Nasional

MUI Setuju FPI Perlu Dibina Bukan Dibubarkan

Thursday, 13 Nopember 2014 | View : 892

JAKARTA-SBN.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Ir. Basuki Tjahaja Purnama, M.M. alias Ahok menilai organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) menyebarkan fitnah dan kebencian tentang dirinya.

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, K.H. Ma'ruf Amin, berpendapat fitnah dan menyebarkan kebencian tidak dibenarkan dalam Islam. "(Di dalam Islam) Kalau menghina tidak boleh dan memfitnah juga tidak boleh," tegas K.H. Ma'ruf Amin di di kantor MUI, jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (13/11/2014).

Menurut K.H. Ma'ruf Amin, tudingan yang diucapkan FPI terhadap mantan anggota Komisi II DPR RI dan mantan Bupati Belitung Timur tersebut belum dibuktikan itu fakta atau fitnah. "Ya kalau itu terjadi dan itu fakta, itu sesuai pada hukum kita serahkan proses hukum," lanjutnya. "Kita serahkan pada aturan yang berlaku dan sistem hukum nasional kita," sambungnya.

K.H. Ma’ruf Amin juga meminta FPI santun menyoal pelantikan Basuki Tjahaja Purnama sebagai Gubernur DKI Jakarta. FPI menolak Basuki Tjahaja Purnama sebagai Gubernur DKI Jakarta lantaran agamanya.

"FPI itu kalau mau sampaikan tuntutan harus santun. Ahok juga menanggapinya harus santun. Duduk bersama selesaikan masalah. Menyampaikan persoalan tak dilarang di negeri ini, tapi harus santun," imbuhnya.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), K.H. Ma'ruf Amin juga menginstruksikan agar MUI DKI Jakarta menjembatani pertikaian antara Plt Gubernur DKI Basuki Tjahaja Punama (Ahok) dan Front Pembela Islam (FPI).

Hal itu menurut K.H. Ma'ruf Amin perlu dilakukan agar kedua belah pihak dapat duduk bersama, tidak menggunakan kekerasan atau tindakan-tindakan yang membuat rugi banyak pihak.

"Kita minta MUI DKI menyelesaikan konflik itu, seperti cara 'penggadaian', menyelesaikan masalah tanpa masalah. Karena itu tingkat provinsi, kami serahkan MUI DKI," terang K.H. Ma'ruf Amin di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (13/11/2014).

MUI DKI sendiri, tutur K.H. Ma'ruf Amin, menyakini siap menjembatani masalah tersebut. Pasalnya, selain untuk kemaslahatan umat, langkah demikian perlu dilakukan agar polemik tidak semakin meluas. "Intinya, kalau diminta harus bersedia," kata Ma'ruf Amin.

K.H. Ma'ruf Amin menilai MUI hanya melihat dan mendengar bahwa FPI selama ini kerap melakukan tindakan kekerasan. FPI membantah tuduhan tersebut lantaran tindakan kekerasan terjadi karena adanya provokasi. “Kita MUI hanya melihat bahwa ada tuduhan mereka (FPI) melakukan tindak kekerasan, mereka FPI bilang tindakan kekerasan terjadi karena ada provokasi dan di provokasi terjadi itu (tindak kekerasan)," jelasnya.

Sehingga, MUI menilai pembubaran FPI tidak mendidik dan tidak menyelesaikan persoalan.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) tak setuju pembubaran Front Pembela Islam (FPI). Wakil Ketua Umum MUI K.H. Ma’ruf Amin lebih setuju jika FPI dibina. Menurutnya, lebih baik dilakukan cara pembinaan terhadap FPI dibandingkan pembubaran.

"Lebih baik dibina. Pembubaran ormas itu ada aturannya dan pembubaran itu belum efektif. Nanti justru muncul lagi dengan nama lain," tandas K.H. Ma’ruf Amin di kantor MUI, Jakarta Pusat, Kamis (13/11/2014).

"Kita akan menerima setiap proses yang dilakukan sesuai aturan. Menurut kita (MUI) pembubaran itu tidak mendidik, tidak menyelesaikan persoalan, maka sebaiknya tidak dipilih dengan cara pembubaran tapi pembinaan. Pembinaan dengan intensif dong," pungkasnya.

Namun, K.H. Ma'ruf Amin tidak dapat mencontohkan pembinaan seperti apa yang cocok diberikan kepada FPI. "Saya kan bukan pemerintah, nanti pemerintah yang menyusun dan membuat pola cara pembinaan, bagaimana membina ormas supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," tutupnya. (jos)

See Also

Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
Excavator Menjadi Pusat Perhatian Anak-Anak Pada TMMD Kodim 0716/Demak
Pedagang Es Tebu Raup Untung, Berkat TMMD
Dibalik Layar TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
Kalau Tidak Ada TMMD, Belum Tentu Ada Program Bedah RTLH
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.444.156 Since: 05.03.13 | 0.1748 sec