Nasional

Kemenpora Cabut Laporan Dugaan Pencemaran Nama Baik Oleh Ahok

Friday, 21 Nopember 2014 | View : 868

JAKARTA-SBN.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mencabut laporannya ke polisi terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. (Ahok) saat menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta. Permohonan pencabutan laporan tersebut sudah dilayangkan pihak Kemenpora pada Rabu (12/11/2014).

Pencabutan laporan yang ditujukan kepada Bareskrim Mabes Polri ini telah dilakukan pada Rabu (12/11/2014) lalu oleh Kepala Biro Humas, Hukum dan Kepegawaian Kemenpora, Sriyono.

Dalam siaran pers yang dikutip dari situs resmi www.kemenpora.go.id, Kemenpora melakukan pencabutan laporan tersebut melalui Kepala Biro Humas, Hukum dan Kepegawaian Sriyono pada 12 November 2014. Surat permohonan pencabutan laporan itu Nomor 0244/B-2/11/2014 yang ditujukan kepada Direktur Reserse Kriminal Umum Bareskrim Mabes Polri.

Surat pencabutan laporan Polisi No.LP/669/VII/2014/Bareskrim itu pada intinya menyebutkan, sesuai dengan ketentuan Pasal 75 KUHAP, maka Kemenpora mencabut laporan yang pernah disampaikan kepada pihak Kepolisian RI No.LP/669/VII/2014/Bareskrim pada tanggal 7 Juli 2014.

Lebih lanjut dalam surat tersebut juga disebutkan, pencabutan itu dilakukan karena substansi persoalan berupa permohonan penerbitan rekomendasi pengalihfungsian prasarana olahraga stadion Lebak Bulus menjadi Depo MRT telah selesai dengan ditetapkannya Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga No.0901 Tahun 2014 tentang Pemberian Rekomendasi Peniadaan dan/atau Pengalihfungsian Prasarana Olahraga Stadion Lebak Bulus Menjadi Mass Rapid Transit tertanggal 7 November 2014.

Artinya, dengan dicabutnya laporan tersebut, maka Kemenpora tidak akan melakukan tuntutan atau upaya hukum lainnya di kemudian hari. Kemenpora pun berharap Mabes Polri berkenan memproses pencabutan laporan tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Diketahui, 7 Juli 2014 lalu Tim Advokasi Hukum Kemenpora yang didampingi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) saat itu, Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo atau disingkat KRMT Roy Suryo Notodiprojo atau lebih dikenal sebagai Roy Suryo melaporkan Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Kadispora DKI Jakarta atas dasar pencemaran nama baik, terkait dengan masalah Proyek MRT dan kaitannya dengan rencana pengalihfungsian stadion Lebak Bulus.

Seperti yang sudah dipublikasikan pada Siaran Pers Kemenpora tertanggal 5 Juni 2014, Kemenpora merasa tidak nyaman dengan pernyataan beberapa pejabat Pemprov DKI Jakarta yang menyalahkan Kemenpora sebagai salah satu penyebab utama terkendalanya kelanjutan Proyek MRT. Pernyataan tersebut muncul kembali di media massa pada tanggal 6 Juni 2014 dan beberapa hari berikutnya serta mengancam tidak akan mengindahkan perlunya rekomendasi dengan cukup langsung membongkar stadion Lebak Bulus.

Laporan tersebut dimasukkan ke Mabes Polri pada tanggal 7 Juli 2014, di mana Menpora kala itu, Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo Notodiprojo atau disingkat KRMT Roy Suryo Notodiprojo atau lebih dikenal sebagai Roy Suryo kerap bersitegang dengan mantan Bupati Belitung Timur tersebut, Basuki Tjahaja Purnama. Roy Suryo merasa mantan anggota Komisi II DPR RI tersebut Basuki Tjahaja Purnama telah mencemarkan nama baiknya dengan mengucapkan kalimat-kalimat yang menurutnya tidak benar dan merupakan pembohongan publik. Ketegangan antar keduanya yang tak kunjung henti, membuat Roy Suryo memutuskan untuk membawanya ke ranah hukum. “Melaporkan pertama Plt Gubernur DKI Jakarta BTP, dan Kepala Disorda DKI Jakarta, atas berbagai sikap dan tindakan yang menurut Kemenpora tidak tepat dan melawan hukum, yaitu kebohongan publik," ungkap seorang pengurus Partai Demokrat (PD) di bidang Komunikasi dan Informatika Roy Suryo di Bareskrim Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (7/7/2014).

Kebohongan yang dimaksud itu adalah pernyataan-pernyataan yang dilontarkan kedua terlapor ke media massa, dimana terkesan Kemenpora sebagai pihak yang menghambat pembangunan MRT (Mass Rapid Transportation). "Padahal kenyataannya Pemprov sendiri yang tidak punya kemampuan menyelesaikan pembangunan tepat waktu," terang mantan Menteri Pemuda dan Olahraga yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Bersatu II, Roy Suryo.

