Politik

Tahapan Sidang Gugatan Hasil Pilpres Di MK

Wednesday, 06 Agustus 2014 | View : 683
Tags : Dpt, Kpu, Mk, Pemilu

JAKARTA-SBN.

Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) terus dikawal oleh kepolisian meski tidak ada sidang di ruang Pleno.

Selain menurunkan 800 personel polda dan polres jajaran untuk mengamankan sidang perdana gugatan di MK, Polda Metro Jaya juga menyiagakan kendaraan taktis penghalau massa.

Kendaraan taktis penghalau massa seperti water canon sudah terparkir di Mahkamah Konstitusi (MK).

Kemudian pasukan antihuru-hara, serta anjing pelacak juga ikut bersiaga di Gedung MK.

Anggota Brimob serta Sabhara yang bersenjata dan menggunakan tameng telah siaga sejak pagi.

Selain anggota berseragam, anggota berpakaian preman juga disebar di sekitar MK untuk memastikan situasi aman dan kondusif.

Berdasarkan tahapan sidang yang dibuat MK, ada beberapa agenda sidang yang dilakukan di kepaniteraan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya) sejak Desember 2011 lalu, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol.) Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. mengungkapkan, pelaksanaan pengamanan dilakukan setiap saat selama sidang. "Dalam kondisi tidak sidang pleno, tetap dijaga petugas, ada 450 personil dalam kondisi standar, dan bisa kita tambah jika perlu," ungkap mantan Wakapolwil Banyumas ini, Rabu (6/8/2014) di Mapolda Metro Jaya.

Mantan Kapolres Klaten ini menegaskan, saat sidang Pleno seperti Rabu (6/8/2014) pagi tadi, pihaknya mengerahkan 1500 personil.

Dan ada 22.000 personil di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya yang siap menjaga semua wilayah, bukan hanya di MK jika terjadi peristiwa yang tidak diinginkan seperti kerusuhan.

Berikut agenda sidang di MK:

- Rabu (6/8/2014): Pemeriksaan pendahuluan.

- Kamis (7/8/2014): Penyerahan perbaikan permohonan, Pengambilan perbaikan permohonan. (di kepaniteraan).

- Jumat (8/8/2014): Pemeriksaan persidangan, jawaban termohon, Keterangan pihak terkait, keterangan bawaslu, pengesahan bukti pemohon, keterangan saksi pemohon.

- (11-14/8/2014): Pengesahan bukti termohon dan bukti pihak terkait, mendengar keterangan saksi pemohon, mendengar keterangan saksi termohon, mendengar keterangan saksi pihak terkait.

- Jumat (15/8/2014): Mendengar keterangan ahli.

- Senin (18/8/2014): Penyerahan kesimpulan para pihak (di kepaniteraan).

- Kamis (21/8/2014): Pengucapan keputusan. (jos)

See Also

Ketika Ahli IT Dan Master Di Bidang Hukum Menolak Korupsi
Kami Peduli Kejahatan Pornografi
Ketua MUI Tak Sependapat Indonesia Bubar 2030
Mukernas II PPP Hasilkan Sejumlah Ketetapan
PAN Walk Out Dari Paripurna RUU Pemilu
Pengamat LIPI Sebut Fenomena Ahok Bikin Parpol Panik
Gubernur DKI Jakarta Tunggu Menteri Sebelum Konsep Baru Raperda Reklamasi
Fadli Zon Akan Sidak Lokasi RS Sumber Waras
Mekanisme Pemilihan CaGub Dan CaWaGub DKI Jakarta Dari PDIP
Presiden Joko Widodo Melantik Agus Widjojo Sebagai Gubernur Lemhannas
Ahok Kecam Cuitan Yusron Ihza Mahendra Yang Rasis
Bicara Kalimat Rasis, Kemlu Minta Yusron Ihza Mahendra Fokus Jalankan Tugas
Ahok Hadiri Pelantikan Pengurus Partai NasDem DKI Jakarta
Muhammadiyah Ingatkan Sistem Politik Tidak Boleh Memiskinkan Rakyat
Tujuh Rekomendasi Mukernas PKB
Agung Laksono Tegaskan Munaslub Partai Golkar Harus Oleh Tim Transisi
Setya Novanto Mundur
Mayoritas Anggota MKD DPR RI Putuskan Setya Novanto Langgar Kode Etik
Ibu Yang Dimarahi Ahok Soal KJP Mengadu Ke DPRD DKI Jakarta
MenkoPolhukam Bersaksi
Sejumlah Calon Petahana Menangkan Pilkada
Maroef Sjamsoeddin Ibaratkan Setya Novanto Seperti Henry Kissinger
Prabowo Subianto Juru Kampanye Maya Rumantir/Glenny Kairupan
Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Blora Sampaikan Program Dan Visi Misi
Haedar Nashir Terpilih Menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah
jQuery Slider
Arsip :2019201820172016201520142013
  •    •    •    •  
Copyright © 2013-2014 Siar Batavia News. All rights reserved. Visit: 7.539.462 Since: 05.03.13 | 0.1482 sec