Internasional

Australia Siapkan Visa Kemanusiaan Untuk Warga Yazidi

Thursday, 14 Agustus 2014 | View : 1391

CANBERRA-SBN.

Pemerintah Australia memastikan untuk menyiapkan 4000 visa kemanusiaan bagi para korban konflik Irak dan Suriah, yang menjadi sasaran kelompok ektrimis militan bersenjata dari kelompok jihad radikal, The Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL), diterjemahkan sebagai the Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) or the Islamic State in Iraq and al-Sham (ISIS) atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau gerilyawan Negara Islam di Irak dan Suriah (NIIS).

Di bawah skema Pemerintahan Koalisi, Australia setiap tahunnya menyiapkan 13.750 visa bagi para pencari suaka ke Benua Kanguru. Namun untuk tahun ini, sebanyak 400 visa dikhususkan bagi para korban konflik di Irak dan Suriah.

Warga Kristen dan minoritas Yazidi yang menjadi sasaran ISIS, akan mendapat prioritas dalam visa kemanusiaan Australia.

Minoritas Yazidi adalah kelompok etnoreligius dan berbahasa Kurdi yang mempraktekkan agama sinkretisme yang menggabungkan Syiah dan Sufi Islam dengan tradisi adat rakyat daerah. Tradisi-tradisi ini mencakup unsur-unsur bersama dengan komunitas Kristen dan Mandaean di Timur Dekat, serta dengan yang lebih kuno seperti Gnostik, Marcionit, Zoroastrianisme, dan agama awal Mesopotamia. Yazidi terutama tinggal di Provinsi Nineveh Irak utara, wilayah yang pernah menjadi bagian dari Asiria kuno.

Kantor Menteri Imigrasi Scott Morrison mengatakan, pemerintahnya sangat prihatin atas konflik berkelanjutan di Irak. Dijelaskan, warga Kristen serta minoritas Yazidi kini memenuhi syarat untuk memperoleh Visa Khusus Kemanusian.

Jurubicara kantor Menteri Imigrasi tersebut menyebutkan, lebih dari 1000 jatah visa telah diberikan bagi warga korban konflik Suriah.

Namun Jurubicara oposisi urusan imigrasi Richard Marles menyambut baik keputusan pemerintah tersebut.

Namun, Richard Marles mengatakan, jatah 13.750 visa kemanusiaan pertahun sangat rendah dibandingkan target yang ditetapkan pihak oposisi sebanyak 20 ribu visa kemanusiaan.

Para pemimpin Gereja Anglikan telah mengutuk situasi yang memburuk di utara Irak, dan meminta pemerintahan Australia Tony Abbott untuk memberikan suaka kepada warga Kristen Irak yang tengah diserang di negara itu.

Berbicara di Melbourne, pendeta Justin Welby mengatakan, situasi di Irak adalah bagian dari peningkatan global atas penyiksaan warga Kristen dan minoritas lainnya. “Apa yang terjadi sekarang ini di utara Irak adalah di luar batas teror manusia yang telah kita lihat selama beberapa tahun belakangan. Kita tak bisa membiarkan kebengisan ini dilepaskan tanpa hukuman,” tukas pendeta Justin Welby berapi-api.

Namun ia menuturkan, kelompok seperti ISIS memang ditolak oleh mayoritas Muslim dan karenanya meminta komunitas global untuk mencatat pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang tengah terjadi di Irak sehingga para pelakunya dapat dihukum.

Pendeta Justin Welby berada di Australia sebagai bagian dari tur dunia Gereja Anglikan dan untuk menghadiri penahbisan pendeta Philip Freier sebagai Pendeta Senior Gereja Anglikan Australia yang baru di Katedral St. Paul.

Pendeta Philip Freier, yang ditunjuk menempati jabatan baru sejak bulan Juni, mengatakan, ia telah menulis surat ke P.M. Tony Abbott dan juga Menteri Imigrasi, Scott Morrison, agar menawarkan suaka kepada warga Kristen Irak. “Sebagai pendeta senior gereja Anglikan Australia, saya telah menulis surat ke Perdana Menteri Tony Abbott, memuji respon cepat Australia untuk menyediakan bantuan ke ribuan pengungsi Irak. Saya juga memintanya untuk meniru Perancis yang memberikan suaka kepada warga Kristen di utara Irak yang tengah dipaksa berpindah agama atau menghadapi kematian,” ceritanya.

Ia berujar, dirinya optimistis Pemerintah akan ‘merespon dengan belas kasih’.

Pendeta Philip Freier menuturkan, akan ada debat yang sengit tentang bagaimana masyarakat mengatasi kembalinya warga negara Australia yang ambil bagian di konflik Irak dan Suriah. “Ini akan jadi isu yang sangat besar bagi negara kita, bagaimana kita memahami orang-orang yang memilih untuk terlibat dalam perang jihad yang kejam ini... bagaimana kemudian mereka terintegrasi kembali ke masyarakat. Saya pikir, akan ada perdebatan publik yang signifikan. Potret yang kita lihat mengerikan. Sebagian besar warga Australia akan takut membayangkan ada sesama warga Australia yang terlibat dalam aksi kejam seperti itu dan gerakan yang tujuannya terlihat seperti genosida,” jelasnya.

Ia mengatakan, para donor berjuang untuk memberi bantuan kepada jutaan pengungsi yang disebabkan kekerasan itu. “Penderitaan yang dialami berat sekali. Para pengungsi butuh makanan, air, pakaian, pasokan obat dan masih banyak lagi. Saya minta warga Anglikan dan tiap orang untuk membantu mereka yang membutuhkan,” tuturnya. (abc)

See Also

Pengadilan Rusia Perintahkan Perempuan Yang Kabur Dari Karantina Balik Ke RS
Virus Korona Tewaskan Direktur Rumah Sakit Di Wuhan
Penembakan Di Century Plaza Bangkok
Jeff Bezos Donasi USD 10 Miliar Untuk Penelitian Iklim
Korban Tewas Akibat Virus Korona Total Jadi 1.868
1.789 Korban Tewas Akibat Virus Korona
Warga Kanada Di Kapal Pesiar Diamond Princess Segera Dievakuasi
Arab Saudi Larang Warganya Ke China
Dokter Pengungkap Virus Korona Meninggal Dunia
Korban Jiwa Virus Korona Bertambah Jadi 634
Jepang Karantina Seluruh Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terkait Virus Corona
Ratusan Warga Negara Malaysia Dan Keluarganya Dipulangkan Dari Wuhan
Penembakan Di Asrama Kampus Texas A & M University
7 Fakta Rumah Sakit Kilat Pasien Korban Virus Corona Wuhan
Singapura Umumkan 6 Kasus Baru Virus Korona
Rumah Sakit Kilat Virus Corona Wuhan Mulai Beroperasi
Penembakan Dalam Bus Greyhound Di California
Korban Meninggal Virus Korona Bertambah Jadi 362
TNI Siap Bantu Kebakaran Hutan Di Australia
Rudal Kenai Objek Di Langit Iran Saat Pesawat Ukraina Jatuh
Iran Sebut Pesawat Ukraina Terbakar Sebelum Jatuh
Pejabat AS Sebut Pesawat Ukraina Kemungkinan Kena Rudal Iran
Bencana Kebakaran Lahan Di Australia
Kapal Induk Kedua China Resmi Diluncurkan
PBB Sebut 7 Ribu Demonstran Iran Ditahan Akibat Protes Kenaikan BBM
jQuery Slider
Arsip :20202019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 8.209.971 Since: 05.03.13 | 0.2375 sec