Hukum

Hukuman Ade Ismayadi Turun Menjadi 20 Tahun Penjara

Wednesday, 12 Nopember 2014 | View : 1366

JAKARTA-SBN.

Kepala Cabang Bandung, PT. Verena Multi Finance Tbk., Bandung, Jawa Barat, korban yang bernama Franceisca Yofie alias Sisca (34) di Jalan Cipedes Tengah RT07/RW01, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat pada penghujung bulan suci Ramadhan 2013 yakni Senin (5/8/2013) silam dibunuh oleh Wawan alias Awing (39) yang dibantu keponakannya, Ade Ismayadi alias Eful bin Yeyet Ruhiyat (24).

Di kasus pembunuhan Sisca Yofie itu, hukuman penjara seumur hidup Wawan alias Awing dinaikkan menjadi hukuman mati sedangkan Ade Ismayadi alias Eful bin Yeyet Ruhiyat diturunkan menjadi 20 tahun penjara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rabu (12/11/2014), vonis Ade Ismayadi alias Eful bin Yeyet Ruhiyat (24) itu diputus Ketua Majelis Kasasi Hakim Agung Sri Murwahyuni, S.H., M.H. dengan anggota M. Desnayeti, S.H., M.H., dan Sumardijatmo, S.H., M.H.

Pengurangan hukuman itu dijatuhkan dalam sidang Selasa (11/11/2014) kemarin.
Hukuman Ade lebih ringan karena dia bukan pelaku utama dalam kasus itu.

Si pelaku utama, Wawan, divonis mati oleh Ketua Majelis Kasasi, Dr. H. Artidjo Alkostar, S.H., LL.M. dengan anggota Prof. Dr. Topane Gayus Lumbuun, S.H., M.H., dan H. Margono S.H., M.Hum., M.M.

Dikabarkan sebelumnya, dua terdakwa kasus pembunuhan Sisca Yofie, Wawan alias Awing dan Ade Ismayadi alias 'Epul', diancam dengan hukuman mati di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (24/2/2014). Keduanya diancam dengan pasal pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan tewasnya korban.

Ancaman itu diungkapkan Ketua Majelis Hakim Parulian Lumbantoruan, S.H., M.H. di pengujung sidang pemeriksaan kesaksian terdakwa di PN Bandung. "Terdakwa didakwa Pasal 365 ayat (4) yang ancamannya hukuman mati atau seumur hidup," ujar dia setelah 3 jam memeriksa kedua terdakwa.

Hakim Parulian Lumbantoruan sempat kembali meminta kepastian pendirian Wawan dan Ade terkait dengan penyebab kematian Sisca Yofie yang mereka sampaikan saat diperiksa dalam sidang. Namun kedua terdakwa memastikan bahwa Sisca Yofie tewas dalam aksi penjambretan oleh mereka. “Padahal dakwaan Pasal 339 (KUHP) ancaman hukumannya 20 tahun penjara. Dakwaan pembunuhan biasa Pasal 338 ancamannya 15 tahun penjara,” urai Hakim Parulian Lumbantoruan.

Wawan alias Awing (39 tahun) dan Ade Ismayadi alias Eful bin Yeyet Ruhiyat (24 tahun) tetap bergeming.

Saat ditanyai di sidang, jawaban kedua terdakwa tak jauh dari paparan hasil penyidikan polisi dan dakwaan Jaksa.

Namun Majelis Hakim beberapa kali mengungkapkan kesangsian atas jawaban terdakwa. Hakim anggota Parlas Nababan menyangsikan pengakuan Ade yang tak mengetahui tubuh Sisca Yofie dengan berat lebih dari 40 kilogram terseret sepeda motor yang dia kemudikan sejauh 800 meter. “Ada (barang seberat) ayam terseret saja pasti saudara merasa dan penasaran. Saudara tahu makanya saudara terus mengebut sampai debu mengepul," terang Hakim Parlas Nababan.

