Hukum

Hukuman Ade Ismayadi Turun Menjadi 20 Tahun Penjara

Wednesday, 12 Nopember 2014 | View : 1715

JAKARTA-SBN.

Kepala Cabang Bandung, PT. Verena Multi Finance Tbk., Bandung, Jawa Barat, korban yang bernama Franceisca Yofie alias Sisca (34) di Jalan Cipedes Tengah RT07/RW01, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat pada penghujung bulan suci Ramadhan 2013 yakni Senin (5/8/2013) silam dibunuh oleh Wawan alias Awing (39) yang dibantu keponakannya, Ade Ismayadi alias Eful bin Yeyet Ruhiyat (24).

Di kasus pembunuhan Sisca Yofie itu, hukuman penjara seumur hidup Wawan alias Awing dinaikkan menjadi hukuman mati sedangkan Ade Ismayadi alias Eful bin Yeyet Ruhiyat diturunkan menjadi 20 tahun penjara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rabu (12/11/2014), vonis Ade Ismayadi alias Eful bin Yeyet Ruhiyat (24) itu diputus Ketua Majelis Kasasi Hakim Agung Sri Murwahyuni, S.H., M.H. dengan anggota M. Desnayeti, S.H., M.H., dan Sumardijatmo, S.H., M.H.

Pengurangan hukuman itu dijatuhkan dalam sidang Selasa (11/11/2014) kemarin.
Hukuman Ade lebih ringan karena dia bukan pelaku utama dalam kasus itu.

Si pelaku utama, Wawan, divonis mati oleh Ketua Majelis Kasasi, Dr. H. Artidjo Alkostar, S.H., LL.M. dengan anggota Prof. Dr. Topane Gayus Lumbuun, S.H., M.H., dan H. Margono S.H., M.Hum., M.M.

Dikabarkan sebelumnya, dua terdakwa kasus pembunuhan Sisca Yofie, Wawan alias Awing dan Ade Ismayadi alias 'Epul', diancam dengan hukuman mati di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (24/2/2014). Keduanya diancam dengan pasal pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan tewasnya korban.

Ancaman itu diungkapkan Ketua Majelis Hakim Parulian Lumbantoruan, S.H., M.H. di pengujung sidang pemeriksaan kesaksian terdakwa di PN Bandung. "Terdakwa didakwa Pasal 365 ayat (4) yang ancamannya hukuman mati atau seumur hidup," ujar dia setelah 3 jam memeriksa kedua terdakwa.

Hakim Parulian Lumbantoruan sempat kembali meminta kepastian pendirian Wawan dan Ade terkait dengan penyebab kematian Sisca Yofie yang mereka sampaikan saat diperiksa dalam sidang. Namun kedua terdakwa memastikan bahwa Sisca Yofie tewas dalam aksi penjambretan oleh mereka. “Padahal dakwaan Pasal 339 (KUHP) ancaman hukumannya 20 tahun penjara. Dakwaan pembunuhan biasa Pasal 338 ancamannya 15 tahun penjara,” urai Hakim Parulian Lumbantoruan.

Wawan alias Awing (39 tahun) dan Ade Ismayadi alias Eful bin Yeyet Ruhiyat (24 tahun) tetap bergeming.

Saat ditanyai di sidang, jawaban kedua terdakwa tak jauh dari paparan hasil penyidikan polisi dan dakwaan Jaksa.

Namun Majelis Hakim beberapa kali mengungkapkan kesangsian atas jawaban terdakwa. Hakim anggota Parlas Nababan menyangsikan pengakuan Ade yang tak mengetahui tubuh Sisca Yofie dengan berat lebih dari 40 kilogram terseret sepeda motor yang dia kemudikan sejauh 800 meter. “Ada (barang seberat) ayam terseret saja pasti saudara merasa dan penasaran. Saudara tahu makanya saudara terus mengebut sampai debu mengepul," terang Hakim Parlas Nababan.

Ade Ismayadi alias Eful bin Yeyet Ruhiyat berkeras ia tak menyadari sepeda motornya menyeret tubuh korban. "Berdarah dingin saudara. Saya susah percaya bahwa Anda itu jujur," kata Hakim Parlas Nababan lagi.

Namun, kepada Hakim anggota Bakara Marudut, Ade mengakui bahwa sepeda motor terasa lebih berat dikemudikan setelah Wawan berhasil mencuri tas tangan milik Sisca Yofie di Jalan Setra Indah Utara. Bahkan, Ade juga mengaku bahwa selama dia kemudikan sejauh sekitar 800 meter, sepeda motornya melaju oleng ke kiri-kanan. "Terasa lebih berat sejak awal (saat kabur setelah mencuri), berarti kamu tahu korban ikut terbawa terus. Korban terseret terus sampai motor kamu mati dan pakaian korban hancur," kata Marudut sambil dengan tajam menatap terdakwa Ade.

Akhirnya, dua terdakwa pembunuh sadis yaitu Wawan alias Awing (39) dan Ade Ismayadi alias Epul (24) yang menyebabkan tewasnya Kepala Cabang Bandung, PT. Verena Multi Finance Tbk., Bandung, Jawa Barat, korban yang bernama Franceisca Yofie alias Sisca (34) di Jalan Cipedes Tengah RT07/RW01, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat pada penghujung bulan suci Ramadhan 2013 yakni Senin (5/8/2013) silam, divonis hukuman penjara seumur hidup di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Bandung, Jalan RE Martadinata, Jawa Barat, Senin (24/3/2014). (tem/jos)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.313.055 Since: 05.03.13 | 0.1861 sec