan gerakan yang masif dari densus saat ini, kita dapat info banyak sehingga kita para pimpinan ini bisa ambil sikap sesuai kapasitasnya di tempat masing-masing," terang Alfa Isnaen.

Meski menggebu dan siap melawan ISIS jika sampai mengganggu NKRI, namun pihaknya tidak akan terprovokasi dan bertindak sendiri. Lagipula belum bisa dipastikan apakah benar ancaman berupa video yang disampaikan Abu Jandal Al Yamani Al Indunisi itu berasal dari ISIS atau hanya kelompok radikal. "Keseriusan ini bukti kongkret cinta NKRI," tegasnya.

Densus 99 tidak ada hubungan sama sekali dengan Densus 88 Anti Teror milik Polri. Namun pasukan ini memiliki tanggung jawab yang hampir sama, yakni mencegah terorisme. (rep/jos)

See Also

Kapolri Sebut Teringat Insiden Sweeping Sabuga Bandung
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Pesan K. H. Aniq Muhammadun Dalam Halalbihalal UMK
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Danpos-Babinkamtibmas Kebonagung Bersinergi Amankan Perayaan Kebaktian
Dandim 0716/Demak Tarling Perdana Bersama Bupati
Kodim 0716/Demak Dan GP Ansor Milik Warga Demak
Tangkal Radikalisme, Babinsa Bangun Komunikasi Dengan GP Ansor
Menangkal Gerakan Radikal Teroris Kaum Perempuan: Belajar Dari Sunan Kudus
Kepedulian Babinsa Kodim 0716/Demak Terhadap Tokoh Agama
Ngalap Berkah, Dandim 0716/Demak Ruwahan Dan Kirab Budaya
Bersama Bupati, Dandim 0716/Demak Buka Acara Tradisi Megengan Guna Menyambut Bulan Suci Ramadhan
Kasdim 0716/Demak Hadiri Musyawarah Tamir Masjid Agung Demak
Danramil 03/Wonosalam Komsos Dengan Toga, Tomas, Dan Toda
Nuansa Religius Warnai HUT Kabupaten Demak Yang Ke-515
Selamat Jalan Bang Indra Sahnun Lubis
UGM Tolak Usul Penerimaan Mahasiswa Lewat Kemampuan Baca Kitab Suci
Kodim 0716/Demak Gelar Doa Bersama Pada 171717
Dandim 0721/Blora Ajak Warga Blora Doa Bersama
Ulama NU KH Hasyim Muzadi Wafat Kamis Pagi
Anton Ferdian Rilis Kisahku
Marie Muhammad Berpulang
K.H. Sofiyan Hadi Sebut Setiap Anak Itu Spesial
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.664.824 Since: 05.03.13 | 0.1701 sec