Ekonomi

Presiden Umumkan Kenaikan Harga BBM Bersubsidi Rp 2.000

Monday, 17 Nopember 2014 | View : 696

JAKARTA-SBN.

Pemerintah akhirnya resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pemerintah telah memikirkan dampak dan rencana ke depannya.

Presiden Indonesia ke-7 yang mulai menjabat sejak 20 Oktober 2014 terpilih bersama Wakil Presiden Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla atau sering ditulis Jusuf Kalla saja atau JK dalam Pemilu Presiden (pilpres) 2014, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ menjelaskan, kebijakan itu diambil setelah pemerintah menggelar serangkaian rapat.

Presiden Jokowi menyebut kebijakan itu merupakan pilihan sulit. "Kita dihadapkan pilihan sulit, meski demikian harus memilih," kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Senin (17/11/2014) malam.

Presiden Jokowi mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp 2.000 per liter di Istana Kepresidenan, Senin (17/11/2014) malam.

Dengan demikian harga bensin jenis premium naik dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500 per liter, sedangkan harga solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500 per liter.

"Pemerintah memutuskan untuk mengalihkan subsidi BBM dari sektor konsumtif ke sektor-sektor produktif," kata Presiden Jokowi yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Surakarta (Solo) sejak 28 Juli 2005 sampai 1 Oktober 2012 didampingi F.X. Hadi Rudyatmo sebagai wakil Wali Kota, seperti disiarkan langsung oleh beberapa stasiun televisi swasta nasional.

"Keputusan ini berlaku pukul 00.00 Waktu Indonesia Bagian Barat, terhitung 18 November 2014,” demikian pengumuman dari Pemerintah.

"Harga mulai berlaku pada pukul 00.00 WIB terhitung tanggal 18 November 2014," kata Presiden Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam.

Hadir dalam pengumuman itu para Menteri. Setelah menyampaikan pengumuman Presiden Jokowi meninggalkan podium. Kemudian posisinya digantikan sejumlah Menteri yang menjelaskan lebih rinci terkait kebijakan itu.

Dikabarkan sebelumnya, Presiden Joko Widodo dijadwalkan untuk mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Senin (17/11/2014) pukul 21.00 WIB, demikian menurut sumber di Istana Kepresidenan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro menyatakan rata-rata harga minyak mentah pada  Januari-November 2014 masih US$ 100 per barel. Harga keekonomian BBM masih di atas Rp 10.000 per liter.

"Kita tak bisa bicara harga produksi, melainkan harga keekonomian. Karena sebagian besar minyak mentah dan BBM kita diimpor. Kita pakai harga keekonomian karena ‎unsur harga internasional yang besar," papar Menkeu Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro.

Besaran kenaikan harga BBM ini menjadi bahan perdebatan. Kadin misalnya, meminta kenaikan hingga Rp 3.500 per liter sehingga harga bensin bersubsidi menjadi Rp 10.000 per liter.

Tetapi ada juga yang mengusulkan kenaikan dalam rentang Rp 1.000-Rp 3.000 mengingat harga minyak mentah dunia sedang mengalami penurunan.

Wakil Presiden RI ke-12 menjabat sejak 20 Oktober 2014 didahului Prof. DR. Boediono, B.Ec., M.Ec. yang juga mantan Wapres Indonesia ke-10 dengan masa jabatan 20 Oktober 2004-20 Oktober 2009, Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla belum lama ini mengatakan besaran kenaikan harga BBM direvisi kembali karena faktor penurunan harga minyak mentah dunia tersebut. (jos)

See Also

Ditunggu Warga, Pensertifikatan Tanah Massal Di TMMD Kalikondang
Bursa Asia Ditutup Bervariasi
Semangat Babinsa Koramil 09/Karangtengah Dampingi Panen Perdana MT I
Kontrol Hasil Panen, Babinsa 03/Wonosalam Lakukan Pengubinan Padi
Bersama Warga, Babinsa 06/Wedung Siap Sukseskan Swasembada Pangan
Mendesa Klaim Bank Dunia Contoh Indonesia Terkait Penganggaran Dana Desa
Mulai Hari Ini Harga Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite Turun
Bursa Asia Dan AS Menguat
Menko Maritim Sebut Bandara Kulonprogo Mulai Layani Penerbangan April 2019
Kodim 0716/Demak Buka Stand Pasar Murah
Babinsa Kodim 0716/Demak Perkuat Alsintan Dengan Diklat
Mengoptimalkan LTT Dengan Pemanfaatan Alsintan
Awas Tamu Tak Diundang Di Saat Panen Tiba
Demak Panen Raya Perdana Jagung Hibrida
Dandim 0716/Demak Jamin Demplot Kodim Kualitas Dan Produktivitasnya Panen Bagus
Generasi Muda Didorong Untuk Kreatif
Bursa Nikkei Dibuka Menguat
Menteri Perindustrian Bertemu Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss, Bahas Kerja Sama Dua Negara
Presiden Joko Widodo Terima Kunjungan Menteri Ekonomi Pendidikan Riset Swiss
Babinsa Pendampingan Nyemprot Tanaman Padi
7,23 Juta Wajib Pajak Yang Sudah Lapor SPT
Koperasi Kodim 0716/Demak Ikuti Pasar Murah
Babinsa Koramil 10/Kradenan Bersama Petani Panen Jagung
Babinsa Koramil 05/Cepu Bantu Petani Bajak Sawah
Persit Ranting 9/Kedungtuban Semangati Suami Tanam Padi
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.444.056 Since: 05.03.13 | 0.1725 sec