Nasional

Haji Lulung Sebut Sama-sama Pribumi, Kenapa Diributin Punya Lamborghini?

Thursday, 28 Agustus 2014 | View : 1518

JAKARTA-SBN.

Tokoh muda Betawi asal Tanah Abang yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung menampakkan batang hidungnya di ruang kerjanya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (28/8/2014).

Pada Rabu (27/8/2014) kemarin, pria yang akrab disapa Haji Lulung itu "menghilang" setelah adanya pemberitaan bahwa nomor polisi Lamborghini miliknya tidak terdaftar di Polda Metro Jaya.

Saat keluar dari ruang kerjanya di lantai 9 Gedung DPRD DKI Jakarta, Haji Lulung tampak tergesa-gesa dan berusaha menghindar dari wartawan. "Apaan nih? Pasti soal Lamborghini lagi dah nih?” cetus Haji Lulung.

Beberapa wartawan yang telah menunggu dia pun terus mendesak Haji Lulung untuk menjawab pertanyaan yang menyinggung Lamborghini miliknya.

"Elo pribumi, kita sama-sama pribumi, kenapa pada diributin sih kalau punya Lamborghini? Ha-ha-ha," kata Haji Lulung tertawa seraya meninggalkan kerumunan wartawan.

Sebelumnya diberitakan, Haji Lulung membantah bahwa Lamborghini itu miliknya.  Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung kini mengaku mobil mewah Lamborghini yang ditumpanginya saat pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta Senin (25/8/2014) lalu hanya meminjam temannya. "Kemarin itu, gue enggak sengaja datang ke pelantikan DPRD habis pulang touring. Jadi sekalian pakai Lamborghini punya temen gue, minjem, itu (Lamborghini) bukan punya gue," kata pria yang akrab disapa Lulung itu, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (28/8/2014).

Selain membantah Lamborghini itu kepemilikannya, Haji Lulung juga membantah memiliki lima mobil mewah terparkir di garasinya. Padahal, sebelumnya Haji Lulung mengaku memiliki Lamborghini serta lima mobil mewah lain di tempat tinggalnya.

"Bohong itu gue punya lima mobil. Ha-ha-ha. Jangan fitnah, di garasi rumah gue penuh motor Vespa," kata Haji Lulung berseloroh.

Kendati menampik memiliki mobil Lamborghini dan mobil mewah lainnya, Haji Lulung tak menampik memiliki mobil Jeep Rubicon berpelat nomor polisi DK 11 HL.

Sekretaris Umum Badan Musyawarah (Bamus) Betawi ini pun menantang wartawan untuk mengecek izin pendaftaran kendaraan kepada Polda Metro Bali.

Pendiri PT. Putraja Perkasa, lalu PT. Tujuh Fajar Gemilang, dan PT. Satu Komando Nusantara itu menjamin, mobil Jeep Rubicon-nya tidak bermasalah.

"Ini semua mobil saya ini berkat jerih payah saya mengumpulkan sampah di Tanah Abang. Bersyukurlah pada Allah SWT," kata pria yang pernah berseteru dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu.

Ketua Pemuda Panca Marga DKI Jakarta, Haji Lulung mengatakan, pelat nomor polisi mobil mewah tersebut telah diurus sejak 6 Agustus 2014 lalu. Haji Lulung menunjukkan Surat Keterangan Pendaftaran Kendaraan Bermotor dengan nomor surat: SKET/0425/VIII/2014/regident (registrasi dan identifikasi).

Dikabarkan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Maulana Hamdan, S.I.K. menandatangani surat tersebut. Di dalam surat itu diterangkan bahwa, dealer atas nama The Djakarta Auto, yang berlokasi di Jalan Suryopranoto nomor 10 Jakarta Pusat, sedang mengurus surat-surat kendaraan Lamborghini Superleggera A/T berwarna hijau keluaran tahun 2013 dengan pelat nomor B 1285 SHP.

Surat pendaftaran diajukan atas nama PT. The Djakarta Auto yang beralamat di Jalan Suryopranoto No.10, Jakarta Pusat. Lamborghini SuperLeggera A/T bertuliskan dengan nomor mesin CEH1005637 dan nomor polisi B 1285 SHP.

Dalam surat itu tertulis keterangan bahwa kendaraan tersebut sedang dalam proses pengurusan di Samsat Polda Metro Jaya. Surat tersebut berlaku selama satu bulan sejak dikeluarkan.

Surat ditandatangani oleh Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Maulana Hamdan lengkap dengan stempel dan barcode di sisi kanan bawah.

