Ekonomi

Nusron Wahid Resmi Dilantik Sebagai Kepala BNP2TKI

JAKARTA-SBN.

Presiden Indonesia ke-7 yang mulai menjabat sejak 20 Oktober 2014 terpilih bersama Wakil Presiden Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla atau sering ditulis Jusuf Kalla saja atau JK dalam Pemilu Presiden (pilpres) 2014, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ melantik politikus Partai Golongan Karya (Golkar), H. Nusron Wahid, S.S. sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) sekitar pukul 16.30 WIB di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/11/2014).

Upacara dimulai dengan pembacaan surat Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengangkatan H. Nusron Wahid, S.S. sebagai Kepala BNP2TKI No.194/M/2014. Presiden Jokowi lalu membacakan sumpah pada ketiganya.

Sebelumnya, saat ditanya soal nama politisi Partai Golongan Karya (Golkar), Nusron Wahid, yang dikabarkan mendapat posisi Kepala BNP2TKI, Sekretaris Kabinet (SesKab) Andi Widjajanto pun terdiam sesaat. "Kalian kan tahu saya enggak akan jawab kalau nama. Tunggu saja Keppresnya," tandas SesKab Andi Widjajanto.

Dikabarkan, mantan anggota Komisi VI DPR RI periode 2009-2014 ini, Nusron Wahid sempat diwacanakan sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

Lulusan SMA Islam Al Ma'ruf Kudus dan MTS Qutsiyyah Kauman Menara Kudus, Nusron Wahid berjasa dalam kampanye Presiden Jokowi lalu dengan menggalang dukungan dari pihak internal Partai Golkar bersama politisi muda lain serta dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

Alumnus Sarjana Sastra di Universitas Indonesia ini, Nusron Wahid saat ini masih menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar 2014-2019 dan juga Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor.

Sedangkan untuk posisi Kepala BNP2TKI, Wakil Presiden Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla atau sering ditulis Jusuf Kalla saja atau JK pernah mengakui bahwa Nusron Wahid bakal mengisi posisi tersebut.

Politikus kelahiran Kota Kudus pada 12 Oktober 1971, Nusron Wahid merupakan politisi Partai Golkar yang dipecat partai yang berada di bawah komando Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie alias Ical lantaran mendukung pasangan Jokowi-JK pada Pilpres 2014 lalu.

JK mengatakan Nusron Wahid terpilih karena kemampuannya, bukan sebagai bentuk kompensasi dukungan saat Pilpres 2014 lalu. Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini pun menegaskan bahwa Nusron Wahid masih kader Partai Golkar. "Dia ini kan tetap Golkar, buktinya tetap anggota DPR," terang dia.

Kepala BNP2TKI yang baru, Nusron Wahid menyatakan akan memberikan perhatian terhadap perlindungan TKI dengan membuat sistem peringatan dini agar bisa mendeteksi persoalan TKI secara dini. Dengan cara tersebut, kondisi TKI seperti kesehatan dan pembayaran gaji bisa diketahui dengan cepat.

Selain itu, model penempatan TKI juga akan diubah. “Kami ingin TKI diberangkatkan dengan gampang prosesnya dan murah biayanya. Sebetulnya sudah ada percontohan di Lombok, NTB. One Stop Service untuk pelayanan kesehatan, Polisi, dan Imigrasi dalam satu kanal. Akan diterapkan di berbagai tempat secara nasional,” jelas anggota Partai Golkar yang juga memenangkan pemilu legislatif dari partai berlambang pohon beringin tersebut. Dengan bermodalkan dukungan dari 13.157 suara rakyat Kudus, Ketua Umum PP GP Ansor ini berangkat ke Senayan sebagai anggota Komisi VI di DPR RI. Di Komisi ini, politisi muda dari Partai Golkar ini bertugas sebagai pengawas kebijakan-kebijakan yang berhubungan dengan perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UKM dan BUMN, dan Standardisasi Nasional.

Sistem pengawasan digital akan digunakan untuk meningkatkan pengawasan terhadap TKI. Namun, lulusan MI Miftahutthalibin Mejobo Kudus ini yang pada bulan Januari 2011 namanya dikenal karena terpilihnya ia sebagai Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, organisasi kemasyarakatan pemuda yang berafiliasi dengan organisasi agama terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) yang didirikan pada tanggal 24 April 1934 ini mengaku belum menemukan model yang tepat. (jos)

See Also

Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
Koperasi Kodim 0716/Demak Ikuti Pasar Murah
Babinsa Koramil 10/Kradenan Bersama Petani Panen Jagung
Babinsa Koramil 05/Cepu Bantu Petani Bajak Sawah
Persit Ranting 9/Kedungtuban Semangati Suami Tanam Padi
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.684.236 Since: 05.03.13 | 0.1868 sec