Nasional

Anak Buah Prabowo Subianto Katakan Tak Heran SBY Plinplan

JAKARTA-SBN.

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), H. Desmond Junaidi Mahesa, S.H., M.H. mengaku tidak heran dengan manuver yang dipertontonkan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) yang juga mantan Presiden RI ke-6,  Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait keberadaan Perppu Pilkada. Menurut Desmond J. Mahesa, manuver SBY terlihat saat menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (8/12/2014).

Mantan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Desmond J. Mahesa menilai manuver SBY itu semakin menunjukkan Presiden RI keenam itu memang biasa bersikap inkonsisten alias plinplan SBY. "Saat jadi presiden, kan SBY yang merancang perubahan sistem pemilihan kepala daerah lewat parlemen. Sekarang dia yang ngotot mengubah lewat perppu. Bagi saya tidak ada yang luar biasa dengan pertemuan itu. Ini kan bicara soal konsistensi. Kalau SBY tidak berubah dan konsisten, itu baru saya kaget," urai anggota Badan Musyarawah (Bamus) DPR-RI, Desmond J. Mahesa, Selasa (9/12/2014).

Lebih lanjut, Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Kaderisasi, Desmond J. Mahesa yang pernah duduk di kursi DPR RI Komisi III wakil dari daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Timur (Kaltim) dengan mengantongi 13.439 suara suara dalam Pemilu Legislatif (pileg) 2009, mengatakan, langkah SBY itu justru memaksa Partai Gerindra untuk mengevaluasi keberadaan PD di Koalisi Merah Putih (KMP). Karenanya anak buah Prabowo Subianto di Partai Gerindra itu melihat langkah politik PD hanya didasarkan pada kepentingan sesaat saja.

"Kami harus lebih hati-hati dengan SBY. Sejak awal kami sadar, koalisi ini lebih condong bersandar pada kepentingan, tidak ada yang ideologis," cetus mantan Pengacara mantan Komandan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Muchdi Purwoprandjono dalam kasus Munir, Desmond J. Mahesa yang namanya mulai dikenal publik sejak menjadi salah satu korban penculikan aktivis pro demokrasi pada tahun 1997/1998.

Meski demikian, aktivis yang kemudian menjadi politisi dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini, Desmond J. Mahesa menegaskan bahwa partainya akan terus konsisten berada dalam barisan fraksi yang menolak pengesahan Perppu Pilkada. Alasannya, sikap itu didasari oleh kajian akademik dan masukan sejumlah organisasi masyarakat yang menilai sistem pemilihan kepala daerah secara langsung lebih banyak mudaratnya.

“Kalau kami konsisten saja karena semua ini ada kajian akademiknya dan juga masukan-masukan yang bisa dipertanggungjawabkan,” pungkas Desmond J. Mahesa yang menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI Bidang Hukum, HAM, Keamanan dan menjadi wakil dari daerah pemilihan (dapil) Banten III dengan mengantongi 61.275 suara suara suara suara dalam Pemilu Legislatif 2014.

Presiden ke-6 yang juga Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono sebelumnya menyebut Partai Golkar mengingkari kesepakatan terkait Perppu Pilkada. Hal itu disampaikan mantan Presiden SBY menyikapi pernyataan Aburizal Bakrie (ARB) alias Ical yang menolak pilkada secara langsung dan menginstruksikan Fraksi Golkar di DPR RI untuk menolak Perppu Pilkada. “Kini, secara sepihak PG (Partai Golkar) menolak Perppu, berarti mengingkari kesepakatan yang telah dibuat. Bagi saya hal begini amat prinsip. *SBY*," tulis SBY dalam akun Twitter resmi miliknya, @SBYudhoyono, Kamis (4/12/2014) malam.

SBY mengaku memegang nota kesepakatan bersama enam partai politik pada 1 Oktober 2014 untuk mendukung perppu tersebut. Nota kesepakatan itu, menurut SBY, ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan.

"Waktu itu PD bersedia bersama KMP dalam kepemimpinan DPR & MPR, dgn syarat (mutlak) KMP harus menyetujui & mendukung Perppu. *SBY*," kata SBY.

Soal kesepakatan tersebut sudah pernah diungkap SBY saat Demokrat memilih bergabung dalam Koalisi Merah Putih dalam pemilihan pimpinan parlemen 2014-2019. Demokrat bersedia bergabung asal KMP mendukung Perppu Pilkada.

"Meski Demokrat bukan bagian KMP, mereka ingin kebersamaan di DPR & MPR. Ajakan itu saya respons positif dengan satu catatan. PD bersedia bersama2 di DPR & MPR, jika KMP mendukung Perpu Pilkada Langsung dgn Perbaikan yg akan saya terbitkan," ungkap SBY saat itu. (jpnn/jos)

See Also

Megawati Soekarnoputri Resmikan Patung Soekarno Di Akmil Magelang
Penyebab Kecelakaan Bus Damri Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Bus Damri Kecelakaan Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.910.632 Since: 05.03.13 | 0.1534 sec