Kuliner

Manfaat Buah Pisang Untuk Kesehatan

Wednesday, 24 September 2014 | View : 1485

JAKARTA-SBN.

Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna raksasa berdaun besar memanjang dari suku Musaceae.

Buah pisang tersusun dalam tandan dengan kelompok-kelompok tersusun menjari, yang disebut sisir.

Hampir semua buah pisang memiliki kulit berwarna kuning ketika matang, meskipun ada beberapa yang berwarna jingga, merah, hijau, ungu, atau bahkan hampir hitam.

Pusat keragaman utama pisang terletak di daerah Malesia yakni Asia Tenggara, Papua dan Australia tropika.

Pusat keragaman minor juga terdapat di Afrika tropis. Tumbuhan ini menyukai iklim tropis panas dan lembap, terutama di dataran rendah. Di daerah dengan hujan merata sepanjang tahun, produksi pisang dapat berlangsung tanpa mengenal musim.

Indonesia, Kepulauan Pasifik, negara-negara Amerika Tengah, dan Brasil dikenal sebagai negara utama pengekspor pisang.

Masyarakat di negara-negara Afrika dan Amerika Latin dikenal sangat tinggi mengonsumsi pisang setiap tahunnya.

Berdasarkan cara konsumsi buahnya, pisang dikelompokkan dalam dua golongan, yaitu pisang meja (dessert banana) dan pisang olah (plantain, cooking banana). Pisang meja dikonsumsi dalam bentuk segar setelah buah matang, seperti pisang ambon, susu, raja, seribu, dan sunripe. Pisang olahan dikonsumsi setelah digoreng, direbus, dibakar, atau dikolak, seperti pisang kepok, siam, kapas, tanduk, dan uli.

Buah pisang diolah menjadi berbagai produk, seperti sale, kue, ataupun arak (di Amerika Latin).

Selain memberikan kontribusi gizi lebih tinggi daripada apel, pisang juga dapat menyediakan cadangan energi dengan cepat bila dibutuhkan. Termasuk ketika otak mengalami keletihan. Beragam jenis makanan ringan dari pisang yang relatif populer antara lain Kripik Pisang asal Lampung, Sale pisang (Bandung), Pisang Molen (Bogor), dan epe (Makassar).

Pisang mempunyai kandungan gizi sangat baik, antara lain menyediakan energi cukup tinggi dibandingkan dengan buah-buahan lain. Pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, besi, dan kalsium. Pisang juga mengandung vitamin, yaitu C, B kompleks, B6, dan serotonin yang aktif sebagai neurotransmitter dalam kelancaran fungsi otak.

Dari buah pisang dapat dibuat kondisioner rambut.

Pisang yang dikonsumsi 400 juta orang di dunia ini memang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Berikut di antaranya:

1. Tekanan darah tinggi.

Dapat mengatur tekanan darah dan mencegah stroke. Cara mencegah tekanan darah tinggi adalah mengatur asupan sodium. Namun konsumsi potasium dalam pisang dapat memberikan efek melebarkan pembuluh darah sehingga tekanan darah lebih terkontrol.

 Buah pisang yang tinggi kalium dan rendah natrium dapat membantu menjaga tekanan darah dan mengurangi risiko stroke, apabila dikonsumsi secara teratur dan tidak berlebihan.

2. Asma.

Sebuah penelitian membuktikan bahwa anak yang mengonsumsi satu buah pisang per hari akan memiliki risiko mengidap asma yang lebih rendah.

3. Kanker.

Mengonsumsi pisang dan jeruk selama 2 tahun pertama akan memiliki risiko lebih rendah mengidap leukimia sebab pisang mengandung vitamin C yang bisa menangkal efek buruk radikal bebas.

4. Jantung.

Menurut Mark Houston, M.D., M.S., dari Hypertension Institute at St. Thomas Hospital di Tennessee, Amerika Serikat (AS), serat, potasium, vitamin C, dan vitamin B6 dalam pisang akan menjaga kesehatan jantung, stroke maupun batu ginjal.

