Hukum

Lima Calon Hakim MK Yang Lolos Seleksi Tahap Kedua

Tuesday, 23 Desember 2014 | View : 778

JAKARTA-SBN.

Panitia Seleksi (Pansel) Calon Hakim Konstitusi telah selesai menggelar wawancara tahap I bagi para calon Hakim MK. Panitia seleksi (Pansel) calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) telah menyelesaikan wawancara kandidat tahap pertama.

Panitia Seleksi (Pansel) Calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) sudah membuat keputusan.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Prof. Dr. Saldi Isra, S.H., M.P.A. membeberkan ke 14 calon yang lulus tahapan sebelumnya, yakni seleksi administrasi, dipanggil untuk diwawancarai oleh ketujuh anggota Pansel. Sebanyak delapan orang diwawancarai kemarin dan sisanya menjalani proses wawancara hari ini. Ketua MK, Hakim MK Hamdan Zoelva yang sebelumnya lulus seleksi administrasi tidak mengikuti seleksi wawancara karena mengundurkan diri. Dari 14 nama kandidat yang mengikuti tahap seleksi ini, lima orang dinyatakan lulus seleksi dari tahapan ini.

Tim Panitia Seleksi calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan lima orang calon Hakim MK yang lolos tahap wawancara kedua. Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Hakim Mahkamah Konstitusi Saldi Isra mengumumkan nama-nama yang berhasil melewati tahap seleksi wawancara yang berlangsung sejak kemarin hingga hari ini. Kelima nama itu terpilih dari total 14 calon yang mengikuti seleksi wawancara.

Alasan Pansel meluluskan lima nama tersebut adalah melihat dari aspek independensi dan kapabilitas. Namun indikator integritas masih akan dikaji dalam proses wawancara selanjutnya. "Dalam mewawancara, kami melihat integritas, kapabilitas, dan independensi para calon," ucap Ketua Pansel Saldi Isra yang dihubungi pada Selasa (23/12/2014). "Jadi secara jujur, aspek integritas belum penuh bisa kita lacak dari dua hari. Ini lebih pada kapabilitas dan independensi, itu pun belum utuh kita telusuri," jelasnya. "Aspek integritas belum penuh bisa dilacak. Sekarang masih dari segi kapabilitas dan independensi," tambah Saldi Isra.

Panitia Seleksi Calon Hakim Mahkamah Konstitusi telah menetapkan lima nama calon Hakim MK yang lulus seleksi wawancara tahap I ke seleksi tahap II. Kelima orang yang lolos itu mendapatkan tiket untuk menjalankan tes kesehatan dan mengikuti wawancara tahap II. Dari lima nama tersebut, tak ada nama Ketua MK Dr. Hamdan Zoelva, S.H., M.H. Mereka menyingkirkan sebelas calon Hakim MK lain yang mengikuti proses seleksi tahap ini.

Selanjutnya, kata Saldi Isra, calon yang lulus akan mengikuti tes tahap lanjutan. "Berdasarkan hasil rapat Panitia Seleksi Calon Hakim MK pada hari Selasa tanggal 23 Desember 2014 nama-nama yang dinyatakan lulus seleksi wawancara tahap I," ujar Ketua Pansel Saldi Isra saat konferensi Pers di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (23/12/2014).

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Prof. Dr. Saldi Isra, S.H., M.P.A. mengatakan, lima orang yang lulus seleksi sudah sesuai dengan rapat panitia. Menurut Ketua Pansel Saldi Isra, seleksi wawancara berjalan lancar tanpa perdebatan berarti. Pansel hanya butuh waktu 30 menit untuk merapatkan nama-nama yang dianggap layak maju ke tahap berikutnya. Ketujuh anggota Pansel hadir dalam wawancara maupun rapat penentuan tersebut. Pansel terdiri dari tujuh anggota yang menilai independensi dan kapabilitas masing-masing calon Hakim Konstitusi.

"Kami dari awal tidak menentukan kuota. Setelah nama masing-masing anggota pansel dihitung siapa yang direkomendasikan, akhirnya nama-nama itu mengerucut lima nama yang akan ikut ke tahap II. Mereka adalah yang dapat suara rata-rata enam pansel dari mereka yang lulus," tambah Ketua Pansel Saldi Isra di Sekretariat Negara, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2014).

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Prof. Dr. Saldi Isra, S.H., M.P.A. menjelaskan, kelima calon yang lolos seleksi wawancara tahap I adalah mereka yang dipilih rata-rata oleh enam anggota Pansel.

Setiap nama yang lolos ini, mendapatkan persetujuan dari dari minimal enam anggota Pansel. Lima calon Hakim MK lolos setelah mendapatkan suara dari minimal enam anggota Pansel. "Yang lolos minimal disetujui enam anggota Pansel, ada satu orang yang disetujui lima anggota pansel, dan ada seorang yang disetujui tujuh anggota pansel," ungkap Ketua Pansel Saldi Isra, saat menggelar konferensi pers, di Gedung 3 Lantai 1, Kementerian Sekretariat Negara (Setneg), Jalan Veteran No.17, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2014).

