Politik

PDIP Sebut Pertemuan Hatta-Jokowi Di Rumah Surya Paloh Silaturahmi Politik

Tuesday, 02 September 2014 | View : 764

JAKARTA-SBN.

Kemarin, Senin (1/9/2014) malam, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa terlihat bertemu dengan Presiden terpilih yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ di kediaman Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh. Hal itupun mendapatkan reaksi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Politisi Senior PDIP, Ir. H. Pramono Anung Wibowo, M.M. mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi dalam berdemokrasi yang baik. "Apapun sikap politik yang ditunjukan Pak Hatta setelah putusan MK meskipun disampikan lewat twitternya, ini kan menunjukkan Hatta secara pribadi mengapresiasi putusan MK," beber Pramono Anung di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (2/9/2014).

Hatta, sambung Pramono Anung, juga menyampaikan dalam pemilihan presiden harus saling mendukung. "Sehingga kalau ada lanjutan komunikasi, ini bagian dari titik temu, karena tidak bisa bangsa ini diurus sendirian," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden terpilih, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’ bertemu dengan calon wakil presiden (cawapres) yang menjadi rivalnya, Hatta Rajasa, di kediaman Ketua Umum DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh, di Jalan Permata Berlian, R 20, Permata Hijau, Jakarta Selatan, Senin (1/9/2014) malam. Pertemuan ini digelar secara tertutup. Kabarnya, dalam pertemuan itu Ketua Umum PAN Hatta Rajasa juga hadir.

Agenda pertemuan ini sempat ditutup-tutupi oleh Pasukan Pengamanan Presiden (paspampres). Para pewarta dilarang mengikuti iring-iringan mobil Presiden ketujuh Republik Indonesia tersebut.

Sementara itu, politikus Partai Golongan Karya (Golkar), Ir. H. Fadel Muhammad Al-Haddar yang akrab disebut Fadel Muhammad, menanggapi santai pertemuan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Hatta Rajasa, dengan Presiden terpilih, Ir. H. Joko Widodo yang akrab disapa ‘Jokowi’.

Menurut mantan Gubernur provinsi Gorontalo sejak 10 Desember 2001 hingga 22 Oktober 2009, Fadel Muhammad, pertemuan itu tidak akan mengancam kelangsungan Koalisi Merah Putih. “Tidak apa-apa, itu kan pertemuan biasa, sah-sah saja," kata dia saat dihubungi awak media di Jakarta, Selasa (2/9/2014).

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini meyakini bahwa substansi pembicaraan tidak menyinggung masalah koalisi.

Mantan Gubernur Provinsi Gorontalo yang Pada pilkada Gorontalo 2006 yang dilaksanakan pada 26 November 2006, ia memperoleh 81 persen suara meyakini Hatta Rajasa masih menjaga komitmen dalam koalisi merah putih. "Saya baru ketemu beliau hari Minggu lalu dan beliau masih komit dalam koalisi ini," kata mantan Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kabinet Indonesia Bersatu II dari 22 Oktober 2009 hingga reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II, 18 Oktober 2011.

Anggota Koalisi Merah Putih ini mengatakan pertemuan dengan Jokowi hanya untuk memberi masukan karena Tim Transisi Jokowi-Kalla akan melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden, Boediono hari ini.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia ke-4 menilai wajar jika Hatta memberi masukan bagi Jokowi meski dia berada di dalam Koalisi Merah Putih. "Koalisi kita kan tidak mau merong-rong. Kita akan bantu mereka demi kepentingan rakyat. Jadi kalau membantu ya wajar saja," tandas dia.

Namun, menurut Sekjen Partai NasDem, Patrice Rio Capella, pertemuan itu membahas kemungkinan merapatnya PAN ke koalisi penyokong pasangan Jokowi-Kalla.

Selain membicarakan potensi koalisi, Patrice Rio Capella memastikan ada isu lain yang dibahas Joko Widodo dan Hatta Rajasa, yakni persiapan Tim Transisi sebelum bertemu dengan Wakil Presiden (Wapres) Boediono, hari ini. Pertemuan berlangsung sekitar satu jam. Jokowi didampingi oleh Wasekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristianto. (tem/jos)

See Also

Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
Rapat Paripurna DPR RI Setujui Program Dana Aspirasi
Pimpinan DPR RI Minta MKD Usut Tuntas Dugaan Gelar Doktor Palsu
jQuery Slider
Arsip :201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 6.415.062 Since: 05.03.13 | 0.1903 sec