Hukum

Bareskrim Polri Membidik Tiga Bandar Judi Online Penyuap Polisi

Thursday, 04 September 2014 | View : 1080

JAKARTA-SBN.

Kasus suap bandar judi online yang melibatkan dua perwira menengah Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat masih terus didalami penyidik Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara RI (Bareskrim Polri).

Akan ada tiga tersangka baru dalam kasus tersebut yang berasal dari pihak pemberi suap.

Penyidik Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara RI (Bareskrim Polri) sedang menelusuri keberadaan tiga orang yang diduga menyuap dua perwira menengah Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Hingga Kamis (4/9/2014), tim penyidik Bareskrim Polri tengah menyelesaikan berkas pemeriksaan.

Demikian disampaikan Kepala Sub Direktorat IV Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Yudhiawan Wibisono, di Jakarta, Kamis (4/9/2014).

Saksi yang sudah diperiksa mencapai 13 orang untuk Perwira menengah Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) MB dan tujuh orang untuk Ajun Komisaris Polisi (AKP) DS.

Kepala Sub Direktorat IV Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Kombes Pol Yudhiawan Wibisono mengungkapkan, penyidik sudah memeriksa 13 saksi untuk tersangka AKBP MB dan tujuh orang saksi untuk tersangka AKP DS.

“Dalam pemeriksaan saksi dan tersangka, penyidik mengidentifikasi tersangka-tersangka lain. (Tepatnya) kami sudah mengidentifikasi tiga orang,” ungkap Kepala Sub Direktorat IV Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim (Kasubdit IV Dit Tipikor Bareskrim) Polri Kombes Pol. Yudhiawan Wibisono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2014).

"Untuk tersangka lain sudah jelas (ada). Tersangka merupakan orang yang terlibat dari awal, jumlahnya ada tiga orang. Tapi (identitasnya) tidak bisa saya sampaikan di sini,” imbuh Kombes Pol. Yudhiawan Wibisono.

Kombes Pol. Yudhiawan Wibisono menambahkan, tiga tersangka baru dalam kasus tersebut berasal dari luar institusi kepolisian. Ketiganya merupakan pemberi suap terhadap AKBP MB dan AKP DS.

Penyidik masih memburu satu orang berinisial T. Dia ikut menyuap dua anggota polisi Polda Jabar yang kini sudah menjadi tersangka. T merupakan saksi kunci dalam kasus tersebut dan keberadaannya masih terus dicari pihak kepolisian.

"Alamatnya sudah kita pegang, tapi yang bersangkutan tidak ada di tempat. Kami pun bekerjasama dengan pihak terkait seperti Departemen Dalam Negeri dan Imigrasi untuk mengetahui keberadaannya,” lanjut Kombes Pol. Yudhiawan Wibisono.

Ketiga orang yang diidentifikasi itu, sambung Kombes Pol. Yudhiawan Wibisono, berasal dari luar wilayah Jabar atau area hukum Polda Jabar.

Kombes Pol. Yudhiawan Wibisono belum dapat memastikan apakah ada tersangka lain yang berasal dari jajaran Polda Jabar.

Ditambahkan Kombes Pol. Yudhiawan Wibisono, penyidik saat ini sudah dalam tahap menyelesaikan berkas pemeriksaan terhadap tersangka Perwira menengah Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) MB dan Ajun Komisaris Polisi (AKP) DS.

Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik Bareskrim Polri menetapkan dua perwira menengah Polda Jabar sebagai tersangka kasus dugaan suap.

Perwira menengah Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) MB dan Ajun Komisaris Polisi (AKP) DS diduga keras menerima uang suap dari bandar judi online karena jasanya membuka 18 rekening yang sebelumnya diblokir penyidik Polda Jabar.

Perwira menengah Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) MB diduga menerima suap sebesar Rp 5 miliar sebagai imbalan pembukaan rekening yang sebelumnya diblokir dalam kasus pidana perjudian dalam jaringan (online).

Satu tersangka lagi, Ajun Komisaris Polisi (AKP) DS, diduga menerima suap Rp 370 juta secara bertahap.

AKBP MB lebih dulu ditahan di sel Bareskrim Polri, sementara AKP DS tinggal menunggu hasil penyidikan.

Kedua perwira polisi tersebut dijerat dengan Pasal 11 dan atau Pasal 12 huruf a atau b Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Penyidik berhasil menyita uang tunai Rp 5.000.100.000 dan US$ 168.000 dari tangan AKBP MB. Uang suap didapat dari pemilik rekening berinisial AD dan T.

Dari tangan AKP DS disita uang tunai Rp 370 juta, sebagai suap dari seorang bandar judi online berinisial AI. (jos)

See Also

Bareskrim Polri Tetap Usut Korupsi PD Sarana Jaya
KPK Perpanjang Penahanan Kadis PUPR Mojokerto
Bareskrim Polri Tahan 7 Tersangka Terkait Kasus Praktik Bank Gelap Hanson International
KPK Perpanjang Penahanan Dirut PT. CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Tulungagung
Kasus PT. Asuransi Jiwasraya (Persero), Kejagung Periksa 27 Saksi Pemilik Rekening Saham
KPK Geledah Gedung DPRD Tulungagung
KPK Periksa Direktur Utama PT. Antam (Persero) Tbk
KPK Akui Adanya Aturan Melarang Pimpinan Temui Pihak Terkait Perkara
Polda Jatim Segera Ungkap TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Polda Jatim Bidik TPPU Kasus Investasi Bodong MeMiles
Reynhard Sinaga Ditahan Di Sel Maximum Security
Universitas Manchester Cabut 2 Gelar Magister Reynhard Sinaga
Kolaborasi Bareskrim Dan BNN Amankan 250 Kg Ganja Di Jakarta
Kasus Investasi Bodong MeMiles Segera Dilimpahkan Ke Kejati Jatim
Kasus Investasi Bodong MeMiles, Polda Jatim Periksa Siti Badriah
KPK Sita Rumah Dan Mobil Mantan Bupati Cirebon
Jaksa Teliti Berkas Tersangka Kasus Novel Baswedan
KPK Periksa Komisioner KPU
Polri Selidiki Negara Rakyat Nusantara
Jaksa Agung Sebut Kasus Jiwasraya Merugikan Negara Rp 13,7 Triliun
Bea Cukai Berkoordinasi Dengan Polda Metro Jaya Tangani Kasus Penyelundupan
Pengacara Yang Sukses Mengadakan MoU Dengan Negara Lain
Polda Metro Jaya Tahan Para Tersangka Kasus Penculikan WN Inggris
Presiden Joko Widodo Resmi Lantik Idham Azis Sebagai Kapolri Baru
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.383.258 Since: 05.03.13 | 0.2159 sec