Agama & Masyarakat

Wasekjen PDIP Sebut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin Layak Dipertahankan

Monday, 25 Agustus 2014 | View : 1498

JAKARTA-SBN.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membuka komunikasi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk bergabung dalam koalisi pasangan capres cawapres terpilih Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK). Apalagi, performa Menteri Agama yang juga kader PPP Lukman Hakim Saifuddin terbilang baik.

"Untuk PPP, masih elite sebagian, kami membangun penjajakan dan komunikasi," tutur Wasekjen PPP Ahmad Basarah di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/8/2014).

Ahmad Basarah menilai mantan anggota DPR RI Periode 1997-1999, Lukman Hakim Saifuddin dapat menjalankan tugasnya sebagai Menteri Agama dengan baik.

Lukman Hakim Saifuddin yang juga mantan Wakil Ketua MPR itu memberikan warna empat pilar dalam setiap tugasnya. “Perjuangan almarhum Taufik Kiemas (mantan Ketua MPR) dalam menggagas empat pilar berbangsa dan bernegara terlihat dalam sikap Pak Lukman,” jelas Ahmad Basarah.

Anggota Komisi III DPR RI itu melihat Lukman Hakim Saifuddin selalu mengimplementasikan empat pilar dalam tugasnya sebagai Menteri Agama. "Secara politik dan ideologi memenuhi syarat melanjutkan sebagai Menag," terang Ahmad Basarah.

Sementara itu, mantan anggota DPR RI periode 1999-2004, Lukman Hakim Saifuddin yang dikonfirmasi hal tersebut mengaku belum dapat berkomentar banyak. “Saya fokus dulu di sini. Jangan berandai-andai terlalu jauh. Saya sedang diuji, saya belum tentu lulus tes ini. Jadi biarkan saya fokus sampai Oktober,” tegas mantan anggota DPR RI periode 2004-2009, Lukman Hakim Saifuddin.

Untuk diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengangkat Wakil Ketua MPR 2009-2014 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Lukman Hakim Saifuddin, menduduki jabatan Menteri Agama menggantikan Suryadharma Ali yang terjerat sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa penyelenggaraan haji Tahun Anggaran (TA) 2012/2013. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengangkat Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 54 P tahun 2014.

Mantan Kepala Program Kajian Lakpesdam NU, 1989-1995, Lukman Hakim Saifuddin yang juga Wakil Ketua Umum DPP PPP saat dipanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Batam, Kamis (5/6/2014), menyatakan amanah dari Kepala Negara itu merupakan kepercayaan yang luar biasa berat dan tanggung jawab itu dinilai lebih berat karena berarti dirinya hanya memiliki jangka waktu tersisa selama empat bulan.

Mantan penggiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang kini menjabat Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) periode 2011-2015 ini, Lukman Hakim Saifuddin mengaku dalam menjalankan tugasnya akan mempelajari terlebih dahulu permasalahan yang terjadi.

Mantan Ketua DPP PPP Periode 2007-2012 tersebut mengaku bukan malaikat atau semudah membalikkan telapak tangan. "Tidak mudah bagi saya menerima amanah yang luar biasa beratnya," tukas mantan Sekretaris Pengurus Harian Pusat DPP PPP periode 2003-2007, Lukman Hakim Saifuddin saat itu.

Menteri Agama Republik Indonesia ke-21 yang mulai menjabat pada 9 Juni 2014 ini, Lukman Hakim Saifuddin lahir pada di Jakarta pada 25 November 1962 sebagai anak bungsu dari 10 bersaudara anak pasangan K.H. Saifuddin Zuhri dan Solichah.

Kesembilan kakaknya adalah Dr. Fahmi Djafar yang beristrikan Dra Maryam, putri tokoh NU K.H. Ahmad Syaikhu, Farida bersuamikan Shalahuddin Wahid, putra ketiga K.H. Wahid Hasyim, adik kandung Abdurrahman Wahid, Anisa, istri Dr. Solichul Hadi mantan aktivis PMII, Aisyah, yang dipersunting Drs Wisnu Hadi pengusaha, Andang FN Baehaqi berpendidikan di Kairo dan Belanda yang menikah dengan Gitta gadis Belanda, Julia, Annie, dan Adib yang menikah dengan Yanti Ilyas putri K.H. M. Ilyas.

Selepas dari Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI) Manaratul Ulum, Lukman Hakim Saifuddin melanjutkan sekolah ke Pondok Modern Gontor, Ponorogo, Jatim pada tahun 1983 silam ke Universitas Islam As-Syafiiyah, Jakarta pada tahun 1990.

Pada masa mudanya, Lukman Hakim Saifuddin aktif sebagai Wakil Sekretaris Pimpinan Pusat Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU (LKKNU) 1985-1988.

Lalu pada 1988-1999, Lukman Hakim Saifuddin berkecimpung di Lajnah Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) NU sebagai Wakil Sekretaris, Kepala Bidang Administrasi Umum, Koordinator Program Kajian dan Penelitian, Koordinator Program Pendidikan dan Pelatihan, hingga menjadi Ketua Badan Pengurus periode 1996-1999.

