Keluarga

Kenaikan Harga Rokok Di Australia Mahal Di Dunia

Sunday, 31 Agustus 2014 | View : 1717

MELBOURNE-SBN

Ketentuan pajak tembakau di Australia yang mengalami kenaikan setiap tahun, akan menaikkan harga rokok hingga rata-rata AUD 1 atau sekitar Rp 10 ribu perbatang di tahun 2016.

Tahun ini, yaitu tahun kedua ketentuan pajak tembakau tersebut, telah terjadi kenaikan pajak sebesar 13,7 persen. Harga rokok akan kembali mengalami kenaikan dengan rata-rata tambahan harga AUD 20 atau sekitar Rp 200 ribu perbungkus.

Ketentuan pajak ini, yang akan kembali mengalami kenaikan di tahun 2016 mendatang, diperkirakan pada saat itu, harga sebatang rokok miminal AUD 1, termasuk yang termahal di dunia.

Menurut perkiraan Dewan Kanker Australia, setiap bungkus rokok yang terjual, AUD 13 di antaranya akan masuk ke kas negara sebagai pajak.

Kylie Lindorff dari Dewan Kanker mengatakan, tren dunia menunjukkan cara paling efektif mengurangi konsumsi tembakau adalah dengan menaikkan pajak rokok.

Aturan pajak tembakau ini mulai diberlakukan di era Pemerintahan PM Kevin Rudd di tahun 2010 dengan kenaikan pajak 25 persen saat itu. Dilaporkan, konsumsi rokok sejak saat itu mengalami penurunan 11 persen.

Menurut Dewan Kanker, kenaikan pajak tahun diperkirakan akan mengurangi perokok hingga 4 persen.

Dijelaskan, sebagian perokok mengurangi jumlah batang rokok yang dikonsumsi dalam sehari, dan sebagian lainnya adalah perokok yang sama sekali berhenti dan anak muda yang memutuskan untuk tidak merokok.

Menurut data Dewan Kanker, rata-rata perokok berat menghabiskan 15 batas perhari, dengan pengeluaran sekitar AUD 75 atau sekitar Rp 750 ribu perminggu.

Negara-negara di dunia  yang memiliki pajak cukai termahal untuk rokok diantaranya:

1. Irlandia.

Akibat keterpurukan akan kesehatan akibat merokok juga menjadi perhatian Irlandia. Di Irlandia, sebungkus rokok dijual dengan harga Rp 90.997.

2. Skotlandia.

Negara yang bersebelahan dengan Britania Raya ini masih membahas mengenai pelarangan pemajangan rokok di toko-toko. Ternyata pemerintah sangat memperhatikan kesehatan anak-anak yang berisiko merokok pada usia muda. Untuk mengatasi hal tersebut negara ini melarang pemajangan rokok di toko, negara ini juga telah menaikkan harga rokok menjadi Rp 93.490 per bungkus di tahun 2010.

3. Islandia.

Di Islandia mengharuskan penjualan rokok tidak boleh terlihat di warung-warung. Bahkan, pemerintahnya telah berencana untuk membatasi pembelian rokok hanya berdasarkan resep dokter telah diwacanakan. Namun, wacana itu masih diperdebatkan. Pada tahun 2010, harga rokok di Islandia mencapai Rp 94.362 per bungkus.

4. Mauritius.

Pulau yang berada di Afrika ini telah menjadi pelopor kampanye anti rokok di Afrika. Selain menaikkan harga rokok, kemasan rokoknya pun dipenuhi oleh gambar peringatan merokok yang mengambil tempat 65 persen. Harga rokok di Mauritius bisa mencapai Rp 103.000 per bungkus.

5. Norwegia.

Norwegia sangat keras terhadap rokok. Rokok dilarang untuk dipajang di toko-toko. Hal tersebut sempat membuat Philip Morris, produsen rokok terbesar di Norwegia, menuntut pemerintah dengan kebijakan itu. Tuntutan itu berakhir dengan kekalahan produsen Marlboro itu.
Di tahun 2010, satu bungkus rokok di Norwegia dijual dengan harga Rp 90.249. Kini, harga rokok semakin naik dan mencapai Rp 146.000 per bungkus.

6. Selandia Baru.

Tetangga Australia sendiri yakni Selandia Baru adalah negara yang sering dibicarakan akhir-akhir ini jika menyangkut rokok. Negara tempat shooting film The Lord of the Ring ini berencana untuk menghilangkan rokok sama sekali pada tahun 2025.

Demi memenuhi misi itu, negara ini akan terus menaikkan harga rokoknya. Pada tahun 2020 rencananya rokok akan dijual Rp 960.000 per bungkus. Saat ini harga rokok di negara tersebut mencapai sekitar Rp 221.153 per bungkus.

7. Singapura.

Negara tetangga Indonesia ini, Singapura adalah salah satu negara di Asia yang ketat dengan rokok. Hal tersebut terlihat dari harga rokok yang dijual sekitar Rp 73.000 per bungkus. (abc/jos)

See Also

UMK Buka Prodi Teknik Industri
Penularan HIV/AIDS Melalui Hubungan Seksual Di Iran Meroket
Tekan Angka Kematian Bayi Akibat Hipotermia, Mahasiswa UMK Rancang Pup Baby
Perlu Ada Pelatihan Membuat Manisan Belimbing Dan Jambu
Perempuan Rentan Alami Kekerasan Seksual Di Media Sosial
Mahasiswa UMK Amati Produksi Kretek
Friend Peace Team Asia West Pacific-USA Berbagai Pengalaman Dengan Mahasiswa UMK
Manfaat Besar Bawang Putih Bagi Kesehatan
Konsumsi 7 Makanan Hadapi Kanker
Lagu Iwan Fals Menggema Di Arena Musywil Muhammadiyah Dan Aisyiyah Ke-47
Segera Ada Sosis Anti-kanker Usus
Kudapan Indonesia Laris Di Farmers Market Praha
Deteksi Dini Mencegah Diabetes Melitus
Tiga Kuliner Jadi Andalan Indonesia Di MEA
Turunkan Kolesterol Dengan Cuka Apel
Diam-diam 7 Penyakit Ini Tanpa Disadari Mengakibatkan Kematian
Makanan Sehat Bunuh Sel Kanker
Hoax, Facebook Kenakan Tarif Bagi Penggunanya
KPI Sebut Lima Acara TV Yang Berbahaya Bagi Anak-anak
Wanita Yang Pernah Berhubungan Badan Wajib Lakukan Pap Smear
Lima Penyebab Utama Kanker
Perempuan Memburu 12 Hal Terhadap Diri Lelaki
Finalis American Idol Michael Johns Meninggal Di Usia Ke-35
Lima Kebiasaan Penyebab Kanker
Tiga Gaya Hidup Cegah Kanker
jQuery Slider
Arsip :2016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 5.821.213 Since: 05.03.13 | 0.234 sec