5. Diabetes.

Penderita diabetes tipe 1 yang menjalankan diet tinggi serat memiliki gula darah yang rendah dan pengidap diabetes tipe 2 akan memiliki tingkat gula darah yang lebih baik, demikian juga dengan kadar insulin dan lipidnya. Pisang bisa memenuhi kebutuhan serat para penderita diabetes sebab 1 buah pisang mengandung 3 gram serat.

6. Manfaat buah pisang bisa meningkatkan kekebalan.

Buah pisang mengandung B6 yang berfungsi sebagai obat alami anti-body.

Kandungan vitamin B6 pisang cukup tinggi, yaitu sebesar 0,5 mg per 100 gram. Selain berfungsi sebagai koenzim untuk beberapa reaksi dalam metabolisme, vitamin B6 berperan dalam sintetis dan metabolisme protein, khususnya serotonin. Serotonin diyakini berperan aktif sebagai neurotransmiter dalam kelancaran fungsi otak.

Vitamin B6 juga berperan dalam metabolisme energi yang berasal dari karbohidrat. Peran vitamin B6 ini jelas mendukung ketersediaan energi bagi otak untuk aktivitas sehari-hari.

Kandungan vitaminnya sangat tinggi, terutama provitamin A, yaitu betakaroten, sebesar 45 mg per 100 gram berat kering, sedangkan pada apel hanya 15 mg. Pisang juga mengandung vitamin B, yaitu tiamin, riboflavin, niasin, dan vitamin B6 (piridoxin).

Buah pisang juga mengandung vitamin C yang berguna untuk mencegah infeksi, sehingga baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

7. Dapat meningkatkan fungsi syaraf.

Buah pisang merupakan makanan enak, murah dan bergizi. Gizi tersebut terdapat vitamin B yang dapat menenangkan fungsi syaraf dan meningkatkan fungsi syaraf.

8. Dapat mengurangi masalah Sembelit.

Buah pisang mengandung serat yang tinggi, sehingga serat tersebut mampu memulihkan sembelit kembali menjadi normal tanpa bantuan obat-obatan.

9. Membantu mengatasi luka pada lambung.

Buah pisang dapat mengurangi efek keasaman dan iritasi pada sistem pencernaan tubuh dan membangun lapisan pelindung dalam dinding bagian dalam lambung. Buah pisang juga dapat memperbaiki kesehatan usus dengan mencegah dan melindungi terhadap penyakit maag.

Dalam hal ini, manfaat buah pisang dapat digunakan sebagai makanan diet mencegah gangguan pencernaan dan dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam kasus-kasus kronis lainya.

10. Sebagai Obat Diare.

Selain untuk mengurangi stress, kalium dalam pisang juga mampu mengatasi penyakit diare, selain itu pisang juga mengandung pektin yang berfungsi untuk menormalkan gerakan dalam sistem pencernaan. Bila menderita diare, tubuh kehilangan cairan penting seperti elektrolit, mineral, minum segelas air tidak akan banyak membantu, anda perlu untuk menormalkan sistem pencernaan kembali.

11. Sebagai obat Anemia.

Buah pisang kaya dengan zat besi yang bisa membantu untuk merangsang produksi hemoglobin dalam tubuh, jadi buah pisang merupakan salah satu makanan terbaik untuk penderita anemia.

12. Kandungan manfaat buah pisang bisa mengurangi stress.

Buah pisang sebagai bahan pangan merupakan sumber energi (karbohidrat) dan mineral, terutama kalium.

Buah pisang menggandung kalium yang dapat menormalkan detak jantung, mengatur keseimbangan cairan tubuh dan juga membantu untuk mengirim oksigen ke otak, ketika seseorang stress maka metabolisme tubuhnya meningkat dan ini mengurangi kadar kalium dalam tubuh maka oleh karena itu memerlukan pisang yang memiliki kandungan kalium yang tinggi untuk menyeimbangkan kembali kalium dalam tubuh. Jadi manfaat buah pisang adalah sebagai peredam stress secara alami.

13. Manfaat buah pisang dapat menyehatkan mata dengan mengkonsumsi 3 buah pisang setiap hari, dapat menurunkan resiko gangguan mata pada usia senja.

