Politik

Pimpinan DPRD DKI Jakarta Ditetapkan

Tuesday, 16 September 2014 | View : 631

JAKARTA-SBN.

Setelah sempat tertunda karena penolakan sejumlah fraksi partai politik (parpol), akhirnya pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta periode 2014-2019 ditetapkan dalam rapat paripurna, Selasa (16/9/2014).

Seperti dikabarkan sebelumnya, rapat paripurna DPRD DKI Jakarta yang mengagendakan penetapan pimpinan DPRD DKI Jakarta, Senin (15/9/2014) terpaksa ditunda karena banyak yang tak hadir.

Mayoritas anggota DPRD DKI Jakarta yang tak hadir atau bolos itu berasal dari fraksi partai politik (parpol) anggota dari Koalisi Merah Putih.

Rapat yang digelar di ruang sidang paripurna Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta, Senin (15/9/2014) ini sedianya digelar pukul 10.00 WIB tadi pagi. Namun, hingga pukul 12.00 WIB rapat tak kunjung dimulai.

Alasan rapat tak kunjung dimulai karena anggota DPRD DKI Jakarta yang ada di ruang sidang hanya segelintir manusia. Jumlahnya tak memenuhi kuorum, yaitu 54 anggota. Padahal, di daftar hadir, ada 61 anggota DPRD DKI Jakarta yang tanda tangan hadir. Namun kenyataan di ruang sidang tak demikian.

Jika memperhatikan data tanda tangan presensi itu, maka bisa dilihat anggota DPRD DKI Jakarta yang tak tanda tangan kehadiran banyak berasal dari fraksi parpol anggota Koalisi Merah Putih, yaitu Partai Gerindra, Partai  Golkar, PKS, Partai Demokrat (PD), PAN, dan PPP. Bahkan tak ada ada perwakilan dari PPP dan PAN.

Sementara fraksi dari parpol pendukung pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2014-2019,  Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) hadir lebih lengkap. Bahkan anggota Fraksi PDIP dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) hadir semua, tak ada yang absen.

Berikut data presensi tanda tangan anggota DPRD DKI Jakarta:

1. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 28 anggota hadir dari total 28 anggota fraksi.

2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 3 dari 15.

3. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 5 dari 11.

4. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 0 dari 10.

5. Partai Demokrat (PD) 1 dari 10.

6. Parta Amanat Nasional (PAN) 0 dari 2.

7. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 10 dari 10.

8. Partai Golongan Karya (Golkar) 5 dari 9.

9. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 6 dari 6.

10. Partai Nasional Demokrat (NasDem) 3 dari 5.

"Ini nih, lihat. Anggota-anggota dewan yang terhormat, makan gaji dari uang rakyat tapi rapatnya bolos," tutur anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Muhammad Guntur, sambil membolak-balik daftar hadir.

Pada hari Selasa (16/9/2014), rapat paripurna akhirnya menetapkan Prasetyo Edi Marsudi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai Ketua. Prasetyo Edi Marsudi nantinya akan didampingi empat wakil ketua, yakni Mohammad Taufik dari Partai Gerindra, Triwisaksana dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abraham Lunggana alias Haji Lulung dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Ferrial Sofyan dari Partai Demokrat (PD).

Rapat paripurna juga menetapkan sembilan fraksi di DPRD DKI Jakarta, yakni Fraksi PDIP dengan 28 orang, Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan 15 orang, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera dengan 11 orang, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan dengan 10 orang, Fraksi Demokrat-PAN 12 orang, Fraksi Hanura dengan 10 orang, Fraksi Partai Golkar dengan 9 orang, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa dengan 6 orang, serta Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) dengan 5 orang.

Setelah terpilih, alat kelengkapan Dewan segera dibentuk. Anggota DPRD yang baru diharapkan segera bekerja untuk turut membenahi Jakarta (jos)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.498.791 Since: 05.03.13 | 0.1116 sec