Hukum

Guru Besar Unhas Ditangkap Saat Konsumsi Narkoba Bersama Mahasiswinya

Friday, 14 Nopember 2014 | View : 1024

MAKASSAR-SBN.

Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. DR. Musakkir S.H., M.H., warga kompleks Unhas Blok A1/8 yang tertangkap tangan mengonsumsi sabu-sabu diketahui menjabat sebagai Pembantu Rektor III bidang kemahasiswaan pada perguruan tinggi terbesar di Indonesia Timur itu dan seorang dosen lainnya yang juga ikut tertangkap menjabat pula sebagai Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Unhas, Ismail Alrip, S.H., M.Kn., warga Jalan Kutacane Utara No.24, Baruga Antang, saat diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu/nyabu bersama mahasiswinya di Hotel Grand Malibu kamar 312, Jumat (14/11/2014) dini hari tadi.

Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polrestabes Makassar, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Syamsul Arif menjelaskan hal itu, Jumat (14/11/2014) pagi ini.

Mantan Kasubdit Teknologi Informasi (TI) Polda Jatim ini mengatakan, Satuan Narkoba Polrestabes Makassar yang mendapat informasi tentang adanya pesta sabu di lokasi itu langsung melakukan penggerebekan.

Di dalam kamar 312, ditemukan, Wakil Rektor 3 Unhas, Prof. DR. Musakkir, S.H., M.H. dan dosen Fakultas Hukum Unhas, Ismail Alrip, S.H., M.Kn. "nyabu' bersama seorang mahasiswinya bernama Nilam, warga Jalan Mawar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Saat dilakukan penangkapan ditemukan sejumlah barang bukti narkoba. Dalam penggerebekan itu, polisi menyita narkoba berupa dua paket sabu lengkap dengan alat hisapnya.

Berdasarkan dari pengakuan ketiga orang tersangka yang ditangkap, masih ada rekan-rekannya yang lain yang juga sedang menggelar pesta sabu di kamar lainnya di Hotel Grand Malibu tersebut.

Polisi pun langsung melakukan penggerebekan dan menemukan Andi Syamsuddin alias Ancu (44), warga BTN Ara Keke, Kabupaten Bantaeng bersama seorang mahasiswi Ainum Nakiyah (18) warga Jalan Pelita No.4, Makassar.

Di lokasi penggerebekan kamar kedua orang tersebut, polisi menyita sabu seberat 1 gram, 2 butir ekstasi, dan alat penghisap sabu (bong).

Berdasarkan dari pengakuan Andi Syamsuddin alias Ancu, barang haram tersebut diperoleh dari teman mereka yang berada di kamar 205.

Tidak menunggu lama, polisi langsung melakukan penggerebekan dan berhasil menangkap Harianto alias Ito (32) yang merupakan staf Zona Cafe, warga Jalan Kapasa Raya No.4, Daya, Makassar. Di dalam kamar itu, polisi juga menyita satu paket sabu sisa pakai.

"Jadi ada tiga kamar yang digerebek di Hotel Grand Malibu. Total enam orang. Kasus ini masih dikembangkan,” beber AKBP Syamsul Arif.

Mantan Kasubdit Tehkom Bid IT, Polda Jatim ini mengungkapkan bahwa seluruh tersangka kini ditahan di Polrestabes Makassar.

Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Kapolda Sulsel), Irjen. Pol. Drs. Anton Setiadji, S.H., M.H. membenarkan penangkapan Guru Besar Universitas Hasanuddin Makassar, Prof. Dr. Musakkir, S.H., M.H. di Hotel Grand Malibu Jalan Pelita Raya,  Jumat ( 14 /11/2014 ) dini hari. “Benar ada laporan dari anggota tentang penangkapan Guru Besar Unhas serta dosen dan mahasiswi tadi subuh, karena dikemukakan barang bukti narkoba" sebut Kapolda Sulsel.

Kapolda Sulsel Irjen Polisi Drs. Anton Setiadji, S.H., M.H. menyebutkan para pelaku yang diamankan masih menjalani pemeriksaan  dan mereka akan dites urine untuk mengetahui apakah terbukti mengkonsumsi narkoba atau tidak.

