Hukum

Guru Besar Unhas Ditangkap Saat Konsumsi Narkoba Bersama Mahasiswinya

Friday, 14 Nopember 2014 | View : 1098

MAKASSAR-SBN.

Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. DR. Musakkir S.H., M.H., warga kompleks Unhas Blok A1/8 yang tertangkap tangan mengonsumsi sabu-sabu diketahui menjabat sebagai Pembantu Rektor III bidang kemahasiswaan pada perguruan tinggi terbesar di Indonesia Timur itu dan seorang dosen lainnya yang juga ikut tertangkap menjabat pula sebagai Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Unhas, Ismail Alrip, S.H., M.Kn., warga Jalan Kutacane Utara No.24, Baruga Antang, saat diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu/nyabu bersama mahasiswinya di Hotel Grand Malibu kamar 312, Jumat (14/11/2014) dini hari tadi.

Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polrestabes Makassar, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Syamsul Arif menjelaskan hal itu, Jumat (14/11/2014) pagi ini.

Mantan Kasubdit Teknologi Informasi (TI) Polda Jatim ini mengatakan, Satuan Narkoba Polrestabes Makassar yang mendapat informasi tentang adanya pesta sabu di lokasi itu langsung melakukan penggerebekan.

Di dalam kamar 312, ditemukan, Wakil Rektor 3 Unhas, Prof. DR. Musakkir, S.H., M.H. dan dosen Fakultas Hukum Unhas, Ismail Alrip, S.H., M.Kn. "nyabu' bersama seorang mahasiswinya bernama Nilam, warga Jalan Mawar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Saat dilakukan penangkapan ditemukan sejumlah barang bukti narkoba. Dalam penggerebekan itu, polisi menyita narkoba berupa dua paket sabu lengkap dengan alat hisapnya.

Berdasarkan dari pengakuan ketiga orang tersangka yang ditangkap, masih ada rekan-rekannya yang lain yang juga sedang menggelar pesta sabu di kamar lainnya di Hotel Grand Malibu tersebut.

Polisi pun langsung melakukan penggerebekan dan menemukan Andi Syamsuddin alias Ancu (44), warga BTN Ara Keke, Kabupaten Bantaeng bersama seorang mahasiswi Ainum Nakiyah (18) warga Jalan Pelita No.4, Makassar.

Di lokasi penggerebekan kamar kedua orang tersebut, polisi menyita sabu seberat 1 gram, 2 butir ekstasi, dan alat penghisap sabu (bong).

Berdasarkan dari pengakuan Andi Syamsuddin alias Ancu, barang haram tersebut diperoleh dari teman mereka yang berada di kamar 205.

Tidak menunggu lama, polisi langsung melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap Harianto alias Ito (32) yang merupakan staf Zona Cafe, warga Jalan Kapasa Raya No.4, Daya, Makassar. Di dalam kamar itu, polisi juga menyita satu paket sabu sisa pakai.

"Jadi ada tiga kamar yang digerebek di Hotel Grand Malibu. Total enam orang. Kasus ini masih dikembangkan,” beber AKBP Syamsul Arif.

Mantan Kasubdit Tehkom Bid IT, Polda Jatim ini mengungkapkan bahwa seluruh tersangka kini ditahan di Polrestabes Makassar.

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel), Irjen. Pol. Drs. Anton Setiadji, S.H., M.H. membenarkan penangkapan Guru Besar Universitas Hasanuddin Makassar, Prof. Dr. Musakkir, S.H., M.H. di Hotel Grand Malibu Jalan Pelita Raya,  Jumat ( 14 /11/2014 ) dini hari. “Benar ada laporan dari anggota tentang penangkapan Guru Besar Unhas serta dosen dan mahasiswi tadi subuh, karena dikemukakan barang bukti narkoba" sebut Kapolda Sulsel.

Kapolda Sulsel Irjen Polisi Drs. Anton Setiadji, S.H., M.H. menyebutkan para pelaku yang diamankan masih menjalani pemeriksaan  dan mereka akan dites urine untuk mengetahui apakah terbukti mengkonsumsi narkoba atau tidak.

Penasihat hukum keduanya, Achram Mappaona Azis, menegaskan bahwa kedua kliennya yang berasal dari Fakultas Hukum itu sedang berada di hotel untuk keperluan akademik.

"Klien saya itu berada di hotel karena ada karya ilmiah yang mau dikerjakannya. Awalnya Pak Prof itu sendirian di dalam kamar. Kita tunggu hasil penyelidikan polisi karena urinenya masih diperiksa," ungkapnya, Jumat (14/11/2014).

Tepergok berpesta isap narkoba jenis sabu bersama mahasiswinya, gelar Profesor atau Guru Besar yang dimiliki Prof. DR. Musakkir, S.H., M.H. terancam dicabut Rektorat Universitas Hasanuddin. “Bisa saja (dicabut), tentu ada mekanismenya (soal pencabutan gelar tersebut). Karena kasus hukum memang yang tertinggi, berarti sebelumnya sudah melakukan pelanggaran-pelanggaran etika pengajar kan," jelas Inspektur Jenderal Kemendiknas, Prof. DR. Haryono Umar, M.Sc., M.Ec.Ak. kepada awak media, Jumat (14/11/2014).

Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bidang pencegahan periode 2007-2011 yang alumnus Master of Science di Bidang Akuntansi dari University of Houston, Texas, Amerika Serikat (AS) pada 1993 ini mengatakan, segera menerjunkan tim ke Unhas guna menelusuri kasus tersebut. Meskipun, mengenai kasus hukumnya sendiri sudah ditangani pihak Kepolisian. “Tapi mengenai etika dan pelanggaran-pelanggarannya sebagai pengajar, itu merupakan wilayah kami," tandas mantan pimpinan KPK Jilid III periode 2007-2011. (tri/jos)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.484.446 Since: 05.03.13 | 0.2723 sec