Nasional

Mendagri Izinkan Kolom Agama Di KTP Dikosongkan

Thursday, 06 Nopember 2014 | View : 702

JAKARTA-SBN.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Indonesia ke-28 yang menjabat dari 27 Oktober 2014 pada Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo, Tjahjo Kumolo menyatakan kolom agama pada KTP boleh dikosongkan.

Mantan Sekjen DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) periode 2009-2014 dengan masa jabatan 8 April 2010-29 Oktober 2014, Tjahjo Kumolo tidak mempermasalahkan masyarakat mengosongkan kolom agama pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Hal tersebut menyikapi adanya kepercayaan yang dianut sekelompok masyarakat Indonesia, namun belum dijamin oleh negara melalui Undang-undang. Hal ini juga demi mengakomodir rakyat Indonesia yang memeluk keyakinan selain enam agama yaitu Islam, Kristen Protestan, Katholik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. “Berdasarkan dalam Undang-undang (UU) baru enam agama yang diakui. Kalau ingin mau tambah, ya harus diubah dahulu Undang-undangnya. Tetapi harus dikosongkan, nggak ada masalah kan," ujar mantan Ketua Umum KNPI dan anggota Partai Golongan Karya (Golkar), Tjahjo Kumolo di Jakarta, Kamis (6/11/2014).

Menurut Politikus PDIP tersebut, Tjahjo Kumolo, Kemendagri masih melakukan pencatatan terkait kepercayaan apa saja yang dianut masyarakat. Namun demikian, kepercayaan tersebut saat ini belum dapat dimasukkan ke dalam kolom agama di KTP. "Saat ini di KTP-nya bisa dikosongkan dulu," ungkap mantan Ketua DPP Bidang Politik PDI-P.

Selanjutnya, almamater Universitas Diponegoro tersebut, Tjahjo Kumolo mengatakan pihaknya memiliki dasar dalam menetapkan kebijakan tersebut. Menurut dia, setiap warga negara punya kewajiban sendiri dengan keyakinannya masing-masing. "Semangatnya kita tidak ingin campuri urusan warga negara memeluk agama dan keyakinan sepanjang tidak mengganggu," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) periode 2010-2015.

Lebih lanjut, mantan Lembaga Ketahanan Nasional, Tjahjo Kumolo mengaku akan melakukan pembicaraan dengan Menteri terkait rencana penerapan kebijakan ini. Sejauh ini, mengenai kolom agama, menurut Tjahjo Kumolo, sedang dikomunikasikan dengan Kementerian Agama. "Koordinasi dengan Menko terkait, Kementerian Agama, MUI, PGI, PHDI, dan lain-lain. Ini bukan negara agama," papar Ketua Fraksi PDIP DPR RI dengan masa jabatan 1 Oktober 2004-13 Januari 2012.

Karena itu, tegasnya, untuk sementara, tak masalah, ada warga yang ingin mengosongkan kolom agama di KTP. "Undang-undang kan tidak boleh dilanggar, tetapi keyakinan orang lain juga jangan sampai diganggu," kata Ketua Fraksi PDI-P di DPR RI dan juga menjadi anggota Komisi I yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan informasi di DPR RI.

Menurut anggota DPR RI Fraksi PDIP dengan masa jabatan 1999-2014, Tjahjo Kumolo, agama lain di luar Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu, juga perlu diperjuangkan. Sebab keyakinan seseorang itu adalah Hak Asasi Manusia (HAM).

Terlebih, tegas mantan anggota DPR RI Fraksi Golkar dengan masa jabatan 1987-1998, Tjahjo Kumolo, Indonesia bukanlah negara agama, tetapi berlandaskan hukum. Dia menegaskan, langkah ini perlu diambil karena Indonesia bukan negara agama. "Jadi sepanjang agama dan keyakinan itu tidak menyesatkan, mengganggu dan akidahnya jelas, kitab sucinya juga jelas, ya perlu diperjuangkan," pungkas Tjahjo Kumolo yang terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia periode 2009–2014 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dengan wilayah pemilihan Jawa Tengah I. (jos)

See Also

Megawati Soekarnoputri Resmikan Patung Soekarno Di Akmil Magelang
Penyebab Kecelakaan Bus Damri Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Bus Damri Kecelakaan Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.910.528 Since: 05.03.13 | 0.1636 sec