Hukum

Machfud Suroso Didakwa Korupsi Rp 46,5 Miliar

Thursday, 18 Desember 2014 | View : 666

JAKARTA-SBN.

Direktur Utama PT. Dutasari Citra Laras, Machfud Suroso didakwa melakukan korupsi Rp 46,5 miliar dalam proyek pembangunan sarana olahraga terpadu Hambalang, Kabupaten Bogor, provinsi Jawa Barat.

Pengusaha Machfud Suroso didakwa menggunakan uang proyek pembangunan lanjutan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Bogor, Jawa Barat senilai Rp 46,5 miliar.

Machfud Suroso yang didakwa korupsi dalam proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, disebut menikmati uang korupsinya untuk berwisata ke Eropa. Uang hasil korupsi dari proyek Hambalang digunakan Direktur Utama (Dirut) PT. Dutasari Citra Laras, Machfud Suroso untuk plesiran alias jalan-jalan ke Eropa. Uang yang seharusnya untuk pembangunan sarana olahraga itu justru digunakan Machfud Suroso untuk kepentingan pribadi.

Machfud Suroso adalah terdakwa keempat yang diadili karena terlibat kasus Hambalang, salah satu proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) 2010-2012 yang merugikan keuangan negara Rp 464,5 miliar. Tiga terdakwa sebelumnya adalah Teuku Bagus Mokhamad Noor, Deddy Kusdinar, dan Andi Alfian Mallarangeng.

Surat dakwaan Machfud Suroso sebagian di-"copy-paste" dari dakwaan terdakwa terdahulu, yakni Deddy Kusdinar. Khususnya pada bagian pihak-pihak yang disebut diuntungkan oleh perbuatan Machfud Suroso dalam proyek Hambalang, yang diantaranya belum ditersangkakan oleh lembaga antirasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seperti Andi Alfian Mallarangeng, Teuku Bagus Mokhamad Noor, Anas Urbaningrum, dan Deddy Kusdinar, yang perkaranya sebenarnya telah terbukti di Pengadilan.

Hal tersebut sebagaimana terungkap dari surat dakwaan milik Machfud Suroso yang dibacakan oleh tim Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi dalam persidangan perkara korupsi proyek Hambalang, dengan agenda pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK terhadap Mahfud Suroso di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (18/12/2014).

Disebutkan dalam dakwaan kalau Mahfud Suroso menggunakan uang sebesar Rp 750 juta untuk berwisata ke Eropa bersama Teuku Bagus M. Noor, yang telah dipidana dalam perkara Hambalang, termasuk Mohamad Arifin, Masrokhan, Aman Santoso beserta keluarganya.

Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi Fitroh Rohcahyanto yang bertindak membacakan dakwaan menyebutkan Machfud Suroso menggunakan uang sebesar Rp 750 juta. Machfud Suroso disebutkan pergi bersama eks Direktur Operasional I PT. Adhi Karya (Persero) Tbk., Teuku Bagus Mokhamad Noor serta Mohamad Arifin, Masrokhan, Aman Santoso beserta keluarganya. “Biaya wisata ke Eropa sebesar Rp 750 juta,” beber Jaksa Fitroh Rohcahyanto.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fitroh Rohcahyanto menyatakan, terdakwa Dirut PT Dutasari Citra Laras (DCL) itu memperoleh da­na m­iliaran begitu perusahaan­nya berhasil menjadi rekanan alias sub-kontraktor proyek kerja sama operasional PT. Adhi Karya (Persero) Tbk. dan PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk. (KSO Adhi-Wika).

Menurut Jaksa KPK, Machfud Suroso telah secara melawan hukum dengan memperkaya diri sendiri sebesar Rp 185,5 miliar dari proyek Hambalang. Padahal Mahfud Suroso merupakan subkontraktor mekanikal elektrikal, yang biaya dalam melaksanakan proyeknya hanya mencapai Rp 89,150 miliar.

KSO dilakukan dalam rangka menyelesaikan proyek pem­ba­ngu­nan lanjutan Pusat Pendidi­kan, Pelatihan dan Sekolah Olah­raga Nasional (P3SON) di Ha­m­ba­lang, Kabupaten Bogor, provinsi Jawa Barat.

Machfud Suroso didakwa turut serta melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi terkait
proyek pembangunan lanjutan Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang.

Atas perbuatannya itu, Machfud Suroso didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 se­bagai­mana diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Mendengar dakwaan terhadap dirinya, Machfud Suroso enggan untuk menyampaikan eksepsi. Atas dakwaan itu, Machfud Suroso mengatakan tak akan mengajukan nota pembelaan atau eksepsi. “Pada prinsipnya saya sudah mengerti dengan dakwaan, karena itu kami tidak perlu eksepsi," tegas Machfud Suroso.

Sidang bakal dilanjutkan pada 5 Januari 2015, dengan agenda pemeriksaan saksi. (jos)

See Also

Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.605.144 Since: 05.03.13 | 0.1395 sec