14. Baik untuk kesehatan tulang.

Buah pisang biasanya dikonsumsi untuk "mengganjal" perut yang lapar atau asupan sehabis berolahraga.

Fructooligosaccharide adalah salah satu prebiotik yang dimiliki oleh buah pisang yang memungkinkan tubuh menyerap nutrisi secara lebih mudah dan maksimal.

Dengan terserapnya kalsium secara maksimal, akan membuat tulang menjadi sehat dan kuat. Bahkan mampu mencegah osteoporosis dan nyeri pada tulang.

Nilai energi pisang sekitar 136 kalori untuk setiap 100 gram, yang secara keseluruhan berasal dari karbohidrat. Nilai energi pisang dua kali lipat lebih tinggi daripada apel. Apel dengan berat sama (100 gram) hanya mengandung 54 kalori.

Karbohidrat pisang menyediakan energi sedikit lebih lambat dibandingkan dengan gula pasir dan sirup, tetapi lebih cepat dari nasi, biskuit, dan sejenis roti. Oleh sebab itu, banyak atlet saat jeda atau istirahat mengonsumsi pisang sebagai cadangan energi.

Kandungan energi pisang merupakan energi instan, yang mudah tersedia dalam waktu singkat, sehingga bermanfaat dalam menyediakan kebutuhan kalori sesaat. Karbohidrat pisang merupakan karbohidrat kompleks tingkat sedang dan tersedia secara bertahap, sehingga dapat menyediakan energi dalam waktu tidak terlalu cepat. Karbohidrat pisang merupakan cadangan energi yang sangat baik digunakan dan dapat secara cepat tersedia bagi tubuh.

15. Dapat meningkatkan energi dalam tubuh. Kandungan gula yang terkandung pada pisang seperti glukosa, fruktosa dan suktrosa berfungsi menyediakan energi yang dibutuhkan oleh tubuh ketika berolahraga atau beraktivitas.

Gula pisang merupakan gula buah, yaitu terdiri dari fruktosa yang mempunyai indek glikemik lebih rendah dibandingkan dengan glukosa, sehingga cukup baik sebagai penyimpan energi karena sedikit lebih lambat dimetabolisme. Sehabis bekerja keras atau berpikir, selalu timbul rasa kantuk. Keadaan ini merupakan tanda-tanda otak kekurangan energi, sehingga aktivitas secara biologis juga menurun.

Varian buah pisang ini mengandung 3 gula yaitu Glukosa, fruktosa dan suktrosa. Selain itu buah pisang juga kaya akan vitamin seperti vitamin C, vitamin B6, kandungan serat, mineral.

Untuk melakukan aktivitasnya, otak memerlukan energi berupa glukosa. Glukosa darah sangat vital bagi otak untuk dapat berfungsi dengan baik, antara lain diekspresikan dalam kemampuan daya ingat. Glukosa tersebut terutama diperoleh dari sirkulasi darah otak karena glikogen sebagai cadangan glukosa sangat terbatas keberadaannya.

Glukosa darah terutama didapat dari asupan makanan sumber karbohidrat. Buah pisang adalah alternatif terbaik untuk menyediakan energi di saat-saat istirahat atau jeda, pada waktu otak sangat membutuhkan energi yang cepat tersedia untuk aktivitas biologis.

Namun, kandungan protein dan lemak pisang ternyata kurang bagus dan sangat rendah, yaitu hanya 2,3 persen dan 0,13 persen. Meski demikian, kandungan lemak dan protein pisang masih lebih tinggi dari apel, yang hanya 0,3 persen. Karena itu, tidak perlu takut kegemukan walau mengonsumsi pisang dalam jumlah banyak.

Pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, kalsium, dan besi. Bila dibandingkan dengan jenis makanan nabati lain, mineral pisang, khususnya besi, hampir seluruhnya (100 persen) dapat diserap tubuh. Berdasarkan berat kering, kadar besi pisang mencapai 2 miligram per 100 gram dan seng 0,8 mg. Bandingkan dengan apel, yang hanya mengandung 0,2 mg besi dan 0,1 mg seng untuk berat 100 gram. (jos)

See Also

jQuery Slider
Arsip :201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.114.048 Since: 05.03.13 | 0.1649 sec