"Surat-surat kendaraan bermotor di atas sedang dalam proses pengurusan di Samsat Polda Metro Jaya. Surat keterangan ini dibuat dengan sebenarnya berlaku di wilayah Polda Metro Jaya selama satu bulan, terhitung mulai tanggal dikeluarkan. Apabila telah habis masa berlaku, surat keterangan pendaftaran kendaraan berikut TNKB (tanda nomor kendaraan bermotor) dikembalikan kepada Ditlantas Polda Metro Jaya," tulis AKBP Maulana Hamdan dalam surat keterangan tersebut.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyatakan surat keterangan kendaraan yang ditunjukkan anggota DPRD DKI Abraham Lunggana untuk mobil Lamborghini hijau yang ditandatangani Kepala Subdit Registrasi dan Identifikasi AKBP Maulana Hamdan juga palsu.

Saat dihubungi wartawan, Kamis (28/8/2014), Kasubdit Regident Polda Metro Jaya AKBP Maulana Hamdan membantah pernah mengeluarkan surat yang ditunjukkan Lulung.

"Saya tidak pernah menandatangi surat tersebut. Itu palsu," kata AKBP Hamdan Maulana tegas.

AKBP Hamdan Maulana mengatakan, bukan tidak mungkin kasus pemalusan ini juga akan dibawa ke jalur hukum. "Yang jelas di data kami tidak ada, Itu palsu saya tidak mengeluarkan dan menandatanganinya," tukas AKBP Hamdan Maulana.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Restu M. Budyanto mengaku masih menelusuri kendaraan Lamborghini milik anggota DPRD DKI Abraham Lunggana yang akrab disapa Haji Lulung.

Menurutnya, jika kendaraan tersebut tidak diimpor dengan benar, maka bisa dipastikan surat yang ditunjukkannya adalah palsu.

"Kita telusuri dulu, kalau itu selundupan, surat itu pasti tidak benar, tapi bila importirnya jelas, dan ada surat resmi masuk ke Indonesia, serta ada permohonan surat jalan untuk keperluan terbatas, maka akan kita cek, apakah ada penyalahgunaan surat jalan sementara tersebut," tuturnya, Kamis (28/8/2014).

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya akan menyelidiki kepemilikan mobil tersebut. "Kalau plat palsu, kendaraan apapun ditilang, tapi kita selidiki dulu," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (27/8/2014).

Mantan Wakapolwil Banyumas ini mengatakan, Polda Metro Jaya tidak pernah segan menilang kendaraan mewah. Antara lain Ferrari merah yang melanggar di jalan tol dalam kota beberapa waktu lalu.

"Siapapun yang menyalahi ketentuan UU Lalu lintas, akan ditilang, kalau nggak ada surat-suratnya baru disita. Kita kan belum periksa mobil itu (Lamborghini Lulung),” tegas mantan Kapolres Klaten tersebut.

Sekadar informasi, sebelumnya, beberapa waktu lalu, Kepala Sub-Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lantas (Kasubdit Gakkum Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Hindarsono menyatakan dan memastikan bahwa plat nomor polisi mobil Lamborghini milik Haji Lulung dengan Plat B 1285 SHP tidak terdaftar di sistem administrasi Polda Metro Jaya. Mobil tersebut dikendarai Lulung saat pelantikan Anggota DPRD DKI 2014-2019 lalu.

AKBP Hindarsono telah memeriksa nomor polisi B 1285 SHP dari Lamborghini Gallardo milik Wakil Ketua DPRD DKI ini. Hasilnya, nomor polisi tersebut tidak terdaftar di Polda Metro Jaya.

Anggota Fraksi PPP DPRD DKI ini, Haji Lulung memarkirkan mobil Lamborghini-nya warna hijau di halaman Gedung DPRD DKI, pada pelantikan 106 anggota DPRD DKI, Senin (25/8/2014) lalu. Keberadaan mobil mewah itu menarik perhatian pengunjung yang hadiri pelantikan. (tri/jos)

See Also

Megawati Soekarnoputri Resmikan Patung Soekarno Di Akmil Magelang
Penyebab Kecelakaan Bus Damri Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Bus Damri Kecelakaan Di Tol Arah Bandara Soekarno Hatta
Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Prajurit Kodim 0716/Demak Menyerbu Desa Sayung
Al Mawaddah Gelar Hypno Motivasi Untuk Mengisi Liburan Sekolah
Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.910.461 Since: 05.03.13 | 0.2007 sec