Nasional

Bentrok Di Sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi

Thursday, 21 Agustus 2014 | View : 1176

JAKARTA-SBN.

Suasana di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) kian mencekam. Saat ini massa pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa masih berkumpul di sekitar Gedung MK.

Ribuan massa pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa merangsek masuk ke Gedung MK di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

Massa pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mencoba merangsek masuk melewati barikade kawat berduri yang melintang di depan Gedung Indosat, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2014).

Massa pendukung pasangan Prabowo-Hatta tersebut mencoba membuka kawat berduri yang terpasang menutupi jalan. "Ayo buka-buka!" teriak massa pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di depan Gedung Indosat, Jakarta, Kamis (21/8/2014).

Tak sedikit dari pendukung berusaha sekuat tenaga menggeser barikade kawat berduri. Terpantau, massa pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menggunakan seragam loreng.

Sekitar pukul 11.30 WIB, massa terus mengalir dari arah Jalan M.H. Thamrin. Massa pendukung pasangan Prabowo-Hatta juga meneriakkan kata-kata perang. "Ayo perang-perang!" teriak massa pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Usaha massa pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tak berhenti sampai di situ. Massa pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang membawa truk berwarna gelap seperti truk angkut TNI juga didekatkan tepat di depan barikade kawat berduri. Setidaknya ada empat truk terparkir di sana. Begitu pun empat truk militer jenis unimog yang massa pendukung pasangan Prabowo-Hatta bawa.

Keempat truk tersebut terlihat saling berhadapan dengan tiga mobil taktis kepolisian seperti Barakuda, watercannon, dan mobil panser diantara barisan barikade aparat.

Di tengah itu, massa pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tersebut juga melantunkan shalawat untuk memberi semangat kepada pendukung Prabowo-Hatta lainnya.

Dibalik kawat duri, sambil bergantian massa pendukung pasangan Prabowo-Hatta tetap melakukan orasi sembari meneriakan yel-yel dan nyanyian lagu-lagu kebangsaan.

Sementara itu personel polisi yang sudah disiagakan membuat barikade. Polisi sudah mulai berjaga. Polisi lengkap dengan tameng dan helm.

Tak jauh dari kantor Kementerian Politik Hukum dan Keamanan juga terparkir satu kendaraan water cannon, satu buat panser, satu buah baracuda.

Polisi memasang barikade dan bersiap menghalau massa pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang mencoba membongkar kawat berduri.

Massa pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dihadang aparat di depan kantor Indosat Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2014).

Pantauan, sempat terjadi saling adu dorong antara para demonstran dan pihak kepolisian. Aksi tegang itu terjadi saat massa pendukung pasangan Prabowo-Hatta memaksa berusaha masuk menembus kawat duri sebagai pembatas melakukan aksi tersebut.

Massa pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tak terima dibubarkan paksa oleh polisi karena berusaha merangsek mendekati Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Pihak kepolisian pun sempat menembak gas air mata satu kali mengarah kepada pengunjuk rasa.

Pihak kepolisian pun akhirnya berupaya mendekati massa untuk mengajak berdiskusi.

Berdasarkan pantauan, Kamis (21/8/2014), Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Hendro Pandowo mendatangi salah satu orator untuk mengajak berbicara. Namun, tiba-tiba kepala Kombes Pol. Hendro Pandowo ditarik dan dipukul salah seorang demonstran. Spontan saja anggota Provost dan Reserse mengejar pelaku. Namun, akibat timpukan batu dari massa pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, si penjotos pun lolos. "Orangnya gondrong, gila kepala Kapolres dipukul," cetus salah satu anggota Reserse di lokasi.

Massa pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa sudah memenuhi jalan di depan Gedung Indosat, tak jauh dari Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Hingga kini kondisi sudah mulai kondusif. Massa pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa sedikit-sedikit kembali mundur ke Bundaran Indosat karena disemprot mobil water cannon. Sampai berita ini diturunkan ribuan pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa masih tertahan di depan kantor Indosat.

Rabu (20/8/2014) kemarin, pihak kepolisian sudah menetapkan pengunjuk rasa hanya bisa sampai Ring tiga. (mer/jpnn/jos)

See Also

Seleksi Program Magang Ke Jepang, PPMKP Adakan Pelatihan Petani Muda Di P4S Al Mawaddah
Demi Meriahkan Penutupan TMMD Grup Seni Kentongan Berlatih Hingga Larut Malam
Agar Lebih Dekat Dengan Warga, Satgas TMMD Juga Ikut Ronda Malam
Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia
Ini Talud TMMD Versi Tentara Kodim 0716/Demak
Jalan TMMD Akan Buka Jalur Alternatif Sumberejo
Ketika Para Santri Ikut Bekerja Di Lokasi TMMD
Senang Bisa Bekerja Dengan Pak Tentara
Luangkan Waktu Cek Lokasi TMMD
Terus Didengungkan TMMD Kalikondang Ke Seantero Demak
Tiada Hari Tanpa Sosialisasi TMMD
Progres Pekerjaan Talud TMMD Menggembirakan
Galang Kekuatan Kaum Muda Untuk Sukseskan TMMD Kalikondang
Sortir Material TMMD Dilakukan Sejak Dari Toko
Sudah Tersusun Jadwal Kerja Bhakti Warga Di TMMD
Terima Kasih Sejumlah RTLH Warga Saya Sudah Mulai Dibangun TNI
Terus Dipoles Lapangan Untuk Upacara Pembukaan TMMD
Ajari Anak-Anak Di Desa TMMD Tentang Kebersihan Lingkungan
Permudah Media Akses Berita, Dirikan Posko Penerangan Di Lokasi TMMD
Balai Desa Kalikondang Disiapkan Sebagai Poskotis TMMD Reguler Ke-105
Sosok Tenaga Teknis Yang Akan Menyukseskan TMMD
Maturnuwun Pak Tentara, Jalan Beton Ini Sudah Ditunggu Warga
Excavator Menjadi Pusat Perhatian Anak-Anak Pada TMMD Kodim 0716/Demak
Pedagang Es Tebu Raup Untung, Berkat TMMD
Dibalik Layar TMMD Reg Ke-105 Kodim 0716/Demak
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.664.554 Since: 05.03.13 | 0.1755 sec