Penasihat hukum keduanya, Achram Mappaona Azis, menegaskan bahwa kedua kliennya yang berasal dari Fakultas Hukum itu sedang berada di hotel untuk keperluan akademik.

"Klien saya itu berada di hotel karena ada karya ilmiah yang mau dikerjakannya. Awalnya Pak Prof itu sendirian di dalam kamar. Kita tunggu hasil penyelidikan polisi karena urinenya masih diperiksa," ungkapnya, Jumat (14/11/2014).

Tepergok berpesta isap narkoba jenis sabu bersama mahasiswinya, gelar Profesor atau Guru Besar yang dimiliki Prof. DR. Musakkir, S.H., M.H. terancam dicabut Rektorat Universitas Hasanuddin. “Bisa saja (dicabut), tentu ada mekanismenya (soal pencabutan gelar tersebut). Karena kasus hukum memang yang tertinggi, berarti sebelumnya sudah melakukan pelanggaran-pelanggaran etika pengajar kan," jelas Inspektur Jenderal Kemendiknas, Prof. DR. Haryono Umar, M.Sc., M.Ec.Ak. kepada awak media, Jumat (14/11/2014).

Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bidang pencegahan periode 2007-2011 yang alumnus Master of Science di Bidang Akuntansi dari University of Houston, Texas, Amerika Serikat (AS) pada 1993 ini mengatakan, segera menerjunkan tim ke Unhas guna menelusuri kasus tersebut. Meskipun, mengenai kasus hukumnya sendiri sudah ditangani pihak Kepolisian. “Tapi mengenai etika dan pelanggaran-pelanggarannya sebagai pengajar, itu merupakan wilayah kami," tandas mantan pimpinan KPK Jilid III periode 2007-2011. (tri/jos)

See Also

Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
Keterangan Ahli Di Sidang Praperadilan Terkait Eksekusi Penahanan Matheus Mangentang
Peras Mantan Petinggi Polri, Hukuman Sisca Dewi Diperberat
LBH Ansor Jateng Apresiasi Penangkapan Cepat Polres Kebumen Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Kapolres Bitung Perintahkan Pelaku Kejahatan Ditembak Di Tempat
Reserse Polres Bitung Bekuk Residivis Sadis Pembegal Motor
Satuan Reskrim Polres Bitung Tangkap Dua Tersangka Curanmor
Mahasiswa Unesa Sorot Penggunaan Dana Pembelian Mebel Di Kampus
KPK Tetapkan Dirut PT. Rohde And Schwarz Indonesia Sebagai Tersangka
KPK Akan Segera Periksa Saksi Dan Tersangka Suap KONI
KPK Cekal Robert Tantular Ke Luar Negeri
Tim Resmob Dan Tarsius Bitung Lumpuhkan Pencuri Kambuhan
Mahkamah Agung Hukum Alfian Tanjung 2 Tahun Penjara
Polda Jatim Duga Ada Kesalahan Teknis Proyek Berujung Jalan Gubeng Ambles
KPAI Apresiasi Langkah Cepat Polri Proses Bahar Bin Smith
Polri Sebut Penahanan Tersangka Bahar Bin Smith Murni Kasus Hukum
Polri Koordinasi Dengan LPSK Amankan 2 Remaja Korban Bahar Bin Smith
Usai OTT KPK, Kemenpora Lanjutkan Program SEA Games-Olimpiade
KPK Sita Miliaran Rupiah Terkait OTT Pejabat Kemenpora Dan KONI
Polri Kantongi Bukti Penganiayaan Oleh Bahar Bin Smith
KPK OTT Pejabat Kemenpora Dan Pengurus KONI
Polres Metro Jakarta Selatan Buru Pembunuh Perempuan Muda Di Kebagusan City
Pembunuh Keji Sopir Taksi Online Divonis 10 Tahun Penjara
jQuery Slider

Comments

Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.609.953 Since: 05.03.13 | 0.1668 sec