HAM

Harapan Jemaat GKI Yasmin Ke Presiden Jokowi, Facebooker Kirim Pohon Natal Origami

Friday, 26 Desember 2014 | View : 874

JAKARTA-SBN.

Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin Bogor dan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia Tambun, Bekasi melakukan ibadah Misa Natal secara sederhana di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (25/12/2014).

Meski hanya berbekal payung dan alas berupa spanduk, para jemaat khidmat beribadah.

Meski di bawah terik matahari peribadatan berlangsung khusyuk dan khidmat. Terik matahari tak menyurutkan mereka menyiapkan dekorasi Natal.

Tampak pula gelas-gelas anggur yang diletakkan di sebuah meja sebagai bentuk ritual perjamuan Kudus serta sebuah pohon Natal yang terbuat dari 3.000 kertas origami berbentuk burung. Lilin-lilin dalam kaca menambah dekorasi perayaan Natal sederhana tersebut.

Sebuah pohon Natal yang terbuat dari kumpulan origami mengiringi peribadatan. Sebuah replika pohon Natal yang terbuat dari susunan burung-burung kertas origami pun menghiasi lokasi ibadah. Sebuah replika pohon natal yang terbuat dari susunan burung-burung kertas origami tampak dipajang di area peribadahan. Pohon Natal ini berangka kayu dengan tinggi 2 meter. "Pohon Natal itu diisi origami Jepang yang menggambarkan harapan kami agar Indonesia bisa jadi rumah bersama bagi semua umat beragama dan bisa beribadah dengan aman dan bebas," ungkap Juru Bicara GKI Yasmin Bona Sigalingging di lokasi, Kamis (25/12/2014).

GKI Yasmin menggalang dukungan dengan mengajak siapa pun membuat origami melalui laman Facebook 'Peduli Yasmin'. Tanggapan dan partisipasi yang didapat pun cukup banyak. Dalam waktu yang terbilang tidak terlalu lama, kiriman burung origami mencapai 3.000 buah. Namun, untuk rangkaian pohon Natal ini membutuhkan 1.500 origami.

Juru Bicara GKI Yasmin, Bona Sigalingging membeberkan, awalnya pihak GKI Yasmin menggalang dukungan dengan mengajak siapapun membuat origami, melalui laman Facebook 'Peduli Yasmin'. Ternyata tanggapan yang diterima cukup banyak. Hingga kiriman burung origami mencapai 3.000 buah. Hanya saja yang bisa ditempelkan menjadi pohon Natal berangka kayu setinggi 2 meter cuma 1.500 origami. "Banyak orang-orang bahkan lintas iman juga mengirimkan origami, semua satu harapan agar jemaat GKI Yasmin dan HKBP bisa beribadah di Gereja," jelas Bona Sigalingging.

"Origami ini juga ditujukan kepada Pak Jokowi. Kalau bukan kepada Pak Jokowi kepada siapa lagi kami berharap," tambah Bona Sigalingging.

Ratusan jemaat terpantau melakukan ibadah Natal kali ini. Jemaat kedua Gereja tersebut menggunakan spanduk sebagai alas untuk duduk dan payung untuk menahan panasnya sinar matahari.

Ada 5 pendeta yang memimpin Misa Natal itu, yakni ‎Pendeta Edwin Lubis, Pdt. Joas Adi Prasetyo, Pdt. Deppatala Paina, Pdt. Dapot Siregar, dan Pdt. Sonny Dandel. Kelima Pendeta tersebut secara bergiliran melakukan khotbah Natal.

Ibadah Natal kali ini merupakan perayaan Natal kali ketiganya sejak tahun 2012 lalu. Jemaat kedua Gereja itu memilih melakukannya di depan Istana lantaran tak ada lagi tempat yang aman bagi jemaat kedua Gereja tersebut menjalani ibadah ini.

Ibadah di depan Istana Negara ini sekaligus menyindir Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) potret nyata masih adanya intoleransi agama dan ketidakpedulian Negara kepada rakyatnya.

Sebab, Kamis (25/12/2014) pagi tadi, perayaan Natal khidmat yang dilakukan jemaah GKI Yasmin, Bogor harus terganggu lantaran adanya sekelompok masyarakat bersama Satpol PP Kota Bogor yang berusaha menghalangi kegiatan ibadah Natal jemaat GKI Yasmin Bogor.

See Also

Ridwan Kamil Tegaskan Organisasi Massa Dilarang Halangi Dan Hambat Ibadah
Ridwan Kamil Minta Maaf Soal Penghentian KKR Natal Stephen Tong
Menteri Agama Sayangkan Penghentian KKR Natal Stephen Tong Di Bandung
Teror Bom Di Gereja Katolik Medan
Tempat Ibadah Klenteng Harus Tertib Administrasi
Polisi Tetapkan 4 Tersangka Eksploitasi Anak Di Blok M
Rumah Ibadah Tak Punya IMB, Bukan Alasan Untuk Dibakar
Ormas Islam Bekasi Tolak Pembangunan Gereja Katolik Santa Clara
Ormas Islam Protes Perayaan Paskah Digelar Di Stadion
Pemkot Bekasi Relokasi Jemaat Gereja Beribadat Di Kuburan
Wali Kota Bogor Tegaskan Tidak Ada Pembongkaran Gereja GKI Yasmin
Qaraqosh Kota Kristen Terbesar Irak Dikuasai ISIS
ISIS Singkirkan Salib Dan Bakar Ribuan Manuskrip Kuno
Menteri Agama Sebut Ideologi ISIS Berlawanan Dengan Pancasila
HMI Sebut WNI Pendukung ISIS Adalah Pengkhianat Bangsa
Menteri Agama Minta Muslim Indonesia Tak Terpengaruh ISIS
Lukman Hakim Saifuddin Tak Resmikan Bahai Sebagai Agama
Televisi Lebanon Pakai Huruf Nun Demi Solidaritas Warga Kristen Irak
Militan ISIS Ledakkan Makam Nabi Yunus
Pemerintah Kaji Agama Baru Bahai
Militan ISIS Di Irak Bakar Gereja Berusia 1.800 Tahun Di Mosul
Milisi ISIS Kuasai Gereja Tertua Di Irak
Diultimatum ISIS, Warga Kristen Irak Dipaksa Masuk Islam Atau Dibunuh
Bupati Wonosobo Kritisi Kemenag Soal Kebebasan Beragama
Kapolri Larang Ibadah Di Rumah
jQuery Slider

Comments

Arsip :2016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.539.992 Since: 05.03.13 | 0.1556 sec