Nasional

Polda Metro Jaya Amankan Tiga Mercy Unimog Milik Pendukung Prabowo-Hatta

Friday, 22 Agustus 2014 | View : 2071

JAKARTA-SBN.

Saat berlangsungnya unjuk rasa sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pada Kamis (21/8/2014) siang, tiga unit truk Mercedes-Benz Unimog 1300L atau truk kecil ala militer diparkir persis di depan pagar kawat berduri yang didirikan polisi di depan Bundaran Patung Arjuna Wijaya alias Patung Kuda, di perempatan Jalan M.H. Thamrin-Jalan Medan Merdeka Barat dimana Gedung Mahkamah Konstitusi berada dan Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, di sekitar kantor Indosat.

Tiga unit truk Mercedes-Benz Unimog 1300L bercat loreng tersebut dipakai untuk menggilas kawat berduri polisi yang dipasang untuk blokade massa di area Bundaran Patung Arjuna Wijaya alias Patung Kuda, di perempatan Jalan M.H. Thamrin-Jalan Medan Merdeka Barat dimana Gedung Mahkamah Konstitusi berada dan Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat.

Tiga Unimog atau truk penggangkut massa simpatisan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tersebut juga sempat menjadi alat provokasi guna menyemangati massa pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendobrak dan menerobos kawat duri yang dipasang petugas.

Dari pantauan, truk Unimog yang identik sebagai truk militer ini digunakan oleh para massa pendukung pasangan Prabowo-Hatta untuk merusak kawat duri yang dipasang sebagai pengamanan di ujung Jalan Medan Merdeka Barat.

Massa pendukung kubu pasangan Prabowo-Hatta merangsek melewati kawat berduri menggunakan Unimog tersebut hingga memicu terjadinya kerusuhan.

Oleh karena itu polisi kemudian menyemprot air dan gas air mata. Saat dilakukan pembubaran paksa dengan gas air mata dan water cannon, massa pendukung pasangan Prabowo-Hatta kemudian berhamburan meninggalkan barisan pengamanan polisi. Massa pendukung pasangan Prabowo-Hatta pun kocar kacir dan hanya meninggalkan sopir serta Unimog. Saat itu, petugas segera menyita truk-truk tersebut.

Sebanyak tiga unit truk Mercedes-Benz Unimog 1300L milik massa pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa disita oleh pihak kepolisian. Tiga mobil berukuran besar tersebut milik massa pendukung pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang digunakan untuk berdemonstrasi, Kamis (21/8/2014), disita aparat kepolisian sebagai alat bukti.

Menyusul insiden bentrokan saat massa pendukung pasangan Prabowo-Hatta hendak menembus barikade pengamanan polisi di Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (21/8/2014). 

Ketiga unimog milik pendukung pasangan Prabowo-Hatta ini sekarang diamankan polisi.

Unimog itu disita dari sejumlah ormas yang ikut aksi mendukung ke MK. Rencananya Unimog itu akan dibawa ke Mapolda Metro Jaya. Sedangkan 3 sopir yang membawa Unimog sudah diamankan. Kini sopir dan Unimog itu segera diproses polisi.

Petugas mengamankan truk itu sebagai barang bukti karena digunakan untuk menerobos dan merusak pagar kawat berduri sebagai batas zona steril kawasan menuju Gedung Mahkamah Konstitusi di Jalan Merdeka Barat, Jakarta.

Polisi menyita beberapa mobil tersebut yang digunakan massa sebagai barang bukti. “Mobil (truk massa pendukung Prabowo-Hatta) kami sita sebagai barang bukti,” beber Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Dwi Priyatno, di lokasi, Kamis (21/8/2014).

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Drs. Dwi Priyatno mengungkapkan, sebelum terjadi bentrokan antara pengunjuk rasa dengan aparat keamanan, pihaknya telah melakukan upaya-upaya persuasif dengan memperingatkan massa. Namun, dari pihak massa tetap mengambil langkah yang melanggar hukum dengan menerobos batas zona aman yang dibatasi dengan kawat berduri. “Setelah kami peringatkan, mereka tidak mematuhi, dan itu (pagar kawat berduri) dirusak. Itu melanggar hukum. Kami tegas, mereka merusak, anarkis, langsung ditindak. Kami minta jangan diulangi lagi,” papar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Drs. Dwi Priyatno.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Rikwanto, tiga unit kendaraan besar tersebut saat ini disita dan dibawa ke Polda Metro Jaya. "Iya benar, ada tiga truk. Kendaraan tersebut digunakan massa untuk menembus penjagaan," ungkap mantan Wakapolwil Banyumas itu, Kombes Pol. Rikwanto, saat ditemui di depan patung Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat.

Adib Zain, pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) yang datang dari Bandung, Jawa Barat, untuk mendukung pasangan Prabowo-Hatta, membeberkan, ketiga truk tersebut, masing-masing dimiliki oleh massa Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI POLRI, Pemuda Panca Marga, dan Laskar Merah Putih.

Kamis (21/8/2014) sore, 3 Unimog itu ditepikan di dekat Patung Kuda. Sejumlah petugas kepolisian berjaga. Sebelum dibawa ke Polda Metro Jaya, tiga mobil buatan Mercedez Benz berjenis Unimog 1.300 liter ini untuk sementara sempat diparkir di depan Kantor Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), kawasan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Nomor polisi dua Unimog menunjuk daerah Bandung sebagai asal kendaraan, yakni D 8139 DI dan D 8499 TC. Sementara itu, satu Unimog lainnya bernomor polisi Z 8383 BM.

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Sakat menuturkan Unimog tersebut akan menjadi urusan Kasatreskrim Polda Metro Jaya.

Tiga mobil bak terbuka berukuran besar tersebut bercorak loreng-loreng khas militer. Belum ada konfirmasi, siapa pemilik Unimog ini.

Tiga truk kecil Mercedes-Benz Unimog 1300L milik massa pendukung pasangan Prabowo-Hatta yang disita kepolisian sudah dibawa ke Polda Metro Jaya.

Berdasarkan pantauan, Unimog atau yang identik dengan truk militer ini, Kamis (21/8/2014) malam sudah terparkir di halaman Polda Metro Jaya.

Tiga Unimog yang bercat loreng ini diparkir berjejer di depan Taman Metro, atau diseberang parkiran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Unimog tersebut, dibagian kaca depannya ada yang retak dan ringsek ke dalam. Kemudian beberapa bendera dari pendemo juga masih terpasang di Unimog.

Tampak pula, tiga Unimog itu dikerumuni oleh puluhan penyidik Polda Metro Jaya yang melakukan penyelidikan mendalam.

Puluhan penyidik ini memeriksa dengan detail bagian Unimog, baik bagian dalam serta luar. Selain itu, ada pula yang bertugas mendokumentasikan kerusakan-kerusakan di Unimog tersebut. (tri/jos)

See Also

Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
Excavator Menjadi Pusat Perhatian Anak-Anak Pada TMMD Kodim 0716/Demak
Pedagang Es Tebu Raup Untung, Berkat TMMD
Dibalik Layar TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.664.551 Since: 05.03.13 | 0.1796 sec