Ade Ismayadi alias Eful bin Yeyet Ruhiyat berkeras ia tak menyadari sepeda motornya menyeret tubuh korban. "Berdarah dingin saudara. Saya susah percaya bahwa Anda itu jujur," kata Hakim Parlas Nababan lagi.

Namun, kepada Hakim anggota Bakara Marudut, Ade mengakui bahwa sepeda motor terasa lebih berat dikemudikan setelah Wawan berhasil mencuri tas tangan milik Sisca Yofie di Jalan Setra Indah Utara. Bahkan, Ade juga mengaku bahwa selama dia kemudikan sejauh sekitar 800 meter, sepeda motornya melaju oleng ke kiri-kanan. "Terasa lebih berat sejak awal (saat kabur setelah mencuri), berarti kamu tahu korban ikut terbawa terus. Korban terseret terus sampai motor kamu mati dan pakaian korban hancur," kata Marudut sambil dengan tajam menatap terdakwa Ade.

Akhirnya, dua terdakwa pembunuh sadis yaitu Wawan alias Awing (39) dan Ade Ismayadi alias Epul (24) yang menyebabkan tewasnya Kepala Cabang Bandung, PT. Verena Multi Finance Tbk., Bandung, Jawa Barat, korban yang bernama Franceisca Yofie alias Sisca (34) di Jalan Cipedes Tengah RT07/RW01, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat pada penghujung bulan suci Ramadhan 2013 yakni Senin (5/8/2013) silam, divonis hukuman penjara seumur hidup di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Bandung, Jalan RE Martadinata, Jawa Barat, Senin (24/3/2014). (tem/jos)

See Also

Perampok Tewaskan Italia Chandra Kirana Putri Menyerah Ke Polisi
Gatot Brajamusti Divonis 8 Tahun Terkait Kepemilikan Sabu
PK Ditolak, Pembunuh Sisca Yofie Tetap Dihukum Mati
Ridho Rhoma Dibekuk Polisi Terkait Kasus Narkoba
Agar Tidak Melanggar, Kodim 0716/Demak Dapat Penyuluhan Hukum
KPK Tetapkan Mantan Dirut PT. Garuda Indonesia Sebagai Tersangka Suap
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Pengelolaan Trans Semarang
BNN Sebut 11 Negara Suplai Narkoba Ke Indonesia
Polda Jambi Resmi Gelar Perkara Kasus Insiden Hiasan Natal
Insiden Hiasan Natal Tak Pancing Emosi Umat Muslim Jambi
Bupati Katingan Digerebek
Beberapa Tokoh Mendesak Hakim Agar La Nyalla Mattalitti Divonis Bebas
PN Jakarta Pusat Vonis Bebas La Nyalla Mahmud Mattalitti
Penggunaan Dana PAUD Milyaran Rupiah Di Bondowoso Menjadi Sorotan
Pengambilan Sumpah 64 Advokat Peradin Oleh PT Banten
Surat Wasiat Perempuan Yang Berniat Ledakan Bom Di Istana
Polda Riau Ungkap Judi Togel Beromzet Rp180 Juta Per Bulan
Polisi Bekuk Ketua Umum PARFI
KPK Periksa 12 Pejabat Pemkab Buton
Bareskrim Polri Tangkap 85 Tersangka Kasus Karhutla Riau
BNN Bekuk Seorang Anak Terlibat Peredaran Ganja Dari Amerika Serikat
OC Kaligis Dipindahkan Ke LP Sukamiskin
Gubernur Sultra Tersangka KPK
Pelimpahan Berkas Korupsi La Nyalla Mahmud Mattalitti Ke Pengadilan Tipikor Ditunda
Cegah Pelanggaran Kodim 0716/Demak Gelar Suluh Hukum Dari Korem 073/Makutarama
jQuery Slider

Comments

Arsip :20172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 5.952.433 Since: 05.03.13 | 0.1676 sec