Ekonomi

Dwi Soetjipto Terpilih Sebagai Dirut PT. Pertamina

JAKARTA-SBN.

Pemerintah resmi memilih Dr. Ir. Dwi Soetjipto, M.M. sebagai Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) menggantikan Karen Agustiawan yang mengundurkan diri.

Hal tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina yang berlangsung di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dr. Ir. Dwi Soetjipto, M.M. saat ini menjabat hingga tahun 2014 sebagai Direktur Utama PT. Semen Indonesia Tbk., perusahaan induk usaha semen nasional dengan operasi pabrik terbesar di Asia Tenggara.

Dr. Ir. Dwi Soetjipto, M.M. dipilih sebagai Dirut Pertamina berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilakukan hari ini.

Jabatan Dirut Pertamina sebelumnya dipegang oleh Pelaksana Tugas Direktur Utama Pertamina terhitung mulai 1 Oktober 2014, Muhammad Husein. Pasalnya Karen Agustiawan mengundurkan diri sebagai Dirut pada 1 Oktober kemarin.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke-7 yang mulai menjabat sejak 27 Oktober 2014, Rini Mariani Soemarno Soewandi bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, M.B.A. dan Dirut PT. Pertamina yang baru Dwi Soetjipto melakukan jumpa pers di kantor BUMN, Jakarta, Jumat (28/11/2014).

"Rapat pemegang saham telah memutuskan pemberhentian Direksi Pertamina dan melakukan pengangkatan Pak Dwi Soejipto sebagai Dirut Pertamina periode 2014-2019," ungkap Menteri BUMN Rini Soemarno dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (28/11/2014).

Menteri BUMN Rini Soemarno menjelaskan, ada 17 calon Dirut Pertamina yang mengikuti seleksi. Mereka berasal dari internal Pertamina, internal BUMN, dan dari eksternal.

Proses rekrutmen melibatkan dua lembaga konsultan independen serta proses yang berada di Kementerian BUMN.

Pada hari ini Jumat (28/11/2014), Presiden Indonesia ke-7 yang mulai menjabat sejak 20 Oktober 2014 terpilih bersama Wakil Presiden Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla atau sering ditulis Jusuf Kalla saja atau JK dalam Pemilu Presiden (pilpres) 2014, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ memilih Dwi Soetjipto sebagai Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) menggantikan Karen Agustiawan yang mengundurkan diri. “Tentunya assesment akhir dari tim penilai akhir dan terakhir diputuskan Presiden. Bapak Presiden memutuskan putra bangsa terbaik," terang Menteri BUMN Rini Soemarno.

Mantan Dirut PT. Semen Padang tahun 2003-2005 ini, Dwi Soetjipto dianggap sebagai bapak pemersatu industri semen Indonesia karena PT. Semen Indonesia Tbk. dimana dibawah kepemimpinan Dwi Soetjipto menyatukan Semen Padang, Semen Gresik, dan Semen Tonasa. PT. Semen Indonesia Tbk. juga sudah membuka pabrik di Vietnam. Kesuksesan itu cukup memikat Presiden Joko Widodo.

"Semen Indonesia sebagai BUMN berstatus global, memasarkan produknya di regional ASEAN. Sehingga, Bapak Presiden mantap dan yakin. Kami mendukung sepenuhnya dan yakin Pak Dwi mengembang tugasnya dengan baik," papar Menteri BUMN Rini Soemarno.

Direktur Utama PT. Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto yang baru saja diangkat, mengaku siap diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pria kelahiran Surabaya pada 10 November 1955 lalu itu mengungkapkan kesiapan diperiksa oleh KPK maupun BPK serta lembaga lain tersebut terutama terkait rencana review seluruh bisnis industri minyak dan gas pada tahun depan.

“Saya menyambut baik apa yang akan dilakukan oleh KPK maupun BPK, maupun pihak-pihak terkait,” tegas alumnus Fakultas Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, Jumat (28/11/2014).

Menurut alumnus gelar Magister Manajemen dari Universitas Andalas Padang, pemeriksaan menyeluruh oleh KPK itu dinilai dapat membuat perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lebih transaparan. Pemeriksaan itu juga sekaligus untuk menegakkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik Good Corporate Governance (GCG).

Alumnus gelar Doktor Ilmu Manajemen Kekhususan Manajemen Stratejik dari Universitas Indonesia (UI) ini menilai, jika setiap manajemen Pertamina memiliki integritas sebaik-baiknya, tentu tidak perlu menghawatirkan pemeriksaan oleh KPK maupun BPK.

"Bahkan kita akan membuat manajemen akan bergerak lebih aman lagi dalam mengembangkan perusahaan," pungkas Dwi Soetjipto yang untuk prestasi kepemimpinannya sebagai eksekutif korporasi dan sumbangsih terhadap pembangunan almamaternya, pernah dinobatkan sebagai alumnus terbaik dari Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IKA-ITS). (jos)

See Also

Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
Koperasi Kodim 0716/Demak Ikuti Pasar Murah
Babinsa Koramil 10/Kradenan Bersama Petani Panen Jagung
Babinsa Koramil 05/Cepu Bantu Petani Bajak Sawah
Persit Ranting 9/Kedungtuban Semangati Suami Tanam Padi
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.445.543 Since: 05.03.13 | 0.1955 sec