Menurut Ketua Pansel Saldi Isra, Selasa (23/12/2014), lima calon Hakim MK tersisa itu selanjutnya akan menjalani tes kesehatan pada 29 Desember 2014 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Senin pekan depan. Ketua Pansel Saldi Isra mengungkapkan, lima calon Hakim Konstitusi dijadwalkan mengikuti tes kesehatan pada Senin (29/12/2014) pagi, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. "Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi wawancara tahap pertama diwajibkan mengikuti tes kesehatan pada hari Senin tanggal 29 Desember 2014 di RSPAD, Jakarta," kata Ketua Pansel calon Hakim MK, Saldi Isra di Jakarta, Selasa (23/12/2014). "Membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), bertempat di bagian medical  check up Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroro, Jakarta Pusat," imbuh Ketua Pansel Calon Hakim MK, Saldi Isra, di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (23/12/2014).

Ketua Pansel calon Hakim MK, Saldi Isra menambahkan, pelamar yang dinyatakan lulus seleksi wawancara tahap I diwajibkan mengikuti tes kesehatan pada Senin  29 Desember 2014 pukul 09.00 WIB. Usai menjalani tes kesehatan, calon Hakim MK akan kembali menjalani proses wawancara di Gedung Kementerian Sekretariat Negara pada Selasa (30/12/2014) pekan depan, pukul 08.00-20.00 WIB. "Mereka yang dikatakan lulus akan menjalani tes kesehatan 29 Desember 2014 pukul 09.00 WIB di RSPAD. Lalu akan mengikuti tes wawancara pada 30 Desember 2014 mulai pukul 08.00 sampai 20.00 WIB," terangnya.

Calon Hakim diwajibkan akan mengikuti seleksi wawancara tahap II pada tanggal 30 Desember 2014 yang dilakukan terbuka untuk umum. Setelah tes kesehatan, lanjut Ketua Pansel Saldi Isra, para kandidat akan menghadapi wawancara tahap II pada tanggal 30 Desember 2014. Tahapan yang akan digelar di Ruang Serbaguna, Gedung 3 Lantai 1, Kementerian Sekretariat Negara (Setneg), Jalan Veteran No.17, Jakarta Pusat itu bersifat terbuka untuk umum.

Mereka akan melalui seleksi wawancara tahap II akan digelar pada Selasa (30/12/2014) pagi di Gedung Kementerian Sekretariat Negara (Setneg), Jalan Veteran No.17, Jakarta Pusat, untuk mendalami integritas calon Hakim Konstitusi tersebut.  "Pada tanggal 30 Desember 2014 bertempat di Gedung Serbaguna Setneg. Pelamar datang sendiri pukul 09.00 WIB untuk mengambil nomor urut wawancara," tegasnya.

Pansel akan mendatangkan tiga tokoh senior yang berpengalaman pada bidang politik dan konstitusi untuk turut serta mewawancarai para calon. "Nama tiga orang itu masih dalam konfirmasi. Nantinya, kelima calon akan diwawancara masing-masing dua jam. Setiap orang akan mendapat waktu sekitar dua jam," jelas praktisi Hukum dari Universitas Andalas ini.

Untuk diketahui, empat dari lima calon Hakim MK yang lolos wawancara tahap I berlatar belakang akademisi. Mereka adalah, I Dewa Gede Palguna (Universitas Udayana), Indra Perwira (Universitas Padjajaran) yang juga penguji Ketua MK Hamdan Zoelva saat disertasi, Aidul Fitriaciada Azhari (Universitas Muhammadiyah Surakarta), dan Yuliandri (Guru Besar Universitas Andalas). Sedangkan Imam Anshori Saleh adalah salah seorang Komisioner Komisi Yudisial (KY).

Berikut ini adalah nama-nama calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang disampaikan berdasarkan nomor urut wawancara tahap I:

1. Dr. I Dewa Gede Palguna, S.H., M.Hum. (Dosen Hukum Tata Negara di Fakultas Hukum Universitas Udayana Bali).

2. Dr. Imam Anshori Saleh, S.H., M.Hum. (Komisioner Komisi Yudisial).

3. Prof. Dr. Yuliandri, S.H., M.H. (Guru Besar FH Universitas Andalas Padang).

4. Dr. Aidul Fitriaciada Azhari, S.H., M.Hum. (Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta).

5. Dr. Indra Perwira, S.H., M.H. (Dosen FH Universitas Padjajaran Bandung).

Selanjutnya, pada 4-5 Januari 2015, Pansel akan melakukan rapat final untuk memutuskan satu nama yang akan diserahkan kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Calon Hakim MK yang lolos akan diumumkan pada‎ tanggal 5 Januari 2015. Nama-nama yang lolos akan diserahkan kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Pelantikan akan dilakukan pada tanggal 7 Januari 2015.

Para calon Hakim MK tersebut diwawancarai oleh 7 orang Pansel. Mereka adalah Prof. Dr. Saldi Isra, S.H., M.P.A. sebagai Ketua, Refly Harun, S.H., M.H., LL.M. sebagai Sekretaris, Dr. Harjono, S.H., M.C.L. dan Dr. Todung Mulya Lubis, S.H. juga Dr. Maruarar Siahaan, S.H., M.H. dan Dr. Widodo Ekatjahjana, S.H., M.Hum. serta Prof. Dr. Satya Arinanto, S.H., M.H. sebagai anggota Panitia Seleksi (Pansel).

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.383.080 Since: 05.03.13 | 0.2289 sec