Roy Suryo pun menanggapi atas kebijakan Kemenpora saat ini yang justru mencabut laporan yang dibuat pada zamannya itu. "Ini memang suatu keniscayaan. Dengan keluarnya rekomendasi dari Kemenpora bahwa Stadion Lebak Bulus dan Taman BMW menjadi tanggung jawab Pemprov DKI, maka sudah seharusnya laporan (pencemaran nama baik) tersebut ditarik," jelas mantan Menpora Indonesia ke-11 dengan masa jabatan 15 Januari 2013-20 Oktober 2014, Roy Suryo saat dikonfirmasi, Jumat (21/11/2014).

Sebab menurut mantan Menteri Pemuda dan Olahraga pengganti Andi Alifian Mallarangeng yang ditetapkan sebagai tersangka oleh lembaga antirasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas keterlibatannya dalam kasus Korupsi Hambalang, Roy Suryo, jika laporan tersebut tidak dicabut, akan terjadi dobel standar yang berbeda. Maka sudah seharusnya Kemenpora tidak melanjutkan laporan pencemaran nama baik oleh Basuki Tjahaja Purnama itu. "Malah seharusnya sejak dikeluarkan rekomendasi, laporan pencemaran nama baik itu langsung dicabut," urai alumnus Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada (1991-2001).

Roy Suryo yang sering dijuluki sebagai pakar informatika, multimedia, dan telematika oleh media massa pun sudah tak lagi merasa sakit hati dengan ucapan-ucapan Basuki Tjahaja Purnama kala itu.

Mantan pengajar di Jurusan Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia tahun 1994-2004, Roy Suryo mengatakan, meski ia yang mengantarkan suratnya langsung ke Mabes Polri, bukan berarti laporan tersebut mengatasnamakan dirinya. "Itu atas nama institusi ya, bukan saya pribadi. Yang melaporkan adalah Biro Humas, Hukum dan Kepegawaian. Saya memang selaku menteri saat itu, bertanggungjawab melapor ke Mabes Polri," tutur mantan pengajar tamu di Program D-3 Komunikasi UGM, mengajar fotografi untuk beberapa semester.

Mantan pembawa acara e-Lifestyle di Metro TV selama lima tahun, Roy Suryo mengaku mendukung langkah yang dilakukan Biro Humas, Hukum dan Kepegawaian tersebut. "Ini hanya masalah administrasi saja, tidak ada yang istimewa. Ya saya mendukung langkah tersebut (pencabutan laporan), karena memang seharusnya seperti itu," tutup mantan Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Teknologi/BPTIY mulai tahun 1999 dan anggota KPID (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah) Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2004-2005. (jos)

See Also

Basarnas Telah Mengetahui Lokasi Tenggelamnya KM Sinar Bangun
Kementerian Sosial Sediakan Logistik Untuk Pencarian Korban KM Sinar Bangun
Kecelakaan Tragis Mobil Menabrak Baja Pembatas Jalan
Mendagri Lantik Penjabat Gubernur Sumatera Utara
Presiden Jokowi Sampaikan Belasungkawa Untuk Korban KM Sinar Bangun
Pernyataan Presiden Jokowi Terkait Musibah KM Sinar Bangun Di Perairan Danau Toba
Dandim 0716/Demak Bersama Masyarakat Panen Raya Demlot
Nahkoda KM Sinar Bangun Diamankan
Dandim 0716/Demak Tekankan Netralitas Dalam Apel Pengecekan Personel Jelang Pilkada
Pencarian Korban KM Sinar Bangun Terkendala Kedalaman Danau Toba
Kodim 0716/Demak Gelar Apel Pengecekan Usai Cuti Lebaran
Arus Balik Di Jalan Arteri Karawang Padat Merayap
Daftar Korban Hilang KM Sinar Bangun
Mendagri Lantik Plt Gubernur Jawa Barat
Jasad Seorang Wanita Ditemukan Dalam Perut Ular Sanca
Perempuan Ditelan Ular Sanca
Kronologi Perempuan Tewas Dimakan Ular
Truk Sampah Dinas LH DKI Hampir Jatuh Dari Jalan Tol Layang
Babinsa Koramil 02/Bonang Bantu Bagikan Sembako Saat Jelang Lebaran
Prajurit Kodim 0716/Demak Tes Urine Secara Acak
Babinsa Terus Dampingi Petani Saat Pengubinan
Danramil 11/Sayung Hadiri Gebyar Pasar Murah
Dosen Dimotivasi Untuk Giat Penelitian Dan Pengabdian
Kodim 0716/Demak Gelar Upacara Bendera Peringati Hari Kebangkitan Nasional Ke-110
Widjanarko, Dosen Fakultas Psikologi UMK Raih Doktor
jQuery Slider
Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.891.374 Since: 05.03.13 | 0.1941 sec