Selama beraktivitas di Lakpesdam NU, sebagai Kepala Program Kajian Lakpesdam NU, 1989-1995 pernah mengikuti pendidikan singkat mengenai Community Organizer in Health and Development in Asian Rural Settings di Asian Health Institute, Nagoya, Jepang dan di Curtin University, Perth, Australia.

Pada tahun 1995-1997 bergabung dengan Helen Keller International sebagai project manager dalam program The Irian Jaya Community Eye Care Project.

Lukman Hakim Saifuddin  pernah menjadi anggota Majelis Pengarah Pesantren Al-Hamidiyah, Depok dan pengajar pada Pendidikan Kader Ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta.

Menjadi Wakil Ketua Bidang Pengembangan Program Yayasan Saifuddin Zuhri sejak 1994 hingga kini dan anggota Komisi Pengawas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) periode 2004-2007.

Lukman Hakim Saifuddin menjadi pengurus PPP pada awal 1994 sebagai anggota Lembaga Pusat Pendidikan dan Latihan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, lalu menjadi Ketua di lembaga tersebut pada 1999-2003, menjadi Sekretaris Pengurus Harian Pusat DPP PPP periode 2003-2007, dan Ketua DPP PPP Periode 2007-2012.

Lukman Hakim Saifuddin terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat sejak 1997 sampai saat ini.

Pada Pemilu 2014, dia pun terpilih kembali sebagai anggota DPR RI untuk periode 2014-2019.

Selama mengabdi di DPR RI, pernah memimpin Tim Pemantau Operasional Haji di Saudi Arabia, mewakili DPR RI dalam Young Parliamentarians Meeting di Filipina dan Italia, memenuhi undangan The American Council of Young Political Leaders ke Amerika Serikat, anggota delegasi dalam The Role of the Legislatures di Mongolia, dan anggota delegasi dalam Congress of Democrats from the Islamic World di Turki.

Berkesempatan melakukan studi tentang konstitusi ke negara Rusia, Jerman, Prancis, Belanda, dan Spanyol sebagai anggota Badan Pekerja MPR yang khusus merancang Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada 1999 hingga 2002.

Tokoh yang pernah menjadi Sekretaris Forum Konstitusi wadah berhimpunnya para pelaku sejarah yang merumuskan Rancangan Perubahan UUD 1945 ini juga menjabat Wakil Ketua Tim Sosialisasi UUD 1945 MPR RI (2004-2009), Sekretaris Fraksi PPP MPR RI (2004-2007), Wakil Ketua Tim Kajian Peningkatan Kinerja DPR RI (2006-2007), anggota Tim Kuasa Hukum DPR RI (2004-2009), dan Ketua Fraksi PPP DPR RI (2007-2009), dan Wakil Ketua MPR RI (2009-2014).

Alumnus Sarjana (S1) Universitas Islam As-Syafi’iyah Jakarta, 1990 dan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, 1983, Lukman Hakim Saifuddin memiliki seorang istri bernama Trisna Willy dan tiga anak. (jos)

See Also

Wakil Ketua MPR RI Tegaskan Tak Ada Ruang Bagi Rasisme Tumbuh Di Indonesia
Klaim Keraton Agung Sejagat Purworejo
Gubernur Jawa Tengah Minta Usut Munculnya Keraton Agung Sejagat
Polres Purworejo Akan Klarifikasi Keraton Agung Sejagat
Kapolri Sebut Teringat Insiden Sweeping Sabuga Bandung
MUI Bantah Buat Spanduk Tolak Natal Di Pangandaran
Lepas Santri Ke Luar Negeri Di Momentum Hari Santri
Pesan K. H. Aniq Muhammadun Dalam Halalbihalal UMK
Forkopimda Kabupaten Demak Gelar Halal Bi Halal
Mahasiswa UMK Kembangkan Kap Lampu Bertema Kebangsaan Dan Pluralisme
Danpos-Babinkamtibmas Kebonagung Bersinergi Amankan Perayaan Kebaktian
Dandim 0716/Demak Tarling Perdana Bersama Bupati
Kodim 0716/Demak Dan GP Ansor Milik Warga Demak
Tangkal Radikalisme, Babinsa Bangun Komunikasi Dengan GP Ansor
Menangkal Gerakan Radikal Teroris Kaum Perempuan: Belajar Dari Sunan Kudus
Kepedulian Babinsa Kodim 0716/Demak Terhadap Tokoh Agama
Ngalap Berkah, Dandim 0716/Demak Ruwahan Dan Kirab Budaya
Bersama Bupati, Dandim 0716/Demak Buka Acara Tradisi Megengan Guna Menyambut Bulan Suci Ramadhan
Kasdim 0716/Demak Hadiri Musyawarah Tamir Masjid Agung Demak
Danramil 03/Wonosalam Komsos Dengan Toga, Tomas, Dan Toda
Nuansa Religius Warnai HUT Kabupaten Demak Yang Ke-515
Selamat Jalan Bang Indra Sahnun Lubis
UGM Tolak Usul Penerimaan Mahasiswa Lewat Kemampuan Baca Kitab Suci
Kodim 0716/Demak Gelar Doa Bersama Pada 171717
Dandim 0721/Blora Ajak Warga Blora Doa Bersama
jQuery Slider

Comments

Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.377.806 Since: 05.03.13 | 0.2105 sec