Hukum

Jero Wacik Diperiksa Sembilan Jam

Thursday, 20 Nopember 2014 | View : 718

JAKARTA-SBN.

Penyidik lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (20/11/2014) memeriksa mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ir. Jero Wacik, S.E. sebagai saksi kasus dugaan pemberian suap terhadap mantan Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Sutan Bhatoegana.

KPK telah menetapkan Jero Wacik dan Sutan Bhatoegana sebagai tersangka.

Lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi telah menetapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ir. Jero Wacik, S.E. sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dalam pengadaan barang di Kementerian ESDM. Jero Wacik diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terkait dengan pengadaan proyek di Kementerian ESDM pada Tahun Anggaran (TA) 2011-2013, Rabu (3/9/2014).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Jero Wacik selama sembilan jam. Dia masuk ke Gedung KPK pada pukul 10.30 WIB dan baru keluar sekitar pukul 19.30 WIB, Kamis (20/11/2014).

Menurut Jero Wacik, penyidik KPK banyak bertanya seputar pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P).

KPK menyangka Sutan Bhatoegana menerima suap terkait pembahasan APBN-P tahun 2013 untuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Namun, Jero Wacik membantah telah memberikan suap dalam bentuk Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Sutan Bhatoegana ataupun anggota Komisi VII DPR RI yang lain. “Saya katakan tidak pernah ada pembahasan THR karena memang tidak ada anggaran THR. Terus pertanyaan juga apakah pernah pak Sutan atau pimpinan Komisi VII plus anggota komisi minta THR sama saya. Tidak pernah. Jadi, saya konfirmasi tidak pernah ada permintaan THR kepada saya,” terang Jero Wacik seusai diperiksa.

Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo mengungkapkan pemeriksaan terhadap Jero Wacik dilakukan untuk melengkapi berkas penyidikan kasusnya. Menurut Johan Budi SP., Jero Wacik diperiksa karena dianggap mengetahui, melihat, atau mendengar dugaan suap yang diterima Sutan Bhatoegana saat membahas APBN-P untuk Kementerian ESDM.

Kasus yang melibatkan Jero Wacik ini merupakan pengembangan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Rudi Rubiandini yang dilakukan KPK pada 13 Agustus 2013 silam.

KPK mencokok mantan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Prof. Dr-Ing. Ir. Rudi Rubiandini R.S. (R.R.) yang saat itu menjabat sebagai Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Rudi Rubiandini diamankan KPK karena menerima uang melalui pelatih golfnya Deviardi alias Ardi, dari perwakilan Kernel Oil Pte Ltd (KOPL) di Indonesia Simon Gunawan Tanjaya.

Uang sebesar SG$ 200.000 dan US$ 900.000 diberikan terkait dengan pelaksanaan lelang terbatas minyak mentah dan kondensat yang diikuti perusahaan milik Komisaris Utama Kernel Oil Pte Ltd (KOPL) Singapura Widodo Ratanachaitong.

Penyelidikan terkait proyek pengadaan di Kementerian ESDM ini merupakan hasil pengembangan proses penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan di Sekretariat Jenderal ESDM yang menjerat mantan Sekretaris Jenderal ESDM Waryono Karno. Tim penyelidik KPK telah meminta keterangan Waryono Karno terkait penyelidikan baru ini. (jos)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.495.996 Since: 05.03.13 | 0.2703 sec