Nasional

DPRD DKI Jakarta Resmi Umumkan Ahok Jadi Gubernur

Friday, 14 Nopember 2014 | View : 852

JAKARTA-SBN.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. yang akrab disapa ‘Ahok’ diumumkan sebagai Gubernur DKI Jakarta menggantikan Ir. H. Joko Widodo oleh DPRD DKI Jakarta.

Rapat paripurna istimewa ini tidak dihadiri oleh fraksi-fraksi Koalisi Merah Putih (KMP) di DPRD DKI. Meski rapat paripurna itu diboikot oleh politikus dari Koalisi Merah Putih (KMP), paripurna tetap berlangsung. Hal ini dilakukan walaupun mendapatkan penolakan dari KMP.

Bahkan, empat wakil Ketua DPRD yang berasal dari KMP juga tidak hadir diantaranya tiga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ir. Triwisaksana, M.Sc. dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Mayjen. TNI (Purn.) H. Ferrial Sofyan dari Partai Demokrat (PD) yang terkait kuat dengan figur mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Praktis, hanya Prasetyo Edi Marsudi, S.H. dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang hadir di mimbar.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD DKI tentang pengumuman Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta cuma berlangsung lima menit. Mantan Bupati Belitung Timur dan mantan anggota Komisi II DPR RI tersebut, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hadir dalam rapat tersebut. Pengumuman dilakukan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, S.H.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menyatakan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. alias Ahok resmi menjadi Gubernur di Ibu Kota, menggantikan Ir. H. Joko Widodo.

“Saya umumkan dan usulkan pengesahan pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur DKI Jakarta," tegas Prasetyo Edi Marsudi saat menutup sidang di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (14/11/2014). Demikian pengumuman dari Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, S.H. memimpin rapat paripurna pada Jumat (14/11/2014).

Prasetyo Edi Marsudi, S.H. mengatakan, pelaksanaan paripurna ini menindaklanjuti hasil rapat pimpinan yang dilaksanakan pada tanggal 13 November 2014 lalu.

Agenda pokok paripurna hari ini hanya pengumuman pengesahan pengangkatan Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. menjadi Gubernur DKI sisa jabatan 2012-2017.

Wagub DKI Jakarta Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. sejak Oktober lalu berstatus Pelaksana Tugas Gubernur, setelah Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ mundur untuk menjadi Presiden RI.  "Sesuai dengan perpu pemilihan Gubernur, Bupati, Wali Kota, jika terjadi kekosongan Gubernur, maka Wakil Gubernur menggantikan Gubernur sampai dengan masa jabatannya selesai" tegas Politisi PDIP Prasetyo Edi Marsudi, S.H. yang resmi menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019.

Lewat rapat paripurna istimewa, DPRD DKI Jakarta mengumumkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta. Selanjutnya, DPRD akan mengirimkan surat kepada Kemendagri terkait pelantikan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Prasetyo Edi Marsudi menambahkan, pada rapat paripurna istimewa tersebut, juga mengumumkan bahwa DPRD saat ini sudah resmi mengusulkan kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk melakukan pengangkatan Plt Gubernur DKI Jakarta.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan pihaknya telah menggelar rapat paripurna istimewa pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama dari pejabat Pelaksana tugas (Plt) menjadi Gubernur definitif. Dia menyatakan hasil paripurna ini telah disampaikan secara tertulis kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo. “Saya selaku Ketua DPRD, dengan ini secara resmi mengumumkan sekaligus mengusulkan pengangkatan Plt Gubernur jadi Gubernur. Ketua DPRD akan mengirim surat ke Presiden dan Mendagri," kata dia.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, S.H. menegaskan, pengumuman yang dilakukan pihaknya tidak bisa ditolak oleh pihak manapun. Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, pihaknya melaksanakan paripurna berdasarkan surat keputusan dari Kemendagri. Dia pun menyatakan paripurna tersebut merupakan perintah dari Kemendagri. "Ini tidak ada tolak menolak. Ini saya mengumumkan apa yang diperintahkan Kemendagri. Itu masalahnya," tegas Prasetyo Edi Marsudi, S.H. usai sidang paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (14/11/2014). “Saya memang harus umumkan," ungkap dia.

Selanjutnya, Prasetyo Edi Marsudi menyerahkan mekanisme pelantikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Soal kapan waktu pelantikan Basuki Tjahaja Purnama, menurut dia, hal itu tergantung Presiden. Menurut dia, Presiden sendiri yang akan melantik Basuki Tjahaja Purnama. “Tergantung Pak Presiden memerintahkan Mendagrinya," terang politikus PDI Perjuangan ini.

“Terserah Pak Presiden. Yang penting sekarang suratnya sudah di Kemendagri," papar Prasetyo Edi Marsudi, S.H. di Balai Kota DKI, Jakarta, Jumat (14/11/2014).

Lebih lanjut, Prasetyo Edi Marsudi menerangkan melalui paripurna ini Basuki Tjahaja Purnama dinyatakan resmi menjadi Gubernur. Sementara pelantikannya menunggu Presiden kembali dari lawatan luar negeri. "Pengumuman ini secara resmi diketahui masyarakat Jakarta bahwa hari ini Ahok jadi Gubernur," terang dia.

Terkait soal ketidakhadiran anggota fraksi-fraksi Koalisi Merah Putih (KMP) dalam paripurna yang digelar hari ini di DPRD DKI, termasuk empat wakil Ketua DPRD, Prasetyo Edi Marsudi, S.H. mengatakan hal tersebut bukan menjadi masalah. “Sekarang ini masalahnya kesampingkan dulu. Masalah pribadi ke masalah yang lebih besar. Itu lho masalahnya," jelas dia.

Menurut dia, paripurna tersebut telah memiliki dasar hukum yang kuat. "Ini kan surat yang dikirimkan dari Kemendagri ke saya. Saya paripurnakan, dan saya serahkan verbal itu ke Kemendagri. Saya nggak paripurnakan pun Ahok tetap dilantik," ungkap dia.

Lalu bagaimana kinerja DPRD DKI selanjutnya? "Enggak ada masalah, kita tetap kerja," pungkasnya.

Prasetyo Edi Marsudi berencana untuk mengirimkan surat tersebut hari ini. Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, surat ke Kemendagri akan diupayakan diserahkan hari ini, Jumat (14/11/2014). “Kalau bisa hari ini suratnya sudah dikirim,” tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta Mangara Pardede mengungkapkan, setelah ini pihaknya akan mengirim surat ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Isinya mengenai pengumuman Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai pengganti Joko Widodo (Jokowi). "Secepatnya akan segera dibuat surat ke Kemendagri," bebernya. (jos)

See Also

Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
Excavator Menjadi Pusat Perhatian Anak-Anak Pada TMMD Kodim 0716/Demak
Pedagang Es Tebu Raup Untung, Berkat TMMD
Dibalik Layar TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.501.634 Since: 05.03.13 | 0.1313 sec